GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inter Milan Lakukan Revolusi Lini Belakang, Bek Monster dari Liga Jerman Jadi Pengganti Sepadan untuk Acerbi dan De Vrij

Inter Milan kembali hidupkan minat terhadap Kim Min-Jae. Ketertarikan itu muncul ketika manajemen Nerazzurri mulai menyusun rencana memperkuat lini belakang.
Minggu, 8 Maret 2026 - 12:43 WIB
Bek Bayern Munich, Kim Min-Jae (kanan)
Sumber :
  • REUTERS/Heiko Becker

Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan kembali menghidupkan minat mereka terhadap bek tangguh milik Bayern Munich, Kim Min-Jae. Ketertarikan itu muncul ketika manajemen Nerazzurri mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat lini belakang menjelang berakhirnya musim ini.

Langkah tersebut tidak lepas dari situasi kontrak dua bek senior Inter, yakni Francesco Acerbi dan Stefan De Vrij. Kedua pemain berpengalaman itu sama-sama akan habis masa kontraknya pada Juni mendatang dan sejauh ini belum ada sinyal perpanjangan dari klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika keduanya benar-benar meninggalkan klub, Inter akan menghadapi kekosongan besar di jantung pertahanan. Selama beberapa musim terakhir, Acerbi dan De Vrij menjadi sosok penting yang menopang kestabilan lini belakang tim.

Peran mereka bahkan sangat terasa dalam era kepelatihan Simone Inzaghi. Di bawah arahan pelatih asal Italia itu, Inter dikenal memiliki organisasi pertahanan yang disiplin dan sulit ditembus.

Acerbi dan De Vrij bukan hanya pemain inti, tetapi juga figur berpengalaman yang memahami karakter permainan klub. Kehadiran mereka membantu menjaga keseimbangan antara pengalaman dan kualitas taktik di lini pertahanan.

Karena alasan itulah Inter mulai bergerak lebih awal untuk mencari pengganti yang sepadan. Direktur olahraga klub, Piero Ausilio, disebut sudah menyusun daftar kandidat bek tengah yang dinilai cocok untuk proyek jangka panjang tim.

Salah satu nama yang kembali muncul dalam radar Inter adalah Kim Min-Jae. Bek tim nasional Korea Selatan itu dinilai memiliki kombinasi kualitas yang dibutuhkan untuk memperkuat pertahanan Nerazzurri.

Menurut laporan media Italia L’Interista, Inter kembali melakukan penjajakan awal terkait kemungkinan transfer tersebut. Kontak informal disebut sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir sebagai bagian dari pemantauan situasi sang pemain.

Kim sendiri bukan sosok asing bagi sepak bola Italia. Ia sebelumnya tampil impresif bersama Napoli sebelum akhirnya pindah ke Bayern Munich.

Selama berseragam Napoli, Kim dikenal sebagai bek yang kuat secara fisik, agresif dalam duel udara, dan memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik. Karakter tersebut membuatnya cepat beradaptasi dengan tuntutan sepak bola Eropa.

Di Bayern Munich, performa Kim juga masih cukup konsisten. Dalam empat pertandingan terakhir klub, ia tercatat menjadi starter dalam tiga laga dan selalu bermain lebih dari 90 menit.

Statistik tersebut menunjukkan bahwa perannya masih sangat penting dalam skuad Bayern. Ia tetap menjadi salah satu opsi utama di jantung pertahanan klub raksasa Bundesliga itu.

Justru karena statusnya yang masih vital, peluang Inter untuk memboyong Kim tidak akan mudah. Bayern tidak berada dalam situasi yang mengharuskan mereka menjual sang pemain dalam waktu dekat.

Selain itu, kontrak Kim bersama Bayern masih berlaku hingga 2028. Durasi kontrak yang panjang itu membuat posisi tawar klub Jerman tersebut sangat kuat dalam setiap negosiasi transfer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inter pun memahami bahwa upaya merekrut Kim akan membutuhkan komitmen finansial yang besar. Jika benar-benar ingin membawa bek berusia 29 tahun itu kembali ke Italia, mereka harus menyiapkan tawaran yang cukup besar agar Bayern bersedia mempertimbangkan penjualan pada bursa transfer musim panas mendatang.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Suasana duka menyelimuti rombongan jamaah haji asal Maluku Utara. Salah satu jamaah, Ibu Siti Totou Umar, dikabarkan wafat di tanah suci Medinah pada Jumat (8/5) siang Waktu Arab Saudi (WAS). 
Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, terungkap begini isi chat Kiai Ashari modus minta temani tidur hingga ancam santriwati agar menuruti perkataannya.
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kesal hingga memberi teguran kepada kepala sekolah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memborong kue dengan harga fantastis
Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Kiai Ashari diduga dibantu oleh pengurus internal ponpes untuk melancarkan aksinya. Seorang warga Bekasi diduga ikut terlibat dalam kasus pencabulan Kiai Ashari
Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa sejarah bukanlah sekadar cerita usang yang harus ditinggalkan. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT