Tak Lagi Seperti di Man United, Ruben Amorim Mulai Beradaptasi dengan Skuad AC Milan
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Ruben Amorim mulai menunjukkan perubahan pendekatan sejak menangani AC Milan. Pelatih asal Portugal itu kini terlihat lebih terbuka dalam menyesuaikan taktik dengan karakter pemain.
Perubahan tersebut terlihat setelah Milan menang 3-0 atas Lecce. Menurut La Gazzetta dello Sport, kemenangan itu menunjukkan sisi berbeda dari Amorim yang sebelumnya dikenal sangat teguh dengan sistemnya.
Gazzetta juga menyoroti kondisi Manchester United yang membuat sejumlah suporter mulai merindukan Amorim. Setan Merah hanya mengoleksi lima poin dari lima pertandingan.
Situasi tersebut membuat kemenangan Milan atas Lecce menjadi perhatian. Para suporter Manchester United kembali teringat ketika pendekatan Amorim mampu membuat timnya bermain lebih meyakinkan.
Namun, Amorim di Milan tampaknya tidak ingin mengulangi pengalaman buruknya di Manchester. Ia mulai menyadari bahwa sistem permainan harus menyesuaikan karakter pemain yang tersedia.
Hal itu terlihat dari pernyataannya seusai menghadapi Lecce. Amorim mengakui struktur permainan Milan sebelumnya terlalu kaku dan membuat pemain kesulitan menunjukkan kemampuan terbaik.
"Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami mengalami kesulitan karena struktur posisi kami terlalu kaku. Hari ini para pemain memiliki sedikit lebih banyak kebebasan dan mereka bermain lebih baik," ujar Amorim.
Amorim juga mengingat pengalamannya ketika menangani Manchester United. Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting agar tidak kembali melakukan kesalahan yang sama.
"Apa yang saya perhatikan dalam beberapa pertandingan terakhir, dan sudah saya alami di Manchester United, membuat saya tidak bisa melakukan kesalahan yang sama lagi," katanya.
"Terkadang kami tidak memiliki karakteristik ideal untuk bermain dengan cara tertentu. Jika kami tidak memilikinya, kami harus sedikit beradaptasi," lanjut Amorim.
Pernyataan itu dinilai cukup penting karena berbeda dengan sikap Amorim sebelumnya. La Gazzetta dello Sport melihatnya sebagai tanda bahwa sang pelatih mulai mengevaluasi kembali prinsip taktiknya.
Setahun lalu, Amorim masih sangat teguh mempertahankan sistem ketika Manchester United kalah 0-3 dari Manchester City. Saat itu, ia bahkan menegaskan tidak akan mengubah pendekatan taktisnya.
Pendekatan itu membuat Amorim dikenal sebagai pelatih yang meminta pemain menyesuaikan diri dengan sistem. Namun, pengalaman di Manchester United tampaknya membuatnya mulai melihat pentingnya fleksibilitas.
Load more