Pemain Muda Asal Negeri 'Kapten Tsubasa' Banyak Bermain di Liga Top Eropa Pada Musim Ini, Ini Daftarnya
- Antara
6. Reo Hatate (Celtic) - 24 tahun
Reo Hatate menimba ilmu sepak bola di SMA Shizuoka Gakuen dan di Universitas Juntendo sebelum kemudian direkrut Kawasaki Frontale pada 2018 dan menjalani debutnya di J1 League pada 7 Desember 2019 saat melawan Hokkaido Consadole Sapporo.
Ia kemudian bermain 75 kali untuk Frontale, mencetak 12 gol dan 9 assist, mempersembahkan dua gelar J1 League, satu Piala Kaisar, dan 1 Piala Super Jepang untuk Frontale. Reo Hatate menjalani debutnya di timnas Jepang saat melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 29 Maret.
Hatate diboyong Celtic pada awal 2022, dan masih akan bermain di Liga Skotlandia musim ini. Ia tak sendiri di Celtic, ada beberapa pemain Jepang eks J.League lain yang juga bermain di sana bersamanya kini, yaitu Daizen Maeda, Kyogo Furuhashi, dan Yosuke Ideguchi.
7. Mizuki Arai (Gil Vicente) - 25 tahun
Tak seperti pemain Jepang kebanyakan, Mizuki Arai justru menjalani debut profesionalnya di Eropa, tepatnya di klub Liga Austria, SV Horn, pada 2016 setelah sempat menimba ilmu di akademi pemain muda Kashiwa Reysol dan Urawa Red Diamonds.
Arai kemudian kembali ke Liga Jepang pada 2017 untuk membela SC Sagamihara, Kataller Toyama, dan kemudian hijrah ke Tokyo Verdy pada musim panas 2019 lalu.
Musim panas tahun ini, Arai kembali ke Eropa usai diboyong oleh tim kasta teratas Liga Portugal, Gil Vicente. Di Jepang, Arai total bermain 11 kali untuk SC Sagamihara, 36 kali untuk Kataller Toyama, dan 65 kali untuk Tokyo Verdy di semua ajang.
8. Yukinari Sugawara (AZ Alkmaar) - 22 tahun
Yukinari Sugawara adalah bek kanan timnas Jepang yang mengawali kariernya di akademi pemain muda Nagoya Grampus dan menjalani debut di tim utama pada 24 Februari 2018 melawan Gamba Osaka.
Saat itu, ia masih berusia 17 tahun 7 bulan 27 hari, jadi pemain termuda kedua dalam sejarah J1 League saat menjalani debutnya. Sugawara hanya kalah dari Junichi Inamoto yang menjalani debutnya di J1 League pada 1997.
Sugawara juga jadi pemain termuda yang menandatangani kontrak profesional bersama Nagoya Grampus, klub yang ia bela hanya satu setengah musim sebelum hijrah ke Eropa bersama tim Liga Belanda, AZ Alkmaar. (umm/ant)
Load more