Legenda Italia Semprot Cristian Chivu: Inter Milan Pantas Scudetto, Tapi Sikap Pelatih Dinilai Mengecewakan
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com – Kritik tajam datang dari mantan bek legendaris Italia, Fulvio Collovati, kepada pelatih Cristian Chivu. Meski Inter Milan tengah melaju kencang di puncak klasemen, Collovati menilai ada satu hal dari sang pelatih yang belakangan membuatnya kecewa.
Mantan pemain yang pernah memperkuat Inter dan AC Milan itu menyampaikan pandangannya dalam wawancara bersama media Italia, La Gazzetta dello Sport. Dalam kesempatan tersebut, Collovati tidak hanya membahas peluang gelar Inter musim ini, tetapi juga menyoroti cara Chivu berkomunikasi kepada publik dalam beberapa pekan terakhir.
Musim ini sebenarnya menjadi periode yang sangat menjanjikan bagi Chivu bersama Inter. Pada musim perdananya sebagai pelatih kepala, pria asal Rumania itu mampu membawa tim tampil stabil dan konsisten di papan atas kompetisi Serie A.
Performa solid itu membuat Inter nyaman memimpin klasemen sementara. Nerazzurri bahkan unggul hingga sepuluh poin dari rival sekota mereka, AC Milan, yang saat ini berada di posisi kedua.
Selisih poin yang cukup jauh tersebut membuat banyak pengamat menilai peluang Inter meraih gelar juara semakin terbuka. Apalagi kompetisi sudah memasuki fase krusial yang biasanya menentukan arah perebutan trofi di akhir musim.
Meski demikian, pertandingan sarat gengsi tetap menanti saat Inter menghadapi Milan dalam duel derby akhir pekan ini. Laga yang dikenal dengan sebutan Derby della Madonnina itu selalu menghadirkan tensi tinggi, terlepas dari posisi kedua tim di klasemen.
Collovati sendiri mengaku tidak ingin terlalu jauh berspekulasi mengenai hasil pertandingan tersebut. Namun ia memperkirakan kedua tim akan tampil dengan pendekatan permainan yang berbeda.
“Saya bukan nabi dan tidak bisa mengatakan siapa yang akan menang, tetapi saya memperkirakan Inter akan bermain menyerang sementara Milan lebih berhati-hati,” ujar Collovati.
Ia juga menilai absennya kapten Inter, Lautaro Martínez, memang bisa memengaruhi permainan tim. Meski begitu, menurutnya Chivu masih memiliki sejumlah opsi lain yang cukup mumpuni untuk menjaga daya gedor lini depan Nerazzurri.
Di sisi lain, Milan juga memiliki pemain yang bisa menjadi pembeda dalam pertandingan besar seperti derby. Collovati bahkan secara khusus menyinggung nama Christian Pulisic sebagai salah satu sosok yang berpotensi menjadi kunci permainan Rossoneri.
Meski derby selalu sulit diprediksi, Collovati menilai hasil pertandingan itu tidak akan banyak mengubah arah perebutan gelar musim ini. Menurutnya, Inter sudah berada di jalur yang sangat kuat untuk mengunci Scudetto.
“Scudetto sebenarnya sudah ditentukan. Gelar itu sudah menjadi milik Inter, dan mereka pantas mendapatkannya,” kata Collovati tegas.
Namun di tengah pujian terhadap performa Inter musim ini, Collovati tetap melontarkan kritik terhadap sang pelatih. Ia mengaku kurang menyukai cara Chivu menyampaikan pernyataan kepada publik dalam beberapa kesempatan terakhir.
“Itu tidak bisa saya pahami. Dalam beberapa minggu terakhir saya kurang menyukai cara komunikasinya, meskipun sebelumnya saya menghargainya,” ujar mantan bek tim nasional Italia tersebut.
Ia mencontohkan bagaimana Chivu membela bek Inter, Alessandro Bastoni, yang sebelumnya mengakui melakukan kesalahan dalam sebuah pertandingan. Selain itu, Collovati juga menyoroti komentar Chivu yang merasa timnya tidak mendapatkan apresiasi yang cukup atas hasil-hasil positif yang diraih.
“Lalu apa yang dia harapkan? Tepuk tangan setelah tersingkir dari FK Bodø/Glimt di UEFA Champions League? Ayolah,” ucap Collovati dengan nada kritis.
Meski demikian, ia tetap menilai perjalanan Inter musim ini sangat positif. Bahkan jika mereka gagal meraih trofi Coppa Italia, keberhasilan menjuarai liga sudah cukup menjadi bukti keberhasilan tim.
“Positif, bahkan sangat positif. Jika Anda membawa pulang satu trofi, berarti Anda telah mencapai tujuan, apalagi liga Italia tidak pernah mudah untuk dimenangkan,” tutup Collovati dalam wawancaranya.
(sub)
Load more