Efek Domino Batal! Gara-gara Liverpool Pagar Betis Curtis Jones, Inter Milan Terpaksa Tahan Kepergian Davide Frattesi
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan sempat memiliki rencana besar pada bursa transfer Januari dengan menyiapkan skema pergantian pemain di lini tengah. Davide Frattesi yang kesulitan mendapat menit bermain direncanakan akan dilepas jika klub berhasil mendatangkan Curtis Jones dari Liverpool.
Rencana tersebut akhirnya terungkap ke publik setelah agen Frattesi, Giuseppe Riso, memberikan penjelasan terbuka mengenai situasi kliennya. Dalam keterangannya kepada Sky Sport, Riso membeberkan dinamika negosiasi yang melibatkan Inter, Liverpool, dan beberapa klub peminat.
Musim ini berjalan tidak mudah bagi Frattesi di San Siro. Gelandang timnas Italia itu baru mencatatkan dua kali tampil sebagai starter di Serie A, sebuah angka yang jauh dari ekspektasi.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, lebih sering mempercayakan lini tengah kepada Piotr Zielinski dan Petar Sucic. Situasi tersebut membuat Frattesi semakin tersisih dari skema utama tim.
Minimnya kesempatan bermain membuat Frattesi mulai mempertimbangkan masa depannya. Ia disebut siap mencari klub baru demi mendapatkan jam terbang yang lebih konsisten.
Di sisi lain, Inter sebenarnya tidak sepenuhnya menutup pintu kepergian Frattesi. Namun, klub hanya bersedia melepas sang pemain jika sudah mendapatkan pengganti yang dinilai sepadan.
Nama Curtis Jones pun muncul sebagai target utama Inter Milan. Gelandang Liverpool itu dinilai memiliki karakter permainan yang cocok dengan kebutuhan Chivu di lini tengah.
Inter berharap bisa mendatangkan Jones sebagai bagian dari skema peminjaman. Rencana tersebut sekaligus membuka jalan bagi Frattesi untuk hengkang pada jendela transfer musim dingin.
Namun, situasi berubah drastis ketika Liverpool memutuskan untuk mempertahankan Curtis Jones. Klub Premier League itu menolak melepas pemainnya, meski hanya dengan status pinjaman.
Keputusan Liverpool tersebut secara otomatis memengaruhi langkah Inter. Nerazzurri akhirnya menarik Frattesi dari bursa transfer dan memilih mempertahankannya hingga akhir musim.
“Ada ketertarikan dari Lazio dan Nottingham Forest,” ungkap Giuseppe Riso. “Namun Liverpool tidak mengizinkan Curtis Jones pergi, dan pada akhirnya semuanya berhenti.”
Riso menegaskan bahwa Inter tidak ingin mengambil risiko kehilangan Frattesi tanpa pengganti. “Inter tidak ingin melepasnya saat ini dan tidak mau memaksakan situasi,” tambahnya.
Nottingham Forest dan Lazio sejatinya siap menjadi pelabuhan baru bagi Frattesi. Kedua klub tersebut menawarkan peluang bermain reguler yang sangat dibutuhkan sang gelandang.
Namun, keputusan Inter membuat semua rencana tersebut batal. Frattesi pun harus menerima kenyataan untuk bertahan dan kembali bersaing di dalam skuad.
Situasi ini bukan kali pertama dialami Frattesi bersama Inter. Pada musim lalu, ia juga sempat berada di pinggiran tim ketika Simone Inzaghi masih menukangi Nerazzurri.
Saat itu, AS Roma mencoba menarik Frattesi kembali ke ibu kota. Namun Inter juga memilih menahan sang pemain, persis seperti yang terjadi kali ini.
Dengan Hakan Calhanoglu dan Nicolo Barella yang mulai pulih dari cedera, peluang Frattesi untuk mendapatkan menit bermain tambahan masih terbatas. Persaingan di lini tengah Inter dipastikan semakin ketat.
Meski demikian, padatnya jadwal Inter di berbagai kompetisi bisa menjadi peluang tersendiri. Frattesi masih berharap bisa memanfaatkan rotasi untuk membuktikan kualitasnya.
Bagi Frattesi, bertahan di Inter saat ini bukan hanya soal kontrak, tetapi juga soal kesabaran. Ia harus terus bekerja keras demi menjaga tempatnya di tim nasional Italia.
Sementara bagi Inter Milan, kegagalan mendatangkan Curtis Jones menjadi penanda bahwa stabilitas skuad tetap menjadi prioritas utama. Nerazzurri memilih menahan aset yang ada ketimbang mengambil risiko di menit-menit akhir bursa transfer.
(sub)
Load more