News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Para Pemain Timnas Indonesia Belum Bisa Bernapas Lega soal Skandal Paspor, NAC Breda Tak Terima Dean James Lolos Hukuman

Para pemain Timnas Indonesia tampaknya belum bisa bernapas lega soal skandal paspor di Liga Belanda. Sebab, NAC Breda telah resmi mengambil langkah hukum untuk melanjutkan tuntutan terhadap Dean James.
Kamis, 16 April 2026 - 11:07 WIB
Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Sumber :
  • REUTERS/Angelika Warmuth

Jakarta, tvOnenews.com - Para pemain Timnas Indonesia tampaknya belum bisa bernapas lega soal skandal paspor di Liga Belanda. Sebab, NAC Breda telah resmi mengambil langkah hukum untuk melanjutkan tuntutan terhadap Dean James.

Selama hampir sebulan terakhir, para pemain skuad Garuda di Liga Belanda dilanda oleh masalah paspor. Hal ini membuat Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan Tim Geypens dilarang bermain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula dari laporan NAC Breda yang meminta Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk menghukum Go Ahead Eagles. Mereka menderita kekalahan telak dengan skor 0-6 dari GAE, yang memainkan Dean James pada laga tersebut.

Paspor James dipermasalahkan karena dia dinaturalisasi oleh Indonesia. Itu artinya, di atas kertas, dia sudah kehilangan kewarganegaraan Belanda.

Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

Hal ini menyebar ke semua pemain naturalisasi. Tak hanya oleh Indonesia, melainkan juga mereka yang dinaturalisasi oleh Suriname dan Tanjung Verde.

Namun demikian, KNVB telah memberi putusan pada pekan lalu. Hasilnya adalah mereka tidak menghukum Go Ahead Eagles atau Dean James atau laporan NAC Breda.

"Hal ini disebabkan karena baik pemain maupun klub tidak menyadari konsekuensi otomatis dari memperoleh kewarganegaraan selain Belanda," lapor KNVB.

Walau begitu, NAC tampaknya enggan untuk menyerah. Mereka tetap berusaha untuk menuntut KNVB atas putusan tersebut, sebagaimana dilaporkan media-media Belanda, termasuk Algemeen Dagblad.

“Argumen dan penjelasan KNVB menurut saya kurang meyakinkan, meskipun saya memahami keputusan asosiasi dalam hal ini. Bagaimanapun, ini menyangkut peraturan nasional yang seharusnya diketahui oleh semua orang,” demikian kata seorang pengacara hukum olahraga, Thomas Geukes Foppen, seperti dilansir dari Algemeen Dagblad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dolf Segaar selaku jaksa hukum keolahragaan, NAC tak punya pilihan selain membawanya ke pengadilan. Mereka berupaya untuk menyelamatkan setiap poin yang bisa dimaksimalkan untuk selamat dari ancaman degradasi.

"Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah meminta hakim, saya pikir melalui proses ringkas, untuk membatalkan keputusan itu. Atau setidaknya memaksa KNVB untuk membuat keputusan berbeda yang mengakibatkan pertandingan itu diulang," katanya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
LavAni dan Surabaya Samator Siap Unjuk Gigi, Sempat Dihantam Cedera Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Semarang

LavAni dan Surabaya Samator Siap Unjuk Gigi, Sempat Dihantam Cedera Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Semarang

Dua tim voli putra yakni Jakarta LavAni dan Surabaya Samator siap unjuk gigi meski sempat dihantam badai cedera jelang tampil di Final Four Proliga 2026 Seri Semarang.
Pengemudi Motor Tewas Terlindas Bus AKAP di Jakbar, Polisi Ungkap Kronologinya

Pengemudi Motor Tewas Terlindas Bus AKAP di Jakbar, Polisi Ungkap Kronologinya

Seorang pengendara motor berinisial FM (24) tewas usai terlindas bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Jalan Daan Mogot dekat Tanjakan layang Pesing / Flyover Pesing, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (16/4/2026).
Legenda UFC Tanggapi Klaim Pensiun Jon Jones yang Picu Kontroversi

Legenda UFC Tanggapi Klaim Pensiun Jon Jones yang Picu Kontroversi

Legenda UFC, Chael Sonnen, menyoroti inkonsistensi Jon Jones setelah pernyataan pensiunnya berubah hanya dalam hitungan hari, memicu keraguan dari Dana White.
Kurniawan Dwi Yulianto Sampaikan Kabar Buruk Jelang Timnas Indonesia U-17 Lawan Malaysia, Satu Pemain Kunci Terancam Absen

Kurniawan Dwi Yulianto Sampaikan Kabar Buruk Jelang Timnas Indonesia U-17 Lawan Malaysia, Satu Pemain Kunci Terancam Absen

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan kabar buruk jelang menghadapi Malaysia. Sebab, satu pemain berpotensi absen.
Terpopuler News: Grup Chat Orang Tua Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Bocor, hingga Warga Jabar Berterima Kasih Pada Dedi Mulyadi

Terpopuler News: Grup Chat Orang Tua Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Bocor, hingga Warga Jabar Berterima Kasih Pada Dedi Mulyadi

Percakapan grup chat orang tua 16 pelaku kasus dugaan pelecehan seksual FH UI diduga bocor. Warga Jabar berterima kasih pada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) bersama seluruh jajaran pemerintah daerah di Jawa Barat resmi menyepakati langkah strategis untuk menjamin layanan kesehatan bagi warga tidak mampu. 
Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Bagi Megatron, kehadiran Irina Voronkova di skuad Jakarta Pertamina Enduro bukan sekadar soal kemampuan mencetak poin. Jika melihat data, dominasi Voronkova nyaris
Maju Tak Gentar, Calon Striker Anyar Timnas Indonesia Ini Tetap Ingin Dinaturalisasi meski Ada Isu Paspoorgate: Itu Memang Impian

Maju Tak Gentar, Calon Striker Anyar Timnas Indonesia Ini Tetap Ingin Dinaturalisasi meski Ada Isu Paspoorgate: Itu Memang Impian

Situasi paspoorgate turut dipantau oleh Dean Zandbergen, striker yang memiliki garis keturunan Indonesia melalui ibunya yang berasal dari Depok, Jawa Barat.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT