News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Termasuk Kapten Garuda, 3 Pemain Keturunan Indonesia Pernah Jebol Gawang Juventus di Serie A: Gelandang Berdarah Batak Bikin Nyonya Tua Ketar-ketir

Sejumlah pemain keturunan Indonesia tunjukkan kualitas di kompetisi elite Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Tak sedikit dari mereka mampu mencuri perhatian.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:33 WIB
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • X - Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah pemain keturunan Indonesia sukses menunjukkan kualitasnya di kompetisi elite Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Tak sedikit dari mereka yang mampu mencuri perhatian setelah mampu mencetak gol ke gawang klub sebesar Juventus di Liga Italia.

Fenomena pemain diaspora Indonesia memang semakin berkembang pesat di sepak bola Eropa. Banyak talenta berdarah Nusantara kini mendapat tempat penting di klub-klub besar dan tampil bersaing di level tertinggi kompetisi dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serie A menjadi salah satu liga yang cukup akrab dengan pemain keturunan Indonesia. Selain dikenal memiliki atmosfer kompetitif yang tinggi, Liga Italia juga menjadi panggung lahirnya sejumlah pemain diaspora dengan performa impresif.

Belum lama ini, nama Emil Audero menjadi sorotan setelah tampil cukup konsisten bersama Cremonese. Meski timnya masih berkutat di papan bawah klasemen, performa sang penjaga gawang beberapa kali mendapat pujian dari pengamat sepak bola Italia.

Kiper berusia 29 tahun tersebut tercatat sudah tampil sebanyak 32 pertandingan musim ini. Emil Audero juga berhasil mencatatkan dua clean sheets penting yang membantu Cremonese meraih poin berharga.

Tak hanya Emil Audero, ada beberapa pemain keturunan Indonesia lain yang bahkan memiliki catatan lebih spesial di Serie A. Mereka pernah mencetak gol ke gawang Juventus, klub yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu raksasa Italia.

Berikut tvOnenews.com merangkum tiga pemain keturunan Indonesia yang pernah membobol gawang Si Nyonya Tua di kompetisi resmi Serie A Liga Italia.

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes bersama Tarik Muharemovic di Sassuolo
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes bersama Tarik Muharemovic di Sassuolo
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Jay Idzes
Nama pertama tentu tidak asing bagi publik sepak bola Indonesia, yakni Jay Idzes. Bek tangguh yang kini dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia tersebut tampil cukup konsisten sepanjang musim bersama Sassuolo.
Jay Idzes dikenal sebagai pemain bertahan yang memiliki ketenangan, kemampuan membaca permainan, serta duel udara yang kuat. Musim ini, pemain berusia 25 tahun tersebut sudah mencatatkan 34 pertandingan kompetitif di semua ajang.

Salah satu momen terbaik Jay Idzes di Serie A terjadi ketika dirinya masih membela Venezia. Pada laga pekan ke-16 musim lalu, ia berhasil mencetak gol ke gawang Juventus dan membantu timnya menahan imbang Si Nyonya Tua dengan skor 2-2.

Radja Nainggolan
Nama berikutnya adalah Radja Nainggolan, salah satu gelandang berdarah Indonesia paling sukses yang pernah tampil di Serie A. Pemain yang memiliki darah Medan tersebut dikenal luas sebagai sosok pekerja keras dengan karakter agresif di lini tengah.

Radja Nainggolan pernah membela sejumlah klub besar Italia seperti AS Roma dan Inter Milan. Pada masa jayanya, ia bahkan disebut sebagai salah satu gelandang box-to-box terbaik di Eropa.

Berdasarkan data Transfermarkt, Radja Nainggolan mencatatkan 367 pertandingan Serie A dengan koleksi 48 gol dan 35 assist. Catatan tersebut menjadi bukti betapa besarnya pengaruh sang pemain di kompetisi Italia.

Salah satu gol paling berkesan Radja tercipta ke gawang Juventus pada musim 2016/2017. Saat itu, ia membantu AS Roma mengalahkan Si Nyonya Tua dengan skor meyakinkan 3-1.

Pemain Keturunan Indonesia, Radja Nainggolan Saat Memperkuat Klub Liga Belgia
Pemain Keturunan Indonesia, Radja Nainggolan Saat Memperkuat Klub Liga Belgia
Sumber :
  • instagram.com/ksclokerentemse_official/

Ketajaman Radja rupanya belum berhenti sampai di situ. Ketika membela Inter Milan pada musim 2018/2019, ia kembali mencetak gol ke gawang Juventus dalam laga Derby d’Italia yang berakhir imbang 1-1.

Mikael Ellertsson
Pemain terakhir dalam daftar ini adalah Mikael Ellertsson, gelandang enerjik milik Genoa yang belakangan ramai diperbincangkan publik Indonesia. Nama Mikael mencuat setelah dirinya secara terbuka mengakui memiliki garis keturunan Indonesia.
Dalam wawancara bersama FIFA, Mikael menjelaskan bahwa darah Indonesia berasal dari pihak ibunya. “Garis keturunan Indonesia saya berasal dari pihak ibu saya, karena dia diadopsi di Islandia ketika dia berusia kurang dari satu tahun,” ungkap Mikael Ellertsson.

Pengakuan tersebut langsung mendapat respons besar dari pencinta sepak bola Tanah Air. Banyak suporter Indonesia mulai mengikuti perjalanan karier sang pemain di Serie A.

Secara performa, Mikael tampil cukup stabil bersama Genoa musim ini. Gelandang berusia 24 tahun tersebut tercatat mengoleksi 34 pertandingan dengan sumbangan satu gol dan dua assist di berbagai ajang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu momen paling berkesan dalam kariernya terjadi ketika berhasil mencetak gol ke gawang Juventus pada musim 2024/2025. Gol tersebut semakin mempertegas kualitas Mikael sebagai salah satu pemain muda potensial di Liga Italia.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT