News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Tersingkir Dramatis, Pelatih Bayern Munchen Sindir Keputusan Wasit usai PSG Lolos ke Final Liga Champions

Kegagalan Bayern Munchen melangkah ke final Liga Champions 2025/2026 meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi Vincent Kompany. Pelatih asal Belgia itu menilai timnya sudah berjuang maksimal, namun hasil akhir belum berpihak kepada Die Bayern.
Kamis, 7 Mei 2026 - 08:36 WIB
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany
Sumber :
  • REUTERS/Angelika Warmuth

‎Meski demikian, Kompany tidak menutupi rasa kecewanya terhadap sejumlah keputusan wasit Joao Pinheiro. Menurutnya, beberapa momen penting justru merugikan Bayern Munchen dalam pertandingan krusial tersebut.

‎"Kami lebih baik di beberapa momen, dan di momen lain mereka lebih baik. Kami berada di level yang sama," ujar Kompany dikutip dari Bulinews, Kamis (7/4/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Kualitas pemain akan menentukan jenis pertandingan seperti ini, tetapi keputusan juga. Tidak ada yang menguntungkan kami, jika Anda melihat momen-momen yang diperdebatkan, semuanya selalu merugikan kami," tambahnya. 

‎Pelatih berusia 40 tahun itu juga menyinggung insiden yang menurutnya layak menghasilkan kartu merah maupun penalti. Akan tetapi, wasit dinilai memilih untuk tidak mengambil keputusan tersebut.

‎"Saya melihat kartu merah dan penalti malam ini, tetapi wasit tidak melihatnya. Saya tahu aturannya, dan bola itu berasal dari pemainnya sendiri, tetapi ayolah, dari jarak 10 meter dengan tangan di atas kepala?" kata Kompany.

‎Terlepas dari kontroversi yang terjadi sepanjang laga, Kompany tetap memberikan penghormatan kepada PSG. Ia menilai klub asal Paris tersebut memang pantas disebut sebagai salah satu tim terbaik di Eropa dalam beberapa musim terakhir.

‎"Hal itu tidak mengurangi kualitas PSG. Mereka menjadi salah satu tim terbaik di Eropa selama tiga tahun terakhir," ucap Kompany. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Kami kurang beruntung, karena kita berkompetisi. Setiap kali kami menghadapi mereka, rasanya kami sangat dekat," tutupnya. 

‎(igp/rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siaga Hadapi Krisis Global, Prabowo Bawa Isu Energi, Pangan, dan Ekonomi ke KTT ASEAN Filipina

Siaga Hadapi Krisis Global, Prabowo Bawa Isu Energi, Pangan, dan Ekonomi ke KTT ASEAN Filipina

Di tengah ancaman krisis energi, pangan, hingga ketidakpastian ekonomi dunia, para pemimpin negara ASEAN akan berkumpul dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada 7–9 Mei 2026.
Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia, India Resmi Ikut FIFA ASEAN Cup 2026

Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia, India Resmi Ikut FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas India resmi mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober mendatang. Mereka berpotensi menjadi calon lawan Timnas Indonesia.
Cerita Pilu Anak SD yang Diduga Korban Pelecehan dari Oknum TNI di Kendari, Sang Ibu: Dia Bilang di Bawa

Cerita Pilu Anak SD yang Diduga Korban Pelecehan dari Oknum TNI di Kendari, Sang Ibu: Dia Bilang di Bawa

Viral kisah seorang anak SD sekitar usia 12 tahun diduga menjadi korban pelecehan seksual di Kendari. Terduga pelaku disebut-disebut oknum TNI
Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Kasus Absensi Fiktif, Pemprov Jateng Bakal Berikan Sanksi Tegas pada 3000 ASN di Brebes

Kasus Absensi Fiktif, Pemprov Jateng Bakal Berikan Sanksi Tegas pada 3000 ASN di Brebes

Pemprov Jawa Tengah bakal memberikan sanksi tegas kepada 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang diduga menggunakan aplikasi presensi fiktif. 
Kiai Cabuli Puluhan Santriwati di Pati Masih Berkeliaran, DPR RI Desak Polisi Segera Ringkus Tersangka

Kiai Cabuli Puluhan Santriwati di Pati Masih Berkeliaran, DPR RI Desak Polisi Segera Ringkus Tersangka

Kiai AS merupakan tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. DPR RI desak polisi

Trending

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bikin heboh usai pidato tanpa teks di depan para ASN, netizen soroti gaya bicara gubernur Malut.
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Reaksi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bertemu kakek punya istri muda. Penahanan dr Richard Lee kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen diperpanjang
Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai dites perkalian dadakan oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, murid di Sekolah Rakyat Akekolano justru jadi sorotan netizen, dibandingkan dengan zaman dulu.
Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo menyayangkan venue laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Samarinda.
Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipindah ke Samarinda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT