Kebiasaan Asli Ronaldo di Al Nassr Dibongkar Legenda Real Madrid: Selalu Jadi Prioritas
- YouTube/FilMarma في المرمى | Instagram/cristiano
tvOnenews.com - Kehadiran Cristiano Ronaldo di Al Nassr terus menjadi magnet informasi, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Sebagai megabintang dengan pengaruh global, setiap gerak-gerik pemain berjuluk CR7 ini selalu mengundang perdebatan, terutama terkait perannya dalam dinamika internal klub raksasa Arab Saudi tersebut.
Belakangan ini, publik dikejutkan dengan kabar bahwa Ronaldo sempat melakukan aksi mogok main.

- Instagram/cristiano
Berdasarkan laporan dari media Portugal, A Bola, aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan mendalam Ronaldo terhadap manajemen Al Nassr.
Terdapat dua isu utama yang menjadi pemicu. Pertama, kekecewaan atas pasifnya klub di bursa transfer musim dingin 2026. Kedua, adanya masalah dengan tunggakan gaji para karyawan lain di klub.
Ronaldo kabarnya memenangkan "perang urat syaraf" dengan pihak klub. Melansir dari laporan yang sama, penyelesaian masalah ini tercapai setelah manajemen berkomitmen untuk melunasi kewajiban kepada staf.
Hal itu juga yang disebut-sebut akan membuat Ronaldo kembali ke dalam skuad dalam laga tandang melawan Al Fateh pada tanggal 15 Februari 2026 mendatang.

- X/AlNassrFC
Aksi mogok main yang dilakukan Ronaldo pun menjadi pertanyaan banyak orang mengenai sikapnya selama ini di dalam klub asal Riyadh tersebut.
Kebiasaan aksi mogok mainnya bahkan sempat mendapat kritikan dari sejumlah pihak. Lantas, bagaimana sebenarnya sikap asli Ronaldo di Al Nassr?
Kesaksian Fernando Hierro: Ronaldo bukan beban

- YouTube/FilMarma في المرمى
Di tengah spekulasi mengenai pengaruh buruknya, legenda Real Madrid sekaligus mantan Direktur Olahraga Al Nassr, Fernandi Hierro, justru membongkar sikap asli sang megabintang.
Melalui wawancara di program olahraga asal Arab Saudi, FiMarma, Hierro ditanya mengenai apakah Ronaldo menjadi beban baginya dan klub, eks pemain Timnas Spanyol itu dengan tegas membantahnya.
Hierro menjelaskan bahwa Ronaldo tidak pernah mengintervensi urusan manajemen secara negatif.
Load more