Kapten Timnas Indonesia Bersinar di Eropa, Kiper Juventus Sampai Marah Usai Kebobolan 3 Gol Lawan Sassuolo: Harusnya Tidak Seperti Ini
- REUTERS/Jennifer Lorenzini
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tampil impresif saat Sassuolo menghadapi Juventus. Laga tersebut berakhir dramatis dengan kemenangan tuan rumah 3-2.
Pertandingan pekan keempat Liga Italia itu berlangsung di Stadion Mapei, Minggu malam waktu setempat. Sassuolo harus melewati duel sengit sebelum memastikan tiga poin atas Juventus.
Jay Idzes dipercaya tampil sebagai starter di jantung pertahanan Sassuolo. Bek Timnas Indonesia itu bermain disiplin sebelum ditarik keluar setelah tampil selama 80 menit.
Sassuolo kemudian membuka keunggulan ketika pertandingan memasuki menit ke-65. Sebastiano Esposito berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Juventus tidak tinggal diam setelah tertinggal dari Sassuolo. Edon Zhegrova kemudian mencetak gol pada menit ke-82 untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Pertandingan semakin menarik karena Sassuolo kembali menemukan celah di pertahanan Juventus. Kieron Bowie yang baru masuk sebagai pengganti Esposito membawa tuan rumah kembali unggul pada menit ke-89.
Juventus kembali menunjukkan mentalitasnya setelah tertinggal untuk kedua kalinya. Zhegrova mencetak gol keduanya pada menit ke-90+1 dan membuat skor kembali imbang 2-2.
Drama ternyata belum selesai meski waktu normal sudah berakhir. Vasilije Adzic menjadi penentu kemenangan Sassuolo lewat golnya pada menit ke-90+4.
Gol tersebut membuat Sassuolo menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2. Juventus pun harus pulang dengan tangan kosong setelah gagal mempertahankan konsentrasi pada menit-menit akhir.
Pascalaga, kekalahan tersebut membuat kubu Juventus kecewa. Penjaga gawang Juventus, Guglielmo Vicario, bahkan mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya kebobolan tiga gol.
Vicario menilai Juventus seharusnya bisa menjaga keseimbangan permainan dengan lebih baik. Ia menyebut masalah tersebut sebenarnya sudah dibahas bersama tim sepanjang pekan.
āAda rasa pahit yang mendalam karena kami ingin menang. Kami adalah Juventus dan wajib selalu mengincar kemenangan,ā kata Vicario kepada DAZN Italia.
Menurut Vicario, Juventus tidak seharusnya kehilangan fokus hingga kebobolan pada situasi yang menentukan. Ia pun meminta rekan-rekannya tampil lebih tenang dalam menghadapi tekanan.
āJuventus tidak boleh kebobolan dua gol seperti itu,ā ujarnya. Pernyataan tersebut menggambarkan kekecewaan besar setelah kemenangan yang sudah berada di depan mata kembali lepas.
Vicario juga mengingatkan besarnya sejarah yang dimiliki Juventus. Menurutnya, klub dengan tradisi panjang seperti Bianconeri harus mampu menunjukkan konsistensi di setiap pertandingan.
āIni adalah klub dengan sejarah gemilang dan kita tidak boleh membiarkan gol seperti itu terjadi,ā kata Vicario. Ia menilai kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam pertandingan ketat.
Kiper tersebut kemudian meminta Juventus memperbaiki keseimbangan permainan. Menurutnya, kualitas skuad yang dimiliki seharusnya bisa menghasilkan lebih banyak peluang.
āKita perlu lebih tenang dan seimbang karena kita memiliki tim yang penuh kualitas,ā tutur Vicario. Ia percaya Juventus masih mampu bangkit setelah kekalahan menyakitkan tersebut.
(sub)
Load more