Ada Apa dengan Dortmund? Atalanta Ungkap Hubungan Memanas saat Duel di Liga Champions
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - CEO Atalanta, Luca Percassi, melontarkan candaan bernada sindiran saat laga penentuan babak play-off Liga Champions melawan Borussia Dortmund, Kamis (26/2/2026).
Percassi mengaku “kelaparan” setelah pihak Dortmund memutuskan tidak menghadiri makan siang tradisional antar-direktur klub pada hari pertandingan, sebuah kebiasaan yang lazim terjadi sebelum laga Liga Champions.
Hubungan Masih Memanas
Tradisi makan siang bersama antar petinggi klub biasanya menjadi momen mempererat hubungan sebelum pertandingan besar Eropa. Namun, hal tersebut tak terjadi dalam dua leg play-off Atalanta kontra Dortmund.
Situasi ini diduga masih berkaitan dengan ketegangan lama menyusul transfer pemain muda Samuele Inacio dari Bergamo ke klub Bundesliga itu pada 2024.
“Sayangnya, kami tidak makan siang, jadi kami kelaparan,” ujar Percassi sambil mengangkat bahu dalam wawancara dengan Sky Sport Italia sebelum laga dimulai.
“Kami berharap mereka akan memanfaatkan kesempatan untuk membuka dialog, tetapi itu tidak terjadi. Kami akan terus maju,” tambahnya.
Semangat Suporter Jadi Energi Tambahan
Terlepas dari dinamika hubungan antar-klub, Percassi mengaku merasakan dukungan luar biasa dari para tifosi Atalanta jelang laga hidup-mati tersebut.
“Sejak saat kami naik bus di kamp pelatihan Zingonia untuk tiba di kota dan sampai di stadion, kami merasakan semangat para penggemar,” katanya.
Ia juga menyinggung absennya dukungan suporter saat laga tandang sebelumnya yang dinilai sangat merugikan.
“Itulah elemen yang sangat menentukan bagi kami, dan sangat disayangkan bahwa kami tidak dapat mengandalkan dukungan suporter selama pertandingan tandang baru-baru ini. Semoga kami dapat berdialog dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi masalah ini, termasuk semifinal Coppa Italia yang akan datang, karena sepak bola tanpa penggemarnya tidak sama.”
Laga Bersejarah untuk La Dea
Mengenai pertandingan kontra Dortmund, Percassi tak menampik besarnya tantangan yang dihadapi timnya.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit dan rumit, tetapi kita tahu betapa kompetitifnya Liga Champions. Mendapatkan hasil malam ini akan menjadi sesuatu yang bersejarah, sekali lagi, bagi klub ini.”
Load more