Jay Idzes Pikat Media Italia Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Sebabnya
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berhasil memikat media Italia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Dia memperlihatkan penyelamatan yang gemilang untuk Sassuolo.
Skuad Garuda akan kembali berlaga pada akhir September ini. Mereka akan bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta untuk laga-laga FIFA ASEAN Cup 2026.
Tim asuhan John Herdman akan bersaing dengan Malaysia, Singapura, dan juga Bangladesh untuk ajang tersebut. Herdman bisa menyasar trofi pertamanya setelah gagal di Piala AFF 2026.
Terlebih, dia bisa mengandalkan para pemain utama. Sebab, FIFA ASEAN Cup adalah ajang yang diselenggarakan di jendela internasional FIFA.
Oleh karena itu, para pemain andalan sekaliber Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Emil Audero pun diharapkan tersedia. Hal ini berbeda dengan Piala AFF 2026 lalu ketika Timnas Indonesia tidak diperkuat oleh para pemain andalannya.
Menjelang FIFA ASEAN Cup 2026, Idzes masih tampil bersama klubnya, Sassuolo. Dia baru melakoni partai keduanya di musim 2026-2027 ini ketika Sassuolo menghadapi Bologna pada Minggu (6/9/2026) kemarin.
Idzes telah dilanda cedera yang membuatnya absen di sepanjang pramusim. Dia baru kembali bermain pada pekan lalu ketika Neroverdi mengalahkan Torino, dan kembali menjadi starter saat Sassuolo melawat ke Stadio Renato Dall’Ara untuk melawan Bologna.
Dalam pertandingan tersebut, Sassuolo berhasil unggul lebih dulu melalui Josh Doig di menit ke-19. Namun, Bologna berhasil menyamakan skor melalui Roberto Piccoli pada menit ke-50.
Enam menit berselang, tim tamu mengembalikan keunggulannya melalui Vasilije Adzic. Namun sayang, Bologna berhasil menyamakan skor lagi di masa injury time melalui Artem Dovbyk.
Jay Idzes bermain selama 90 menit penuh. Penyedia statistik Sofascore menghadiahinya nilai 6,5 atas performa di laga ini.
Sang kapten Timnas Indonesia sukses melakukan enam kontribusi pertahanan. Dia melakukan empat kali sapuan, sekali intersep, dan sekali memblokir tembakan lawan.
Dia juga melakukan satu kali recovery. Idzes solid dalam dua kali duel udara karena berhasil memenangkannya, namun dia kalah dari satu kali duel di lapangan.
Sebelum Dovbyk mencetak gol penyeimbang 2-2, Bologna sempat memiliki peluang untuk mencetak gol melalui Piccoli. Namun, Idzes berhasil melakukan penyelamatan dan itu menjadi sorotan untuk media-media Italia, termasuk Rai News.
“Beberapa saat kemudian, Idzes menyelamatkan skor menjadi 2-2 dengan sebuah penyelamatan yang tak terduga dari tendangan Piccoli dari jarak dekat,” ulas Rai News atas aksi heroik Idzes.
Aksi tersebut juga menjadi sorotan bagi kantor berita Italia, Ansa. Idzes mampu menaklukkan Piccoli, namun sayang Dovbyk tetap berhasil mencetak gol penyeimbang.
“Tekanan perlahan tapi pasti meningkat, dan ketika Matic maju, itu menjadi gelombang yang tak terbendung: pertama Dovbyk memberi umpan kepada Bernardeschi, dan Muric tampil gemilang, kemudian Idzes mengalahkan Piccoli dalam perebutan bola dari jarak dekat, dan akhirnya, dalam perebutan bola yang kacau, Dovbyk mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sassuolo sudah memiliki tim yang solid, Bologna memiliki semangat dan ketenangan untuk menghindari keruntuhan,” tulis Ansa. (rda)
Load more