Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda
- REUTERS/Stelios Misinas
Namun demikian, jurnalis Liga Belanda, Johan Derksen, tidak sepakat itu. Menurutnya, yang dikatakan Woerts adalah hal yang tidak masuk akal, karena para pemain Timnas Indonesia, Suriname, dan Curacao merupakan para pemain yang berhak untuk bermain di Liga Belanda karena memang orang Belanda.
"Menurut saya, Anda sangat tidak masuk akal. Para pemain yang bisa bermain untuk Curaçao, Suriname, atau Indonesia menghadapi situasi yang kacau,” tukas Derksen.
“Tidak ada yang tahu persis bagaimana menanganinya. Mereka adalah pemain Belanda yang telah bermain di Belanda selama bertahun-tahun, tetapi kemudian mereka diberi paspor yang berbeda,” katanya.
Menurutnya, NAC bertindak hanya karena mereka terancam degradasi. Jika saja tidak ada desakan semacam itu, maka NAC tidak akan mengambil langkah ini.
“Tidak ada yang mempermasalahkan itu, tetapi sekarang NAC dihancurkan 6-0 dan terancam degradasi, mereka sekarang benar-benar membaca peraturan dan mengeluh. Saya merasa itu sangat tidak sportif. Dalam keadaan luar biasa, Anda harus berani berkreasi dengan peraturan," katanya.
Pada akhirnya Woerts tetap menyimpulkan bahwa NAC mengambil langkah yang tepat. “NAC benar-benar tepat, peraturan berlaku sama untuk semua orang,” katanya.
"VVCS mengirim surat kepada klub-klub, dan sebuah artikel tentang konsekuensinya muncul di Voetbal International. KNVB sangat banyak bicara terhadap NAC, tetapi mereka sendiri yang lalai. Bukan NAC, tetapi KNVB. Mereka seharusnya memberi tahu klub-klub apa yang bisa terjadi, dan mereka tidak melakukannya," pungkasnya. (rda)
Load more