GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Paling Banyak Pantai, Indonesia Terbawah di AFF Beach Soccer Championship

Di kawasan Asia Tengara, Indonesia memiliki wilayah terluas dan pantai terbanyak. Tapi tim sepakbola pantai tersingkir di AFF Beach Soccer Championship 2022.
Jumat, 30 September 2022 - 10:23 WIB
Timnas sepakbola pantai Indonesia tersingkir di AFF Beach Soccer Championship.
Sumber :
  • pssi

Pattaya, Thailand – Di kawasan Asia Tengara, Indonesia memiliki wilayah terluas dan pantai terbanyak. Tapi tim sepakbola pantai tersingkir di AFF Beach Soccer Championship 2022.

Tim nasional sepakbola pantai Indonesia menderita kekalahan kedua beruntung di turnamen AFF Beach Soccer Championship 2022. Setelah kalah 3-5 oleh tuan rumah Thailand pada pertandingan pertama, Timnas menegak angka lebih besar, 2-9, dari Malaysia pada laga kedua, Kamis (29/09/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia sebenarnya membuat gol lebih dulu pada laga kedua AFF Beach Soccer Championship 2022 di Pantai Pattaya, Thailand. I Komang Sujana membuka skor pada menit 6. Tapi Malaysia cepat membalas dengan gol beruntun Mohammad Zaharim (menit 8) dan Muhammad Qushairie (9).

Mohammad Hasrol menyusul pada menit 12. Selang tiga menit, Zaharim menambahkan dengan gol keduanya. Muhammad Fitrah ikut memperbesar keunggulan Malaysia.

Hasrol dan Fitrah kemudian ikut mencatat brace dalam waktu berurutan, menit 30 dan 32. Muhammad Ashrey mempertelak keunggulan Malaysia dengan gol pada menit 35.

Semenit kemudian, I Dewa Kadek Dwipayudha memperkecil ketinggalan Indonesia. Namun sembilan gelontoran gol Malaysia terlalu banyak hingga skor akhir menjadi 9-2.

 

Pelajaran Sangat Berharga

Pelatih timnas sepakbola pantai Indonesia, Ida Nyoman Mahayasa, mengakui kekalahan. Mahayasa menyatakan, kondisi fisik para pemainnya sudah menurun setelah terkuras saat melawan Thailand.

“Para pemain sudah habis-habisan di turnamen ini, terutama ketika laga pertama melawan tim tuan rumah Thailand. Faktor kondisi fisik kami yang kurang prima, persiapan dan jadwal pertandingan yang tidak ada waktu libur, merupakan rentetan dari hasil dua kekalahan ini,” tutur Mahayasa.

“Malaysia mendapat kesempatan rehat sejenak. Tak langsung bermain. Dan juga di laga pembuka, mereka bisa melihat kami bermain melawan Thailand. Sedangkan kami, mungkin kalau dibandingkan dua tim lainnya, persiapan kami masih kurang.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahayasa melanjutkan alasan kekalahan Timnas. “Malaysia melihat kekurangan itu dan memanfaatkan kelemahan kondisi fisik kami. Ini menjadi pelajaran yang maha berharga bagi tim ini. Ke depan, kami akan mempersiapkan tim lebih baik lagi,” jelas pelatih asal Bali.

Pencetak gol pertama, I Komang Sujana mengatakan, sudah berusaha semaksimal mungkin. “Apa yang sudah diajarkan oleh pelatih sudah kami terapkan, namun memang persiapan kami, seperti kata pelatih, latihan kami sangat minim waktunya,” ujar Komang Sujana.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi menghadapi masa pensiun kini jadi perhatian banyak orang. Mulai dari pengelolaan keuangan, investasi, hingga tetap produktif di usia senja menjadi kunci hidup tenang
Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Wapres Gibran menyebut kebutuhan garam nasional mencapai 5 juta ton per tahun dan belum terpenuhi. Proyek garam di Rote Timur didorong segera aktif.
Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Gubernur Sherly Tjoanda berhasil membawa pulang uang miliaran rupiah untuk APBD Maluku Utara. Sherly Tjoanda menegaskan ini hasil kerja bersama selama ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT