GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendagri dan Kepala Polisi Korsel Didesak Mundur Buntut Tragedi Pesta Halloween di Itaewon

Usai tragedi Pesta Halloween di Itaewon korsel yang tewaskan 156 orang 29 Oktober, Partai Demokrat desak Menteri Dalam Negeri dan Kepala Polisi Nasional mundur.
Jumat, 4 November 2022 - 21:51 WIB
Bunga yang di taruh di sepanjang jalan Itaewon untuk mengenang korban
Sumber :
  • viva

Jakarta - Usai tragedi Pesta Halloween di Itaewon yang menewaskan 156 orang pada 29 Oktober lalu, oposisi utama pemerintahan Korea Selatan, Partai Demokrat, mendesak Menteri Dalam Negeri Lee Sang Min dan Kepala Polisi Nasional Yoon Hee Keun untuk mundur.

Sebagai kepala keamanan publik, Lee dianggap wajib bertanggung jawab atas insiden yang memakan korban itu. Selain itu, Yoon juga diseret karena polisi tak bergerak cepat usai menerima 11 panggilan darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menteri Lee dan Komisaris Jenderal Yoon Hee Keun (Kepala polisi nasional Korsel) harus segera dipecat," katanya dikutip Yonhap, Korsel, Selasa (2/11/2022).

Satu Pendapat, Anggota Majelis Nasional Korsel Jang Kyung Tae meminta Presiden Yoon Suk Yeol memecat Lee buntut tragedi Pesta Halloween di Itaewon.

Selain itu, Jang juga meminta Wali Kota Seoul Oh Se Hoon agar mengundurkan diri.

Di lain sisi, partai memiliki kuasa saat ini Partai Kekuatan Rakyat (PPP) mengakui perlu meminta pertanggung jawaban pejabat terkait. Namun, mereka menyatakan pemerintah tak perlu mengambil keputusan dengan tergesa-gesa.

"Mengambil tindakan disipliner terhadap pejabat harus dilakukan setelah penyelidikan yang akurat soal penyebab insiden dan harus berdasarkan temuan yang ada," ucap ketua sementara PPP Chung Jin Suk.

Baru-baru ini, Badan Kepolisian Nasional Korsel memecat dua pejabat polisi.

Mereka yakni Kepala polisi sektor Yongsan, tempat Itaewon berada, Lee Im Je dan Inspektur Senior Ryu Min Jin yang bertugas di daerah lokasi tragedi Itaewon.

Usai melakukan pemecatan itu, pihak berwenang akan meminta penyelidikan resmi terhadap petugas lain yang lalai dalam bertugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Tokoh-tokoh terkait) akan mengambil tanggung jawab yang sesuai bergantung hasil penyelidikan, kata salah satu pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Korsel, Kim Sung Ho, seperti dikutip dari Korea Herald.

Kantor kepresidenan Korsel juga menyatakan akan mengambil tindakan lebih lanjut jika masih ada keraguan.(mg2/muu)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komoditas Kakao di Kepulauan Yapen Papua Bangkit, Punya Potensi Ekspor Rp108 Miliar Setahun

Komoditas Kakao di Kepulauan Yapen Papua Bangkit, Punya Potensi Ekspor Rp108 Miliar Setahun

Saat ini, Kampung Konti Unai di Kepulauan Yapen memiliki sekitar 200 hektar lahan kakao yang dikelola sekitar 150 petani Orang Asli Papua.
Tertibkan PKL Cicadas Bandung, Dedi Mulyadi: Kios-kiosnya Dirapikan, Nanti Saya Beri Solusi Pekerjaan untuk Pedagangnya

Tertibkan PKL Cicadas Bandung, Dedi Mulyadi: Kios-kiosnya Dirapikan, Nanti Saya Beri Solusi Pekerjaan untuk Pedagangnya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Cicadas, Kota Bandung. 
‎Alasan Carlo Ancelotti Kembali Panggil Neymar ke Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Dia Masih Punya Kualitas Besar

‎Alasan Carlo Ancelotti Kembali Panggil Neymar ke Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Dia Masih Punya Kualitas Besar

Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, membeberkan alasan di balik keputusannya kembali memanggil Neymar ke skuad Selecao untuk pentas Piala Dunia 2026.
Tak Kunjung Terbang ke Korea, Megawati Hangestri Ternyata Diminta Satu Hal Ini Sebelum Gabung Hyundai Hillstate

Tak Kunjung Terbang ke Korea, Megawati Hangestri Ternyata Diminta Satu Hal Ini Sebelum Gabung Hyundai Hillstate

Terungkap alasan Megawati Hangestri tak kunjung terbang ke Korea, ternyata Megatron diminta pastikan satu hal ini sebelum bergabung dengan Hyundai Hillstate.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Harga Emas Antam Hari Ini 19 Mei 2026 Naik Rp25.000, Harganya Jadi Rp2.789.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Mei 2026 Naik Rp25.000, Harganya Jadi Rp2.789.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini menyentuh angka Rp2.789.000 per gram.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Dalam menjalankan usaha, pedagang berharap dagangannya ramai pembeli, mendatangkan keuntungan halal, serta dipenuhi keberkahan. Bacalah doa penglaris dagangan
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT