Juventus 'Kuburan Para Bintang'? Arthur Melo dan Deretan Nama Besar Jadi Bukti
- Instagram/@arthurmelo
Kenangan Barcelona dan Ambisi Timnas Brasil
Meninggalkan Barcelona juga meninggalkan kesan emosional bagi Arthur.
Ia menyebut keputusan tersebut sebagai pengalaman penuh rasa campur aduk.
“Ini meninggalkan rasa campur aduk, saya bahagia di sana. Tetapi Juventus memungkinkan saya untuk menemukan budaya lain dan tumbuh sebagai seorang pria,” jelasnya.
Kini, Arthur menatap target lebih tinggi, yakni kembali ke tim nasional Brasil dan tampil di Piala Dunia bersama pelatih Carlo Ancelotti.
Tak lupa, ia juga menyoroti dua talenta muda Gremio, Luis Guedes dan Gabriel Mec yang menurutnya layak menjadi perhatian sebagai bintang masa depan.
Kasus Arthur ternyata bukan yang pertama. Dalam beberapa tahun terakhir, Juventus kerap menjadi “kuburan” bagi sejumlah pemain bintang yang gagal menampilkan performa terbaiknya.
Berikut deretan bintang yang “redup” di Juventus:
1. Aaron Ramsey
- Instagram/@aaronramsey
Salah satu yang paling mencolok adalah Aaron Ramsey. Didatangkan dengan status bebas transfer dari Arsenal, Ramsey digadang-gadang menjadi motor lini tengah.
Namun, cedera berkepanjangan membuatnya kesulitan tampil konsisten hingga akhirnya dilepas.
2. Adrien Rabiot
- Instagram/@adrienrabiot_25
Meski sempat menunjukkan peningkatan, gelandang asal Prancis ini kerap dikritik karena inkonsistensi dan gagal memenuhi ekspektasi tinggi sejak direkrut dari Paris Saint-Germain (PSG).
3. Douglas Costa
Nama lain yang tak kalah mengecewakan adalah Douglas Costa. Winger lincah ini sempat menjanjikan di musim awal, tetapi cedera berulang membuat kontribusinya semakin menurun drastis.
4. Alvaro Morata
- Instagram/@alvaromorata
Alvaro Morata juga mengalami pasang surut. Meski sempat tampil tajam, ia gagal menjadi striker utama yang konsisten untuk jangka panjang.
5. Paulo Dybala
Paulo Dybala pun sempat mengalami penurunan performa signifikan di tahun-tahun terakhirnya bersama Juventus sebelum akhirnya hengkang.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa tekanan besar, perubahan manajemen, serta dinamika internal klub kerap membuat pemain bintang kesulitan berkembang di Turin.
Kini, kisah kebangkitan Arthur Melo di Brasil seolah menjadi pengingat,m bahwa terkadang, untuk menemukan kembali jati diri, seorang pemain harus “pulang” terlebih dahulu sebelum kembali menantang panggung terbesar.
Load more