Pandit Liga Belanda Blak-blakan Pasang Badan untuk Justin Hubner usai Lukai Lewis Holtby: Itu Adalah Salahnya
- Fortuna Sittard Official
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pengamat Liga Belanda pasang badan untuk Justin Hubner. Sang bek Timnas Indonesia tidak bisa sepenuhnya disalahkan atas insiden yang membuat Lewis Holtby cedera.
Sang bek tengah berusia 22 tahun bisa kembali bermain pada Minggu (12/4/2026) kemarin malam WIB. Fortuna Sittard bisa memainkannya lagi setelah masalah paspornya terselesaikan.
Hubner terhalang izin lantaran laporan NAC Breda terhadap Dean James usia dikalahkan Go Ahead Eagles dengan skor telak 0-6. Uniknya, lawan pertama Hubner setelah kejadian tersebut adalah NAC Breda.
Sittard sempat berhasil unggul pada menit ke-56 melalui Kristofer Peterson. Namun, Mohamed Nassoh menyamakan skor untuk NAC Breda di masa injury time babak kedua.
Hubner bermain penuh selama 90 menit. Namun, ada meniit ke-38, sang pemain Timnas Indonesia terlibat dalam insiden yang mencederai Lewis Holtby.
Keduanya berupaya untuk memperebutkan bola, namun Holtby terluka karena upayanya. Dalam tayangan ulang, terlihat bahwa gelandang veteran Jerman itu mengalami luka robek di daerah tulang keringnya.
Hubner lolos dari kartu dalam insiden tersebut. Sebab, sang pemain Timnas Indonesia tidak bisa disalahkan lantaran Holtby tidak menggunakan deker yang benar.
Pengamat sepak bola Belanda, Danny Koevermans, mengatakan bahwa Holtby punya kesalahan sendiri setelah mengalami cedera. Mantan pemain Fulham tersebut hanya mengenakan deker kecil dalam insiden tersebut.
"Dia hanya perlu memakai pelindung tulang kering biasa," kata pengamat sepak bola, Koevermans, soal cedera Holtby kepada ESPN Belanda.
"Saat ini memang keren berjalan-jalan dengan alas gelas bir sebagai pelindung tulang kering, misalnya. Saya merasa kasihan pada Holtby, tetapi dia perlu memakai pelindung tulang kering yang lebih baik," tambahnya.
Namun, pelatih NAC Breda, Carl Hoefkens, tak menyalahkan Holtby atas insiden tersebut. Sebab, deker yang dipakai oleh gelandang berusia 35 tahun itu juga direstui wasit.
“Tidak, sama sekali tidak. Saya juga merasa konyol bahwa bahkan wasit [Jeroen Manschot] pun berkomentar tentang hal itu. Di lorong, ada yang mengatakan bahwa dia [Holtby] seharusnya memakai pelindung tulang kering, atau pelindung tulang kering yang lebih baik,” tandas Hoefkens, dilansir media Belanda, BN De Stem.
“Tapi memang selalu begitu. Mereka [para wasit] juga memeriksa pelindung tulang kering sebelum pertandingan, jadi itu juga tanggung jawab mereka,” sambungnya.
Hoefkens juga menyinggung soal kemungkinan Hubner dikartu merah. Namun, dia enggan untuk mengatakannya secara terang-terangan.
"Saya rasa ada pemain yang ingin merebut bola. Kemudian terjadilah benturan. Saya juga pernah melihat tendangan bebas diberikan untuk kejadian seperti itu sebelumnya. Kartu merah masih bisa diinterpretasikan berbeda, dan saya rasa saya tidak perlu berkomentar lebih lanjut," katanya. (rda)
Load more