Pemain Uzur Inter Milan Buka Suara Usai Nerazzurri Gagal Kalahkan Torino Meski Unggul 2-0 Lebih Dulu
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - Hasil imbang 2-2 antara Torino dan Inter Milan menyisakan rasa kecewa di kubu tim tamu. Meski sempat unggul dua gol, Nerazzurri gagal mengunci kemenangan di laga tersebut.
Salah satu pemain yang angkat bicara adalah Matteo Darmian. Bek senior itu tidak menutupi rasa frustrasinya usai pertandingan berakhir.
Darmian menilai Inter sebenarnya sudah berada di jalur yang tepat untuk meraih tiga poin. Namun, kelengahan di momen krusial membuat keunggulan itu sirna.
Dalam pertandingan tersebut, Inter tampil cukup meyakinkan sejak awal. Mereka mampu mengontrol permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Keunggulan pertama datang dari Marcus Thuram. Penyerang asal Prancis itu kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol di laga keempat secara beruntun.
Momentum positif Inter berlanjut di babak kedua. Yann Bisseck sukses menggandakan keunggulan melalui sundulan keras yang tak mampu dihentikan kiper lawan.
Pada titik itu, kemenangan seolah sudah berada di tangan Inter. Namun, situasi berubah drastis dalam 20 menit terakhir pertandingan.
Torino mulai meningkatkan intensitas serangan mereka. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil lewat gol balasan yang membangkitkan semangat tuan rumah.
Gol kedua pun datang tak lama berselang. Giovanni Simeone dan Nikola Vlasic menjadi aktor utama yang menggagalkan kemenangan Inter.
Darmian mengakui bahwa timnya kurang mampu mengelola pertandingan dengan baik. Ia menyebut momentum yang dimiliki lawan tidak berhasil dihentikan.
“Kami sudah unggul, tetapi tidak mengelola hasil dengan baik. Setelah kebobolan, mereka mendapatkan kepercayaan diri dan akhirnya menyamakan kedudukan,” ujarnya, dilansir dari SempreInter.
Meski kecewa, Darmian mencoba melihat hasil ini secara lebih luas. Ia menilai satu poin tetap memiliki arti dalam perburuan target tim musim ini.
Ia juga menegaskan bahwa Inter selalu bermain dengan ambisi untuk menang. Namun, tidak semua rencana di lapangan berjalan sesuai harapan.
Terkait kemungkinan faktor kelelahan, Darmian memberikan jawaban tegas. Menurutnya, jadwal padat bukan alasan utama di balik kegagalan timnya.
Ia menyebut para pemain sudah terbiasa tampil setiap beberapa hari. Situasi tersebut bukan hal baru bagi skuad Inter musim ini.
Load more