Igor Tolic Bongkar Taktik Pergantian Persib Saat Permalukan Melbourne Victory di Australia
- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Bandung, tvOnenews.com - Persib mewujudkan malam keajaiban di Melbourne usai meraih kemenangan 2-1. Sempat ketinggalan lebih dahulu, dua gol balasan dicetak untuk membawa pulang tiga poin ke Bandung pada laga pekan ke-4 AFC Champions League Two 2026/2027.
Skuad asuhan Igor Tolic ketinggalan lewat gol bunuh diri Julio Cesar pada menit ke-72. Kesalahan Fitrah Maulana ketika hendak mengamankan bola atas menjadi penyebab Melbourne Victory mencetak gol.
Tersengat satu gol membuat Igor Tolic bereaksi dan melakukan empat pergantian. Tiga pemain di antaranya adalah sosok pelari di lini depan seperti Mariano Peralta, Luka Menalo, dan Ragnar Oratmangoen.
Mengenai taktik memasang tipe pemain cepat di akhir babak kedua, Igor memang sengaja membuat rencana tersebut. Dia sejak awal ingin fokus menjaga lini pertahanan terlebih dahulu supaya tidak kebobolan.
- AFC
"Pada dasarnya, rencananya itu adalah melakukan apa yang perlu kami lakukan, menggunakan apa yang kami miliki. Kami tahu jadwal Melbourne, kami juga tahu jadwal kami," kata Igor Tolic dalam sesi jumpa pers usai pertandingan di Stadion AAMI Park, Australia, Rabu (4/11/2026).
"Kami memasang dulu pemain-pemain pekerja keras di babak pertama, memastikan kami tidak kebobolan dan kami mengontrol ritme. Dan kemudian, jika hasilnya berjalan dengan cara yang negatif seperti apa yang terjadi, kami harus mengubah sesuatu. Karena butuh hasil imbang atau menang," lanjutnya.
Persib memang mengawali laga dengan formasi 3-5-2. Ketika tertinggal, satu bek tengah diganti pemain berposisi winger untuk mengubah pola formasinya menjadi 4-2-3-1.
"Jadi kami menarik keluar satu bek tengah, beralih ke formasi empat bek, yang juga merupakan struktur normal kami. Kami mengekspos pemain-pemain sayap, menempatkan pemain luar biasa di sayap," ujarnya.
- AFC
"Kemudian Ragnar masuk sebagai nomor 10, dia adalah penyerang ekstra. Dia bisa menerima bola di antara lini, dia bisa menciptakan sesuatu dan ruang mulai menjadi terbuka," lanjutnya.
Meski ketinggalan satu gol, Persib tidak putus asa lalu bereaksi dengan memasang pemain cepat. Taktik Igor Tolic pun berjalan mulus karena dua gol balasan lahir dari kaki Luka Menalo dan Balsa Sekulic pada lima menit akhir waktu normal.
"Barisan belakang Melbourne bermain tinggi dan kami memanfaatkan ruang tersebut. Kami memanfaatkan ruang karena setiap pemain dari lini depan bisa melakukan situasi satu lawan satu," jelas Igor.
Kehadiran Marc Klok menemani Thom Haye di posisi gelandang tengah juga berpengaruh. Karena keduanya bisa menjadi penjaga keseimbangan dan punya umpan-umpan akurat yang memanjakan pemain depan.
"Dan jika tim ini mempunyai Thom dan Mark sebagai playmaker di posisi 6, ya mereka akan menciptakan umpan-umpan luar biasa. Anda cuma perlu membiarkan keempat pemain depan bisa terbebas dan mereka akan menikmati permainan," pungkasnya.
Load more