Terpukaunya Media Eropa Lihat Jay Idzes Meski Gagal Bantu Sassuolo Menang, Kapten Timnas Indonesia Dapat Sanjungan Tinggi
- REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Jakarta, tvOnenews.com - Jay Idzes tetap mendapat sorotan positif meski Sassuolo harus menelan kekalahan telak saat bertandang ke markas AS Roma. Penampilan bek Timnas Indonesia itu dinilai paling solid di lini pertahanan timnya.
Dalam laga terbarunya, Sassuolo dibuat tak berkutik ketika menghadapi Roma dalam lanjutan Serie A 2026-2027 di Stadion Olimpico, Minggu (8/11/2026) dini hari WIB. Mereka pulang tanpa membawa poin setelah kalah tiga gol tanpa balas.
Hasil tersebut menjadi malam yang mengecewakan bagi skuad I Neroverdi. Namun, di tengah buruknya penampilan tim, Jay Idzes justru mendapat penilaian lebih baik dibandingkan dua rekannya di jantung pertahanan.
Media Italia, Canale Sassuolo, memberikan perhatian khusus kepada bek berusia 26 tahun tersebut. Dalam ulasan rapor pemain, Idzes memperoleh nilai 5,5 atau menjadi yang tertinggi di antara tiga bek tengah Sassuolo.
Meski angka itu belum tergolong memuaskan, penilaian tersebut menunjukkan kontribusi Idzes di tengah tekanan besar. Ia dinilai mampu menjaga penampilan lebih stabil dibandingkan pemain lain di lini belakang.
Canale Sassuolo bahkan menyebut Idzes sebagai bek paling kokoh dalam pertandingan tersebut. Media lokal itu juga menyoroti keberaniannya membantu serangan ketika Sassuolo berusaha keluar dari tekanan.
"Dari ketiganya di lini pertahanan, dia yang paling solid, juga berbahaya dalam serangan dengan tembakan di akhir babak pertama yang meleset dari sasaran," tulis Canale Sassuolo.
Salah satu momen yang mendapat perhatian adalah percobaan tembakan Idzes menjelang turun minum. Meski belum menghasilkan gol, upaya tersebut memperlihatkan kontribusinya ketika ikut membantu serangan tim.
Penilaian positif itu terasa kontras dengan rapor dua bek tengah Sassuolo lainnya. Sebastian Walukiewicz hanya mendapat nilai 4, sedangkan Duje Caleta-Car harus puas dengan angka 5.
Walukiewicz bahkan menjadi sorotan setelah gol bunuh dirinya ikut memperburuk situasi Sassuolo. Sementara itu, Caleta-Car juga dinilai belum mampu memberikan perlindungan maksimal di lini belakang.
Di sisi lain, Roma tampil dominan dan mampu memanfaatkan sejumlah celah pertahanan tim tamu. Mario Hermoso membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-27 melalui gol pertamanya dalam pertandingan tersebut.
Tiga menit berselang, Roma kembali mencetak gol melalui situasi yang melibatkan Donyell Malen. Sepakannya mengenai Walukiewicz sebelum bola masuk ke gawang Sassuolo dan mengubah skor menjadi 2-0.
Keunggulan tuan rumah semakin sulit dikejar setelah Rodrigo Mora mencetak gol ketiga pada menit ke-58. Sassuolo gagal membalas hingga wasit meniup peluit panjang, sekaligus memastikan kemenangan 3-0 bagi Roma.
Sepanjang pertandingan, Idzes tetap berusaha menjalankan tugasnya di lini pertahanan. Ia juga beberapa kali mencoba membantu serangan, termasuk melalui tembakan yang menjadi catatan tersendiri dalam evaluasi Canale Sassuolo.
Kekalahan ini membuat Sassuolo harus segera melakukan pembenahan agar tidak semakin terpuruk. Mereka kini tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara Serie A dengan koleksi delapan poin.
Sebaliknya, tambahan tiga poin membuat Roma semakin kokoh dalam persaingan papan atas. Tim ibu kota Italia tersebut kini mengoleksi 27 poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara.
(sub)
Load more