Jeniusnya Transfer Inter Milan Gaet Piotr Zielinski: Datang Gratis dari Napoli, Kini Jadi Metronom Serba Bisa Nerazzurri
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Inter Milan merekrut Piotr Zielinski secara gratis terbukti jenius. Ia kini tampil vital sebagai metronom serbabisa di lini tengah skuad Nerazzurri.
Inter Milan meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Juventus dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (15/02/2026) dini hari WIB. Tiga poin krusial itu dipastikan lewat gol penentu yang dicetak Piotr Zielinski pada menit-menit akhir pertandingan.
Tambahan angka tersebut makin memantapkan Inter di puncak klasemen sementara dengan koleksi 61 poin. Nerazzurri kini unggul tujuh angka atas rival sekota, AC Milan, yang terus membayangi di posisi kedua.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Juventus tertahan di peringkat kelima dengan 46 poin. Bianconeri kalah selisih gol dari AS Roma yang menempati batas akhir zona Liga Champions di posisi keempat.
Pertandingan sudah panas sejak menit awal ketika Inter membuka keunggulan pada menit ke-17 melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso. Situasi bermula dari pergerakan Luis Henrique di kotak penalti yang mengirim umpan mendatar dan berbelok arah setelah mengenai Cambiaso hingga mengecoh Michele Di Gregorio.
Juventus bereaksi cepat dan menyamakan skor menjadi 1-1 sembilan menit berselang. Cambiaso menebus kesalahannya dengan menyambar bola liar hasil kemelut dari umpan Weston McKennie yang tak mampu diselesaikan Jonathan David dengan sempurna.
Petaka datang bagi tim tamu menjelang turun minum ketika Pierre Kalulu menerima kartu kuning kedua pada menit ke-42. Sejak saat itu, Juventus harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain.

- REUTERS/Daniele Mascolo
Memasuki babak kedua, Inter langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan terus menekan pertahanan lawan. Kebuntuan pecah pada menit ke-76 saat Francesco Pio Esposito menanduk umpan silang Federico Dimarco untuk membawa tuan rumah unggul 2-1.
Meski bermain pincang, Juventus tak menyerah begitu saja. Manuel Locatelli secara mengejutkan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-84 usai menerima umpan matang McKennie.
Namun harapan kubu Nyonya Tua runtuh di penghujung laga. Zielinski melepaskan tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti pada menit ke-90 yang memastikan Inter menang 3-2.
Gol itu terasa spesial karena menjadi bukti bahwa keputusan melepasnya oleh Napoli adalah perjudian yang berbalik arah. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, sebelumnya bahkan mencoret sang gelandang dari skuad Liga Champions.
De Laurentiis saat itu menegaskan klubnya harus melangkah maju tanpa Zielinski yang kontraknya akan habis. “Pada titik tertentu, kami harus meninggalkan Zielinski,” ujar pria nomor satu di klub asal Naples tersebut.
Manajemen Napoli memilih berinvestasi pada nama lain yang dinilai lebih masuk dalam rencana jangka panjang. Mereka pun memberikan ruang bagi Hamed Traore sebagai bagian dari strategi regenerasi skuad.
Keputusan tersebut justru menjadi berkah bagi Inter pada bursa transfer musim panas 2024. Nerazzurri bergerak senyap dan berhasil mengamankan tanda tangan Zielinski secara gratis pada 1 Juli 2024.

- REUTERS/Daniele Mascolo
Saat pertama kali diperkenalkan di Giuseppe Meazza, Zielinski langsung memuji kualitas lini tengah barunya. “Lini tengah kami termasuk yang terbaik di Eropa,” ucap mantan pemain Empoli itu penuh percaya diri.
Ia bahkan sempat berseloroh soal dampaknya bagi kekuatan tim. “Dan sekarang saya di sini, itu jadi lebih kuat,” katanya sambil tertawa.
Kepercayaan diri tersebut bukan sekadar bualan. Di bawah arahan Cristian Chivu, ia menjelma menjadi gelandang serba bisa yang mampu mengisi berbagai peran di sektor sentral.
Zielinski dapat beroperasi sebagai mezzala yang dinamis untuk menggantikan Henrikh Mkhitaryan dalam skema menyerang. Ia juga piawai menjalankan peran deep-lying playmaker yang mengatur tempo dari lini kedua.
Peran itu semakin krusial ketika Hakan Calhanoglu harus menepi akibat cedera. Zielinski tampil tenang dan disiplin dalam mengalirkan bola dari area pertahanan menuju lini serang.
Dilansir dari data Fotmob, sepanjang musim ini ia telah membukukan 1.188 menit bermain di semua kompetisi. Dari durasi tersebut, ia menyumbang lima gol yang menunjukkan kontribusinya tak sebatas membangun serangan.
Akurasi umpannya mencapai 91,9 persen yang mencerminkan kualitasnya sebagai metronom lini tengah. Ia juga mencatatkan 32 umpan panjang akurat yang kerap menjadi kunci membongkar pertahanan rapat lawan.
Dalam aspek kreativitas, pemain bernomor punggung 7 itu telah menciptakan 20 peluang untuk rekan-rekannya. Empat di antaranya tergolong sebagai big chances created yang berujung peluang emas bagi lini depan Inter.
Tak hanya elegan saat menguasai bola, kontribusi defensifnya pun signifikan. Ia memenangi 46 duel serta mencatatkan 73 kali pemulihan bola untuk menjaga keseimbangan transisi bertahan.
Transfer gratis ini kini terlihat sebagai salah satu langkah paling cerdas di Eropa musim ini. Zielinski bukan sekadar pelengkap, melainkan motor permainan yang berpotensi mengantar Inter kembali merengkuh Scudetto.
(sub)
Load more