Jelang Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Warga Eropa Minta Calvin Verdonk Diskor Gara-gara Tekel Brutal ke Mason Greenwood
- instagram.com/losclive/
Sepanjang laga, Calvin Verdonk tampil cukup solid menjaga sisi kiri pertahanan Lille selama 78 menit sebelum digantikan Romain Perraud. Berdasarkan data FotMob, ia mencatatkan 37 sentuhan bola, satu umpan ke sepertiga akhir, serta satu umpan panjang akurat.
Dalam aspek bertahan, Verdonk juga menunjukkan kerja keras dengan mencatatkan delapan aksi defensif penting. Catatan tersebut mencakup dua tekel, tiga sapuan, dan satu intersep untuk menghentikan serangan lawan.
Namun, performa tersebut ternoda oleh dua pelanggaran keras yang berujung satu kartu kuning. Salah satu tekel terhadap Mason Greenwood menjadi sorotan utama karena dinilai berbahaya dan memicu kemarahan publik.
Reaksi keras pun bermunculan di berbagai platform media sosial, dengan banyak netizen Eropa mengecam tindakan tersebut. Mereka bahkan mendesak agar Verdonk dijatuhi sanksi tegas oleh otoritas kompetisi.
Seorang pengguna X dengan akun @UTDKara meluapkan emosinya melihat Greenwood terkapar akibat tekel tersebut. "Setelah tekel yang bisa mengakhiri karier, Mason Greenwood terjatuh dan tidak bisa melanjutkan laga; saya tidak bisa berkata-kata, pemain itu bahkan tidak mendapat kartu merah," tulisnya.
Kritik serupa juga disampaikan akun @titibebert46200 yang menilai hukuman yang diberikan terlalu ringan. "Greenwood tidak bersalah, Verdonk seharusnya diskors beberapa bulan karena dengan sengaja mencederai pemain di lapangan," tulisnya.
Kemarahan publik semakin memuncak setelah Greenwood justru ikut terkena dampak lanjutan dari insiden tersebut. Akun @Vincent_1393 menulis, "Yang terburuk adalah Greenwood mendapat dua benturan keras hingga cedera, malah menerima kartu kuning dan akan diskors saat melawan Monaco; ini benar-benar tidak adil."
(sub)
Load more