News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marah-Marah kepada Wasit usai Dikalahkan Inter Milan, Giorgio Chiellini dan Damien Comolli: Kami Bersatu Melawan Ketidakadilan

Direktur sepak bola Juventus, Giorgio Chiellini, sulit menerima kekalahan kontra Inter Milan. Dia mempermasalahkan kartu merah Pierre Kalulu hingga protes kepada wasit seusai laga.
Minggu, 15 Februari 2026 - 11:42 WIB
Direktur Juventus Giorgio Chiellini
Sumber :
  • REUTERS/Manon Cruz

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur sepak bola Juventus, Giorgio Chiellini, sulit menerima kekalahan kontra Inter Milan. Dia mempermasalahkan kartu merah Pierre Kalulu hingga protes kepada wasit seusai laga.

I Bianconeri melawat ke Stadio San Siro untuk pertandingan lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Mereka telah tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Andrea Cambiaso, yang ditebus oleh sang bek kiri sesaat kemudian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat kedudukan imbang 1-1, wasit Federico La Penna mengartu merah Pierre Kalulu. Sang bek Juve dinilai melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni.

Kalulu sudah mengantongi kartu kuning sebelumnya dan pelanggaran itu adalah kartu kuning keduanya. Namun, pihak Juve sulit menerima.

Pierre Kalulu dikartu merah wasit Federico La Penna dalam laga Juventus melawan Inter Milan
Pierre Kalulu dikartu merah wasit Federico La Penna dalam laga Juventus melawan Inter Milan
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Kartu merah itu berimplikasi kepada jalannya pertandingan di sisa permainan. Inter berhasil unggul melalui Francesco Pio Esposito yang disamakan Manuel Locatelli.

Namun, tembakan Piotr Zielinski dari luar kotak penalti mengakhiri duel bertajuk Derby d’Italia. Setelah laga, adu mulut terjadi di terowongan menuju ruang ganti.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, bersama direktur Giorgio Chiellini dan CEO Damien Comolli terlibat dalam insiden adu mulut dengan La Penna. Chiellini mengakui bahwa itu sulit diterima.

“Kami bukan satu-satunya yang menyadari hal ini. Ini tidak dapat diterima. Kami kesulitan membicarakan sepak bola, dan itulah mengapa kami di sini. Kami dipersatukan oleh para pemilik dan penggemar,” kata Chiellini kepada DAZN.

“Apa yang terjadi tidak dapat diterima: pertandingan terpenting dirusak dengan cara yang tergesa-gesa dan tidak pantas. Ini hanyalah satu lagi dari serangkaian kejadian yang tidak hanya melibatkan kami; ada protokol yang tidak dapat diterima,” tambahnya.

“Ada empat dari kami di lapangan mencoba mencari cara untuk mencegah hal ini terjadi. Kami mencoba untuk proaktif, dan kami mencapai titik tanpa jalan kembali,” lanjutnya.

Damien Comolli menekankan bahwa ini adalah ketidakadilan. Bukan hanya Juve yang kehilangan tiga poin, melainkan juga kerugian bagi sepak bola Italia secara keseluruhan.

“Kami kehilangan tiga poin, tetapi sepak bola Italia kehilangan lebih dari sekadar tiga poin Juve. Sebuah ketidakadilan yang nyata,” kata Comolli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menyampaikan pesan kepada para fans Juve. Comolli mengaku kecewa karena tidak mampu memberikan tiga poin penuh, namun akan melawan ketidakadilan.

“Pesan pertama saya untuk para penggemar: Saya kecewa kami tidak bisa berjuang dengan setara. Kita semua bersatu, dari pemilik hingga pemain, dalam melawan ketidakadilan, dan kita tidak akan menyerah,” katanya. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Sembilan pejabat terbaik Pemerintah Kabupaten Blora menjalani uji kompetensi melalui metode Assessment Center di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT