Kepribadian Ronaldo di Al Nassr Dikomentari Fernando Hierro, Legenda Real Madrid Itu Bilang Begini
- Instagram/cristiano
tvOnenews.com - Klub raksasa Arab Saudi, Al Nassr, tengah diguncang dinamika internal yang menyedot perhatian pecinta sepak bola global.
Kali ini, sorotan tertuju bukan pada performa di lapangan, melainkan aksi protes berani yang dilancarkan oleh sang ikon, Cristiano Ronaldo.
Sebagai sosok dengan pengaruh luar biasa, setiap manuver CR7 terbukti mampu mengguncang stabilitas serta arah kebijakan klub yang bermarkas di Riyadh tersebut.

- Instagram/cristiano
Berdasarkan laporan eksklusif media Portugal, A Bola, aksi mogok bertanding yang sempat dilakukan Ronaldo merupakan bentuk protes keras terhadap manajemen. Ketegangan tersebut pun dilaporkan berakhir dengan "kemenangan" di pihak Ronaldo.
Menariknya, aksi mogok tersebut seolah mendapat validasi melalui kesaksian legenda Real Madrid sekaligus mantan Direktur Olahraga Al Nassr, Fernando Hierro.
Dalam sesi wawancara di program televisi Saudi, FilMarma, Hierro secara blak-blakan mengungkap bagaimana karakter asli Ronaldo di balik layar klub.
"Saya tahu dari teman-teman bahwa Ronaldo selalu mengatakan kepada Anda (Fernando Hierro), 'jangan libatkan saya dalam masalah. Saya ingin bermain sepak bola, tetapi jika keadaan menjadi sulit atau rumit, beri tahu saya, dan saya akan turun tangan'. Apakah itu selalu terjadi?" tanya sang pembawa acara.

- YouTube/FilMarma في المرمى
Hierro lalu menjelaskan bahwa pada dasarnya Ronaldo adalah profesional yang selalu menginginkan segala sesuatu berada pada tempatnya, dan itu selalu terjadi. Di sisi lain, menurut Hierro, Ronaldo juga memiliki mentalitas sebagai pemenang.
"Dia adalah seseorang yang selalu suka menang, dia memiliki mentalitas pemenang. Dia selalu ingin segala sesuatunya berada di tempat yang tepat. Ini selalu terjadi padanya," ujar Fernandi Hierro, dikutip dari YouTube FilMarma في المرمى, Jumat (13/2/2026).
Lebih lanjut, Hierro menegaskan bahwa Ronaldo selalu berbicara atas nama kelompok atau kepentingan kolektif klub.
Ia membandingkan bahwa dinamika seperti ini adalah hal yang wajar terjadi di klub-klub besar dunia.
Load more