Kejutan di Zona Liga Champions: Como Tekuk Roma Usai 10 Pemain Giallorossi
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Como 1907 sukses bangkit untuk mengalahkan AS Roma 2-1 di laga panas Serie A yang digelar di Stadion Stadio Giuseppe Sinigaglia, Senin (16/3/2026).
Kemenangan itu sekaligus melesat ke posisi keempat zona Liga Champions.
Kemenangan ini terasa dramatis, mengingat Roma bermain dengan 10 pemain setelah Wesley mendapat kartu merah yang kontroversial.
Pertandingan ini menjadi duel tak terduga untuk kualifikasi Liga Champions. Kedua tim sama-sama bersaing di posisi keempat klasemen, meski Como sempat disalip Juventus yang menang atas Udinese sebelumnya.
Tuan rumah Como datang dengan catatan tiga kemenangan beruntun, tanpa Jayden Addai dan Maxi Perrone yang belum fit sepenuhnya, dan mengejutkan dengan formasi tiga bek.
Sementara itu, Roma masih tanpa Matias Soulé, Paulo Dybala, Artem Dovbyk, dan Evan Ferguson, plus Evan Ndicka yang diskors.
Gol pembuka tercipta dari penalti Donyell Malen setelah El Shaarawy dijatuhkan Diego Carlos di awal laga.
Malen mengeksekusi penalti dengan keras ke sudut bawah gawang, membawa Roma memimpin lebih dulu.
Namun Como tidak tinggal diam. Nico Paz dan Alex Valle beberapa kali menguji kiper Mile Svilar, dengan Wesley melakukan serangkaian blok penting, termasuk menghentikan peluang Sergi Roberto.
Peluang terbaik Como di babak pertama terjadi menjelang jeda, ketika Caqueret mengecoh Svilar dan memberi umpan kepada Nico Paz, tetapi tembakannya melenceng dari sasaran.
Babak kedua membawa perubahan dramatis. Pelatih Roma, Cesc Fabregas, melakukan pergantian ganda untuk menambah daya serang.
Namun, Como justru mencetak gol balasan melalui Tasos Douvikas yang lolos dari jebakan offside dan mengejutkan Svilar dengan tembakan bawah gawang.
Kondisi semakin berat bagi Roma ketika Wesley menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran yang dianggap sangat tidak adil terhadap Assane Diao.
VAR tidak bisa campur tangan karena protokol, sehingga Roma harus bermain dengan 10 orang.
Como akhirnya memanfaatkan situasi ini. Diego Carlos mencetak gol kemenangan dari bola rebound, gol pertamanya di Serie A, menjelang akhir laga.
Da Cunha dan Martin Baturina hampir menambah gol, tetapi Svilar dan mistar gawang menahan percobaan mereka.
Load more