Reaksi Media Belanda usai Rafael van der Vaart Jadi Bulan-bulanan di Indonesia Gara-Gara Senggol Maarten Paes
- Ajax Amsterdam Official
Jakarta, tvOnenews.com - Media Belanda memberikan respons terhadap situasi Rafael van der Vaart yang kini jadi pembahasan di Indonesia. Sang legenda sepak bola Belanda sebelumnya menyemprot Maarten Paes.
Sebelumnya, Maarten Paes menjadi pembahasan di Belanda seiring dengan kekalahan Ajax Amsterdam dari FC Groningen dengan skor 1-3. Dia mengkritik Ajax karena tidak bisa bermain sebagai tim dalam duel tersebut.
"Apa yang kurang? Sebuah tim. Orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” kata Paes, dilansir dari Voetbal International.
“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tambahnya.
- Instagram @maartenpaes
Komentar tersebut direspons negatif oleh Rafael van der Vaart. Legenda Timnas Belanda yang dibesarkan oleh Ajax Amsterdam itu menilai Paes tak berhak mengkritik sebagai penjaga gawang.
Terlebih, sang kiper Timnas Indonesia baru bergabung dengan Ajax pada bursa transfer musim dingin 2026 ini. Oleh karena itu, menurut Van der Vaart, Paes perlu membuktikan diri terlebih dulu sebelum melontarkan kritik.
“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update.
“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri. Dia hanya mengatakan bahwa mereka bukanlah tim. Saya tidak bisa memahaminya sama sekali,” tambahnya.
Imbas dari hal ini, Rafael van der Vaart pun menjadi pembahasan luas di Indonesia. Mantan gelandang Real Madrid dan Tottenham Hotspur tersebut juga dijadikan bulan-bulanan oleh netizen Indonesia di media sosial.
Media Belanda, Voetbal Primeur, menyadari hal itu. Mereka menyoroti bagaimana Van der Vaart menjadi pembahasan di Indonesia karena mengkritik Maarten Paes.
“Van der Vaart jadi headline setelah mengomentari pemain Ajax: ‘Dia telah dikritik’,” demikian judul yang diberikan oleh Voetbal Primeur.
“Rafael van der Vaart sedang menjadi pemberitaan di Indonesia. Media di negara itu menyoroti kritikan terhadap kiper Ajax dan Indonesia Maarten Paes. Di hari Senin malam, Van der Vaart mengatakan, di antaranya, bahwa dia akan ‘segera memulangkan Paes kembali ke Amerika Serikat’,” tambah Voetbal Primeur.
Sejatinya, dalam pembicaraan Rondo di Ziggo Sport tersebut, Van der Vaart tidak sendirian. Mantan asisten pelatih Chelsea dan Barcelona, Henk ten Cate, yang kini menangani Timnas Suriname, juga ikut mengkritik Maarten Paes.
- Ajax Amsterdam Official
"Dia bukan yang termuda, jadi Anda harus menyadari bahwa Anda tidak bisa mengatakan hal-hal seperti itu. Terutama tidak begitu cepat setelah pertandingan; Anda harus mendiskusikan ini secara internal,” kata Ten Cate, masih dilansir FC Update.
“Anda tidak bisa membuat komentar seperti ini, terutama ketika pelatih Anda sedang berada di bawah tekanan. Kemudian Anda, sebagai pendatang baru, akan meneriakkan hal-hal seperti itu. Itu benar-benar tidak bisa diterima," kata pelatih berusia 71 tahun itu.
Mantan gelandang Inter Milan dan Real Madrid, Wesley Sneijder, juga hadir di sana. Namun, dia lebih netral dalam mengomentari Paes. (rda)
Load more