Skandal Paspor Ternyata Masih Belum usai di Suriname, Bagaimana dengan Timnas Indonesia?
- REUTERS/Stelios Misinas
Pelatih Timnas Suriname, Henk Fraser, berada dalam kebingungan karena banyak pemainnya yang berada dalam status tak jelas. “Kedua negara harus bekerja sama dan memberikan kejelasan,” katanya.
“Anda hanya berurusan dengan orang-orang yang mengikuti kata hati mereka, yang ingin bermain sepak bola untuk Suriname, tetapi sekarang tidak tahu di mana posisi mereka. Mereka dihukum tanpa ampun dengan cara ini. Saya merasa itu benar-benar tidak dapat dipahami,” kata pelatih tim nasional, yang mengindikasikan bahwa beberapa pemain tidak turun bermain selama jeda internasional baru-baru ini karena ketidakpastian tersebut.
Salah satu pemain yang terdampak adalah Jean-Paul Boetius yang sudah debut dengan Suriname sejak 2025. Bersama dengan Tjaronn Chery dan Virgil Misidjan, dia berusaha untuk meraih kembali paspor Belanda.
Paspor Suriname-nya pada saat ini hanya membolehkannya tinggal selama setahun saja. Jadi, dia berniat untuk kembali menjadi warga Belanda lagi.
“Sekarang saya memiliki stiker di paspor Suriname saya, yang memberi saya izin tinggal untuk tinggal di Belanda. Tapi, itu hanya untuk satu tahun lagi. Ya, ini situasi yang sangat tidak menyenangkan. Saya hanya ingin menjadi warga negara Belanda lagi. Saya lahir dan dibesarkan di sini,” kata mantan pemain Feyenoord dan RKC tersebut.
Boetius merasa bahwa dirinya telah disesatkan karena memilih untuk membela Suriname. Namun, di sisi pribadi, mereka kehilangan haknya sebagai warga negara Belanda.
“Kami merasa disesatkan oleh orang-orang yang, ngomong-ngomong, sudah tidak bekerja lagi untuk federasi Suriname. Para pendahulu mereka memperkenalkan apa yang disebut paspor olahraga. Hanya saja… itu sama sekali tidak ada,” pungkasnya.
Load more