News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Mario Balotelli? Si Anak Nakal yang Kini Terdampar di Liga Kasta Kedua

Mario Balotelli kini menjalani fase berbeda dalam kariernya setelah pernah menjadi bintang Inter Milan dan Manchester City. Striker kontroversial itu kini hanya
Kamis, 3 September 2026 - 09:20 WIB
Mantan pemain Manchester City, Mario Balotelli.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Premierleague.com / tangkapan layar Instagram Man City

tvOnenews.com - Masih ingat Mario Balotelli? Striker yang pernah digadang-gadang sebagai salah satu talenta terbaik dunia itu kini menjalani fase berbeda dalam kariernya setelah sempat membela sejumlah klub papan atas Eropa.

Balotelli pernah dianggap sebagai pemain yang ditakdirkan menjadi salah satu striker terbaik dunia. Dengan fisik luar biasa dan insting mencetak gol yang tajam, ia sempat menikmati masa-masa gemilang bersama Inter Milan dan Manchester City.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama Inter Milan, Balotelli menjadi bagian dari tim yang meraih treble. Setelah itu, ia pindah ke Manchester City dan turut membantu klub tersebut meraih gelar Premier League.

Mario Balotelli memegang trofi Liga Champions.
Mario Balotelli memegang trofi Liga Champions.
Sumber :
  • Instagram/mb459

Namun, perjalanan karier Balotelli juga tidak lepas dari kontroversi. Berbagai tingkah laku di luar lapangan membuat pemain asal Italia tersebut mendapat julukan sebagai "si anak nakal dunia sepak bola".

Saat masih membela Inter Milan, misalnya, Balotelli pernah muncul di televisi mengenakan jersey AC Milan, klub rival sekota Nerazzurri. Ia juga pernah melempar anak panah ke pemain muda di tempat latihan.

Tidak berhenti di situ, Balotelli bahkan pernah menyebabkan kebakaran setelah menyalakan kembang api di kamar mandinya. Ia juga sempat mengendarai mobilnya ke sebuah penjara wanita hanya karena penasaran ingin melihat bagian dalamnya.

Berbagai kontroversi tersebut, ditambah sikap yang dianggap tidak profesional, perlahan memengaruhi perjalanan kariernya.

Pada 2014, Mario Balotelli pindah ke Liverpool dengan harapan besar. Ia didatangkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Luis Suarez, tetapi justru kesulitan menunjukkan performa terbaik.

Mario Balotelli hanya mencetak empat gol sepanjang musim tersebut, termasuk satu gol di Premier League. Kondisi itu membuatnya mendapat label sebagai salah satu rekrutan terburuk Liverpool.

Ia kemudian kembali ke AC Milan. Namun, performanya tidak kunjung membaik dan Balotelli mulai kehilangan statusnya sebagai striker papan atas.

Sejak saat itu, ia lebih banyak berpindah-pindah klub, termasuk OGC Nice di Prancis serta Brescia dan Monza di Italia.

Balotelli kemudian berharap menemukan kembali kariernya bersama Genoa pada Oktober 2024. Namun, petualangan tersebut juga tidak berlangsung lama dan berakhir dengan kekecewaan.

Setelah meninggalkan Genoa, Balotelli bahkan sempat kesulitan mendapatkan klub baru dalam waktu cukup lama.

Perlahan-lahan, namanya mulai jarang terdengar di panggung sepak bola Eropa. Hingga akhirnya, pada Januari lalu, Balotelli memulai petualangan baru di Timur Tengah dengan bergabung bersama Al Ittifaq FC, klub yang bermain di Divisi Pertama Uni Emirat Arab, kasta kedua kompetisi sepak bola negara tersebut.

Alasan Balotelli Memilih Dubai

Dalam wawancara dengan media Inggris, The Guardian, Balotelli mengungkap alasan di balik keputusannya pindah ke Dubai.

"Sejujurnya, itu adalah ide yang muncul hampir di menit-menit terakhir."

Ia kemudian menjelaskan bahwa keputusan tersebut bermula dari pertemuannya dengan pemilik klub.

"Pemilik ingin bertemu saya, dan kami berbincang-bincang. Proyeknya menarik. Semua orang mengatakan bahwa saya pergi ke Dubai karena uang, tetapi untungnya, saya bukan orang yang kekurangan uang. Jadi, uang bukanlah satu-satunya tujuan saya. Proyeknya sebenarnya sangat bagus dan kompetitif. Saya menyukai idenya dan memutuskan untuk mencobanya."

Balotelli juga mengaku cukup menikmati kehidupannya di Timur Tengah, meski masih melihat sejumlah kekurangan dalam kompetisi yang diikutinya.

"Dari segi infrastruktur, ini sangat bagus. Stadionnya indah," ujar Balotelli.

Namun, ia menyoroti minimnya penonton yang hadir di stadion.

"Masalahnya adalah penonton; agak sedih tribunnya kosong. Sistem operasional liga juga agak kurang, tetapi saya pikir akan membaik seiring waktu. Ini berlaku untuk setiap tim di liga."

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

An Se-young Tampil Perkasa di French Open 2026, Selangkah Lagi Raih Gelar ke-10

An Se-young Tampil Perkasa di French Open 2026, Selangkah Lagi Raih Gelar ke-10

Ratu bulu tangkis Korea Selatan, An Se-young, melaju ke perempat final French Open 2026 setelah menaklukkan wakil India, Tanvi Sharma dalam dua gim langsung.
Pemerintah Pangkas Jumlah BUMN Secara Drastis, Targetkan Efisiensi Rp50 Triliun

Pemerintah Pangkas Jumlah BUMN Secara Drastis, Targetkan Efisiensi Rp50 Triliun

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Jadwal MotoGP Australia 2026: Balapan Terakhir di Phillip Island jadi Medan Pertarungan Jorge Martin vs Marc Marquez

Jadwal MotoGP Australia 2026: Balapan Terakhir di Phillip Island jadi Medan Pertarungan Jorge Martin vs Marc Marquez

Jadwal MotoGP Australia 2026 yang berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Phillip Island dan akan menjadi medan pertarungan antara Jorge Martin vs Marc Marquez.
Bukan Pengusaha atau Negara Tetangga, Bakom RI Ungkap Musuh Utama Indonesia dalam Kasus Karhutla

Bukan Pengusaha atau Negara Tetangga, Bakom RI Ungkap Musuh Utama Indonesia dalam Kasus Karhutla

Pemerintah secara tegas menyatakan musuh utama dalam penanganan karhutla bukanlah pihak-pihak, seperti pengusaha, kelompok masyarakat, maupun negara tetangga. 
Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann masuk dalam bursa calon pelatih Manchester United di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Michael Carrick akibat rentetan hasil buruk.

Trending

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Oknum kepala SMK swasta berinisial W (44) ditangkap setelah diduga menyelewengkan dana bantuan pemerintah untuk Program SMK Pusat Keunggulan senilai Rp125 juta.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann masuk dalam bursa calon pelatih Manchester United di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Michael Carrick akibat rentetan hasil buruk.
Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, mengakui kehebatan Megawati Hangestri yang pernah membuat timnya kesulitan saat berlaga di Liga Voli Korea di musim 2024/2025
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT