Kartu Merah Pierre Kalulu Untungkan Inter Milan Lawan Juventus, Cristian Chivu: Ada Sentuhan Walau Sedikit
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, buka suara soal kartu merah Pierre Kalulu dalam pertandingan melawan Juventus. Dia mengakui bahwa sentuhannya minim, namun tetap ada sentuhan.
I Nerazzurri sukses menjaga jarak dengan AC Milan di puncak klasemen sementara Liga Italia. Mereka unggul delapan poin dari Rossoneri yang mempunyai tabungan satu laga.
Kemenangan dengan skor 3-2 atas Juve membantu Inter mengukuhkan posisinya di puncak klasemen. Duel berlangsung sengit sejak babak pertama.
Sempat unggul lewat gol bunuh diri Andrea Cambiaso, Inter kebobolan oleh pemain yang sama di babak pertama. Duel berakhir imbang 1-1 di paruh pertama, namun Nerazzurri memiliki keunggulan jumlah pemain.
Pierre Kalulu menerima kartu kuning kedua di menit ke-42 karena dianggap melanggar Alessandro Bastoni. Keuntungan jumlah pemain pun berhasil dimanfaatkan Inter.

- REUTERS/Daniele Mascolo
Tandukan Francesco Pio Esposito membantu Inter unggul lagi. Meski sempat disamakan Manuel Locatelli, Inter kembali mencetak gol kemenangan pada menit ke-90 melalui Piotr Zielinski.
Kepemimpinan wasit Federico La Penna menjadi sorotan dalam laga ini, khususnya dalam kartu merah Kalulu. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, bersama para petinggi, Giorgio Chiellini dan Damien Comolli, meluapkan amarah menuju ruang ganti setelah laga.
Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, menilai bahwa La Penna telah membuat blunder. Sentuhan terhadap Bastoni dinilai minim dan sang bek Inter Milan justru yang harusnya dikartu merah karena diving.
“Kartu kuning pertama Kalulu adil; kontak yang terjadi tidak terlalu serius, tetapi berbahaya. Masalah besarnya adalah kartu kuning kedua. La Penna jelas salah menilai situasi; dia pasti bertindak berdasarkan firasat; tidak ada pelanggaran,” kata Marelli kepada DAZN.
“Bastoni melakukan diving, itulah istilah yang tepat. Simulasi adalah konsep yang berlaku di seluruh lapangan. Dengan protokol baru, VAR dapat campur tangan pada kartu kuning kedua,” tambahnya.
Di sisi lain, pelatih Inter, Cristian Chivu, tidak menyangkal bahwa sentuhannya memang minim. Namun, itu tetap merupakan sentuhan.
"Kartu merah Kalulu? Bagi saya, itu sentuhan ringan, tapi tetap sentuhan: Anda harus mengatakannya dan mengakuinya,” kata Chivu kepada Sky Sport Italia.
“Ketika saya dirugikan karena sentuhan ringan seperti di Liga Champions, saya memberi tahu para pemain untuk tidak menempatkan wasit pada posisi untuk memutuskan: sentuhan tetap sentuhan, meskipun ringan, dan Anda harus mengakui itu ringan karena memang ringan,” tambahnya.
Chivu mengindikasikan bahwa Bastoni merasakan sentuhan tersebut meski ringan. Kalulu, di sisi lain, perlu menjaga agar tangannya tidak dimanfaatkan.
“Pemain saya merasakan tangan itu karena dia mengantisipasinya: keputusannya adalah kartu kuning kedua. Pemain berpengalaman seperti Kalulu harus menjaga tangannya agar tidak menyentuh dalam situasi tertentu," pungkasnya. (rda)
Load more