News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Media Belanda usai Rafael van der Vaart Jadi Bulan-bulanan di Indonesia Gara-Gara Senggol Maarten Paes

Media Belanda memberikan respons terhadap situasi Rafael van der Vaart yang kini jadi pembahasan di Indonesia. Sang legenda sepak bola Belanda sebelumnya menyemprot Maarten Paes.
Kamis, 12 Maret 2026 - 08:39 WIB
Rafael van der Vaart saat membela Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Ajax Amsterdam Official

Jakarta, tvOnenews.com - Media Belanda memberikan respons terhadap situasi Rafael van der Vaart yang kini jadi pembahasan di Indonesia. Sang legenda sepak bola Belanda sebelumnya menyemprot Maarten Paes.

Sebelumnya, Maarten Paes menjadi pembahasan di Belanda seiring dengan kekalahan Ajax Amsterdam dari FC Groningen dengan skor 1-3. Dia mengkritik Ajax karena tidak bisa bermain sebagai tim dalam duel tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa yang kurang? Sebuah tim. Orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” kata Paes, dilansir dari Voetbal International.

“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tambahnya.

Kiper Ajax, Maarten Paes
Kiper Ajax, Maarten Paes
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

Komentar tersebut direspons negatif oleh Rafael van der Vaart. Legenda Timnas Belanda yang dibesarkan oleh Ajax Amsterdam itu menilai Paes tak berhak mengkritik sebagai penjaga gawang.

Terlebih, sang kiper Timnas Indonesia baru bergabung dengan Ajax pada bursa transfer musim dingin 2026 ini. Oleh karena itu, menurut Van der Vaart, Paes perlu membuktikan diri terlebih dulu sebelum melontarkan kritik.

“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update.

“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri. Dia hanya mengatakan bahwa mereka bukanlah tim. Saya tidak bisa memahaminya sama sekali,” tambahnya.

Imbas dari hal ini, Rafael van der Vaart pun menjadi pembahasan luas di Indonesia. Mantan gelandang Real Madrid dan Tottenham Hotspur tersebut juga dijadikan bulan-bulanan oleh netizen Indonesia di media sosial.

Media Belanda, Voetbal Primeur, menyadari hal itu. Mereka menyoroti bagaimana Van der Vaart menjadi pembahasan di Indonesia karena mengkritik Maarten Paes.

“Van der Vaart jadi headline setelah mengomentari pemain Ajax: ‘Dia telah dikritik’,” demikian judul yang diberikan oleh Voetbal Primeur.

“Rafael van der Vaart sedang menjadi pemberitaan di Indonesia. Media di negara itu menyoroti kritikan terhadap kiper Ajax dan Indonesia Maarten Paes. Di hari Senin malam, Van der Vaart mengatakan, di antaranya, bahwa dia akan ‘segera memulangkan Paes kembali ke Amerika Serikat’,” tambah Voetbal Primeur.

Sejatinya, dalam pembicaraan Rondo di Ziggo Sport tersebut, Van der Vaart tidak sendirian. Mantan asisten pelatih Chelsea dan Barcelona, Henk ten Cate, yang kini menangani Timnas Suriname, juga ikut mengkritik Maarten Paes.

Rafael van der Vaart saat membela Ajax Amsterdam
Rafael van der Vaart saat membela Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Ajax Amsterdam Official

"Dia bukan yang termuda, jadi Anda harus menyadari bahwa Anda tidak bisa mengatakan hal-hal seperti itu. Terutama tidak begitu cepat setelah pertandingan; Anda harus mendiskusikan ini secara internal,” kata Ten Cate, masih dilansir FC Update.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anda tidak bisa membuat komentar seperti ini, terutama ketika pelatih Anda sedang berada di bawah tekanan. Kemudian Anda, sebagai pendatang baru, akan meneriakkan hal-hal seperti itu. Itu benar-benar tidak bisa diterima," kata pelatih berusia 71 tahun itu.

Mantan gelandang Inter Milan dan Real Madrid, Wesley Sneijder, juga hadir di sana. Namun, dia lebih netral dalam mengomentari Paes. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT