News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Swiss Terima Ancaman Besar Gegara Markas latihannya di Sarang Ular

Timnas Swiss mendapat ancaman besar menjelang Piala Dunia 2026 di Grup B. Granit Xhaka cs menjalani latihan di dekat sarang ular derik berbisa dan berbahaya.
Selasa, 9 Juni 2026 - 16:33 WIB
Timnas Swiss latihan menjelang Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram/@swissnatimen

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Swiss menghadapi situasi sulit menjelang Piala Dunia 2026. Hal ini tak lepas dari polemik tempat latihan mereka.

Diketahui, Timnas Swiss telah berada di Amerika Serikat (AS). Anak asuh pelatih Murat Yakin bahkan sudah menjajal tempat latihannya di San Diego, California, AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik itu, Timnas Swiss justru dihadapi bahwa tempat latihannya berada di area dikenal sebagai sarang ular berbahaya. Kabar ini langsung diungkap melalui akun resminya @swissnatimen.

"Hati-hati dengan ular," tulis Timnas Swiss dikutip tvOnenews.com, Selasa (9/6/2026).

Timnas Swiss menunjukkan sebuah unggahan. Di dalamnya memperlihatkan peta mengenai denah dan fasilitas markas pelatihannya, San Diego Jewish Academy.

Pemain Timnas Swiss latihan dalam persiapan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Pemain Timnas Swiss latihan dalam persiapan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Sumber :
  • Instagram/@swissnatimen

Dalam peta tersebut, ada beberapa area, di antaranya dressing room, gym hingga lapangan untuk tempat para pemain dan kiper latihan bersama sebelum menghadapi Piala Dunia 2026.

Menariknya, Timnas Swiss membuat publik terkejut. Mereka memberikan tamparan keras di sekitar tempat pelatihannya terdapat "Snake Area" atau area ular.

Area ular tersebut tidak jauh dari markas latihan Timnas Swiss. Hal ini membuat Granit Xhaka dan kawan-kawan diperingatkan untuk selalu waspada.

Area tersebut memang rentan menjadi tempat invasi ular berbisa. Timnas Swiss pun menyampaikan keluhannya karena nyawa mereka kepada AS sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.

Merujuk dari The Sun, area ular di sekitar kamp latihan Timnas Swiss menjadi salah satu sarang ular derik yang berbisa. Hewan tersebut tersebar di wilayah San Diego.

Keberadaan ular derik sangat penting. Di San Diego, ular ini memiliki manfaat untuk mengendalikan hama.

Kehadiran ular derik juga menjadi makanan. Pasalnya, banyak pemangsa ular derik tak sedikit di area sekitar kamp latihan Timnas Swiss.

Bagi Timnas Swiss, lokasi tempat latihan yang sangat dekat dengan sarang ular membuat mereka memikirkan solusinya. Tujuannya guna tidak mengganggu persiapan di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengacu dari beIN Sports, delegasi diputuskan Timnas Swiss memberikan opsi. Mereka meminta agar markas latihannya dipindahkan ke zona aman.

Kendati demikian, pihak tuan rumah masih belum menanggapi keluhan dari delegasi Swiss. Persoalan ini menambah daftar panjang masalah perhelatan Piala Dunia 2026 di AS.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT