Heboh, Video Viral ‘A Day in My Life’ Ternyata Cuma Satu dari 20 Konten, Polisi Ungkap Ada Bisnis Berbayar
- Tangkapan layar instagram metrobogor
tvOnenews.com -Video “A Day in My Life” yang sempat ramai di media sosial ternyata membuka fakta yang lebih luas dari sekadar satu rekaman. Polisi mengungkap video tersebut merupakan salah satu dari sekitar 20 konten yang diproduksi dua pria berinisial MR dan MA sejak Juli 2026.
Penyelidikan terhadap video yang direkam di kawasan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kemudian membawa polisi pada dugaan aktivitas produksi dan distribusi konten secara berbayar.
Rekaman tersebut disebut ditawarkan melalui grup media sosial dengan sistem akses khusus. Kasus ini bermula setelah video “A Day in My Life” beredar dan menjadi perhatian publik.
Polisi kemudian menelusuri identitas dua pria yang berada dalam rekaman hingga akhirnya MR (27) dan MA (23/24 dalam keterangan berbeda) diamankan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu, 19 September 2026.
Video Viral Ternyata Hanya Satu dari 20 Konten
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan penyidik bergerak setelah mendapatkan informasi mengenai video yang beredar di media sosial.
“Perihal peristiwa tersebut kita tindaklanjuti dan sudah kami amankan kedua orang yang ada dalam video tersebut,” kata Anggi saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).
Video yang menjadi perhatian tersebut direkam di area terbuka di sekitar Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Dalam rekaman, kedua pria terlihat melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor sebelum menuju lokasi yang disebut berada di sekitar lahan kosong dekat tower SUTET.
Namun, hasil pemeriksaan polisi menunjukkan bahwa rekaman tersebut bukan produksi tunggal. Penyidik menemukan sekitar 20 video lain yang disebut dibuat oleh kedua tersangka.
“Terkait dengan video tersebut, itu adalah satu dari setelah dilakukan pendalaman satu dari 20 video yang sudah mereka berdua buat. Dan mereka sudah melakukan aktivitas perekaman ataupun produksi itu sejak bulan Juli 2026,” kata Anggi kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
Polisi juga menyebut lokasi produksi tidak hanya berada di Leuwiliang. Beberapa wilayah lain yang disebut dalam penyelidikan antara lain Jakarta dan Depok.
“Adapun dari video yang mereka buat, itu mereka melakukan perekaman di berbagai tempat. Tidak terbatas hanya di Bogor, di daerah Leuwiliang, tapi juga di Jakarta, kemudian Depok,” kata Anggi.
- Tangkapan layar
Load more