Kejutan! Spalletti Tinggalkan Juventus, Sosok Penting di Balik Layar Bianconeri Pilih Cari Tantangan Baru di Serie A
- REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Jakarta, tvOnenews.com - Kejutan datang dari kubu Juventus jelang dibukanya bursa transfer musim panas. Nama Spalletti kembali jadi sorotan setelah memutuskan meninggalkan Turin.
Namun, bukan Luciano Spalletti yang saat ini menjabat sebagai pelatih kepala Juventus, melainkan sang putra, Federico Spalletti, yang memilih hengkang. Keputusan tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola Italia.
Kebersamaan ayah dan anak itu di Juventus tampaknya memang tidak berlangsung lama. Federico Spalletti dikabarkan memutuskan meninggalkan Bianconeri untuk melanjutkan karier di klub Serie A lain.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan publik. Pasalnya, Federico baru satu musim menjalani pekerjaannya bersama Juventus setelah direkrut dari Udinese.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Federico kini semakin dekat bergabung dengan Genoa. Klub berjuluk Il Grifone itu disebut siap memberinya peran yang lebih besar dibandingkan yang ia dapat di Juventus.
Federico sendiri bukan sosok yang langsung terjun ke dunia sepak bola sejak awal. Pria berusia 31 tahun itu sempat menempuh pendidikan tinggi di Swiss dan meraih gelar master di bidang filsafat analitis.
Meski memiliki jalur akademik yang berbeda, kecintaannya terhadap sepak bola ternyata tidak pernah hilang. Ia bahkan mencoba menggabungkan pendekatan ilmiah dan filosofi dalam memahami permainan sepak bola modern.
Dalam akun LinkedIn pribadinya, Federico pernah menjelaskan bagaimana sepak bola dan filsafat saling berkaitan dalam cara berpikirnya. Ia tertarik mendalami taktik, statistik, hingga analisis pemain secara detail.
Langkah serius Federico di dunia sepak bola dimulai ketika ia mengambil lisensi scouting di Coverciano pada 2022. Dari sana, karier profesionalnya perlahan mulai terbentuk.
Udinese menjadi klub pertama yang memberinya kesempatan bekerja sebagai pemandu bakat pada 2023. Peran tersebut menjadi pintu masuk Federico untuk mengenal lebih dalam dinamika sepak bola profesional Italia.
Tak butuh waktu lama hingga Juventus datang merekrutnya setahun kemudian. Di Turin, Federico bekerja di bawah koordinasi direktur olahraga saat itu, Cristiano Giuntoli.
Situasi menjadi semakin menarik ketika Luciano Spalletti ditunjuk sebagai pelatih kepala Juventus pada Oktober 2025. Penunjukan tersebut membuat publik melihat adanya reuni keluarga di dalam tubuh Bianconeri.
Load more