Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang
- Al Qadsiah
Jakarta, tvOnenews.com - Tijjani Reijnders membuat pengakuan menarik soal keputusannya pindah ke Arab Saudi. Ia secara terbuka menyebut faktor finansial menjadi salah satu alasan utamanya.
Reijnders meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan Al-Qadsiah. Pengakuan tersebut disampaikan dalam wawancara bersama media Belanda, NOS.
Reijnders ditanya mengenai anggapan bahwa dirinya memilih Al-Qadsiah karena tawaran gaji besar. Gelandang asal Belanda itu tidak berusaha menghindari pertanyaan tersebut.
"Saya tidak bisa menyangkalnya," ujar Reijnders. Ia mengakui banyak orang menganggap karier pemain top berakhir ketika memilih pindah ke Arab Saudi.
Reijnders mengaku sempat memiliki pandangan serupa sebelum mengambil keputusan tersebut. Namun, ia kemudian melihat ada keuntungan besar yang bisa diberikan kepada keluarganya.
"Anda selalu bisa bermain sebagai orang yang bermoral, tetapi saya pikir semua orang akan mengatakan iya," katanya. Reijnders juga menegaskan dirinya tidak ingin bekerja lagi setelah pensiun sebagai pesepak bola.
Menurut Reijnders, karier di Manchester City sebenarnya sudah membuat kondisi finansialnya aman. Namun, kepindahan ke Al-Qadsiah dapat memberikan jaminan bagi generasi setelahnya.
"Jika cucu-cucu saya juga bisa hidup dengan baik karena pilihan ini, mengapa saya tidak melakukannya?" tutur kakak kandung pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders tersebut. Pernyataan tersebut kemudian mendapat perhatian luas.
Di sisi lain, pengakuan Reijnders juga berkaitan dengan keuntungan yang diperoleh AC Milan. Tuttosport melalui MilanNews mengulas kembali detail transfer sang pemain.
Milan menjual Reijnders ke Manchester City pada bursa transfer sebelum Piala Dunia Antarklub 2025. Kesepakatan tersebut saat itu menjadi salah satu transaksi penting Rossoneri.
Milan mendapatkan 57 juta euro sebagai nilai transfer yang dijamin. Rossoneri juga berpeluang memperoleh tambahan bonus hingga 14 juta euro.
Namun, terdapat klausul khusus dalam kesepakatan antara Milan dan Manchester City. Klausul tersebut membuat City wajib membayar bonus yang disepakati jika Reijnders kembali dijual.
Situasi itu membuat seluruh nilai bonus akhirnya masuk ke rekening Milan sekaligus. Dengan tambahan tersebut, nilai keseluruhan transfer Reijnders mencapai 71 juta euro.
Manchester City kemudian melepas Reijnders ke Al-Qadsiah. Klub Arab Saudi tersebut dilaporkan membayar 65 juta euro untuk mendapatkan gelandang asal Belanda itu.
Transfer tersebut membuat AC Milan tetap mendapatkan keuntungan finansial dari penjualan lanjutan Reijnders. Pengakuan sang pemain mengenai alasan finansial pun kembali menjadi sorotan.
Bagi Reijnders, keputusan tersebut bukan semata-mata tentang karier di lapangan. Ia juga melihat kepindahan ke Arab Saudi sebagai cara mempersiapkan masa depan keluarganya.
(sub)
Load more