Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga
- instagram Kevin Diks
tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, mencatatkan momen bersejarah di kompetisi sepak bola tertinggi Jerman, Bundesliga.
Pemain berusia 29 tahun itu resmi menjadi pesepak bola Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten dalam pertandingan liga tersebut.
Sejarah tersebut tercipta ketika Diks memperkuat klubnya, Borussia Mönchengladbach, saat menghadapi FC St. Pauli pada pekan ke-26 Bundesliga yang berlangsung Sabtu (14/3/2026) dini hari WIB.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan penting bagi Gladbach.
Selain membantu tim meraih tiga poin, Diks juga mendapatkan kehormatan besar memimpin tim di atas lapangan.
- Borussia Monchengladbach
Momen bersejarah itu terjadi menjelang akhir pertandingan. Memasuki menit ke-80, kapten utama Borussia Mönchengladbach harus meninggalkan lapangan karena mengalami cedera.
Dalam situasi tersebut, ban kapten kemudian diserahkan kepada Kevin Diks.
Tanpa ragu, bek Timnas Indonesia itu mengambil tanggung jawab untuk memimpin rekan-rekannya hingga peluit akhir dibunyikan.
Meski hanya mengenakan ban kapten selama beberapa menit, momen tersebut tetap menjadi catatan penting dalam sejarah sepak bola Indonesia di kompetisi Eropa.
Tak hanya soal status kapten, Diks juga tampil impresif sepanjang pertandingan.
Ia dipercaya mengisi posisi bek tengah dalam formasi tiga bek yang diterapkan tim.
Sepanjang 90 menit permainan, kontribusinya sangat terasa dalam menjaga lini pertahanan tim berjuluk Die Fohlen tersebut.
"Kunci kemenangan hari ini adalah pertahanan kami. Kami bermain sangat rapat dan solid, tetap fokus serta tenang saat menguasai bola," ucap Kevin Diks, dikutip dari laman resmi klub.
Menurutnya, kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena diraih melalui kerja sama tim yang kuat.
"Kami semua siap menghadapi tantangan hari ini dan percaya bisa melakukannya sebagai sebuah tim. Itu membuat hasil ini terasa semakin istimewa karena kami mampu mencatatkan clean sheet dan meraih kemenangan pada akhirnya," sambungnya.
Berdasarkan data dari FotMob, performa Diks di laga tersebut cukup menonjol.
- Instagram @kevindiks2
Ia mencatatkan lima sapuan, dua intersep, lima kali pemulihan bola, satu tekel sukses, serta akurasi umpan mencapai 83 persen.
Karier Kevin Diks di Eropa memang terus menunjukkan perkembangan.
Sebelum bermain di Bundesliga bersama Borussia Mönchengladbach, ia juga sempat memperkuat sejumlah klub Eropa seperti Vitesse Arnhem dan Fiorentina.
Pengalaman bermain di berbagai kompetisi top Eropa membuatnya semakin matang sebagai pemain bertahan.
Pencapaian menjadi kapten di Bundesliga bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Diks, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Dengan semakin banyak pemain Indonesia yang berkarier di liga-liga elite Eropa, peluang untuk melihat prestasi serupa di masa depan pun semakin terbuka lebar.
(tsy)
Load more