Debut Alvaro Arbeloa Diledek San Marino, Real Madrid Diajak Sparring Negara Rangking Bawah FIFA
- Real Madrid
tvOnenews.com - Real Madrid asuhan caretaker Alvaro Arbeloa secara mengejutkan tersingkir oleh tim divisi bawah Albacete dalam babak 16 besar Copa Del Rey.
Momen ini lantas jadi bahan olok-olokan para rival. Namun, ada satu hal lucu ketika negara terbawah ranking FIFA yakni San Marino mengajak Real Madrid uji tanding.
Los Blancos memainkan laga perdananya sepeninggal Xabi Alonso ketika berhadapan dengan klub Segunda Division Albacete dalam babak 16 besar Copa Del Rey.
Alvaro Arbeloa yang ditunjuk sebagai pengganti sementara Xabi Alonso jelas optimis bahwa performa Real Madrid tak terganggu atas dinamika itu.
Kendati demikian, fakta yang terjadi justru sebaliknya. Real Madrid disingkirkan secara dramatis oleh Albacete yang berstatus sebagai tuan rumah.
Gol dramatis dari Jefte Betancor pada menit 90+4 membuyarkan asa Real Madrid. Sebelumnya, dia dan Javi Villar sudah dua kali menjalankan bola ke gawang Andriy Lunin.
Sementara itu, Real Madrid tidak mampu berbuat banyak dan hanya bisa membalas keunggulan Albacete lewat gol Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia.

- REUTERS/Pablo Morano
Kekalahan atas Albacete sekaligus memupuskan harapan El Real ke babak perempat final. Lebih parahnya lagi, ini jadi hasil minor berturut-turut bagi mereka.
Pada akhir pekan kemarin, Real Madrid dipermalukan Barcelona di final Piala Super Spanyol. Hasil ini jugalah yang menjadi sebab Xabi Alonso dilengserkan.
Di sisi lain, rangkaian hasil memalukan yang didapat Real Madrid dalam satu pekan terakhir menjadi bahan olok-olokan di media sosial oleh fans bola lainnya.
Ada yang meledek debut Alvaro Arbeloa yang justru tidak membuat Real Madrid menjadi lebih baik setelah disingkirkan tim divisi bawah Albacete dari Copa Del Rey.
Akan tetapi, ada satu troll yang cukup menarik perhatian fans sepak bola dunia ketika timnas San Marino juga ikut meledek kekalahan Real Madrid.
Melalui cuitan akun X @sanmarinoteam, mereka menganggap Real Madrid mempermalukan diri sendiri. Lebih lucunya lagi, San Marino sampai mengajak uji tanding.
“Hai, @realmadrid. Kami melihat kalian tersingkir oleh tim divisi dua dari Spanyol dan kalian kembali mempermalukan diri sendiri,“ tulis @sanmarinoteam.Â
“Saya rasa kita berada di posisi yang tepat untuk bermain melawan kalian; saya rasa kita berada di level yang sama karena kita juga sering mempermalukan diri sendiri. Mari kita bermain kapan pun kalian siap. Salam,“ lanjutnya.
Hola, @realmadrid. Observamos que los eliminó un equipo de segunda división de España y que volvieron a hacer un papelón. Creo que estamos en condiciones de jugar contra ustedes, creo que tenemos niveles parecidos ya que también hacemos papelones. Cuando quieran jugamos. Abrazo.
— San Marino Fútbol ?? (@SanMarinoTeam) January 14, 2026
Ini bukan kali pertama San Marino meledek Real Madrid. Pada November 2024 lalu, mereka melakukan hal serupa usai El Real raih dua kekalahan beruntun di Bernabeu atas Barcelona (0-4) dan AC Milan (1-3).
Lagi-lagi, San Marino mengajak Real Madrid uji tanding lantaran klub asal Spanyol tersebut telah kebobolan tujuh gol, jumlah yang sama ketika negara itu dibantai dalam satu laga.
Sekadar informasi, San Marino merupakan negara dengan ranking paling buncit di klasemen dunia menurut FIFA. Mereka berada di posisi 210 dari 210 tim yang terdaftar.
Saking buruknya, San Marino harus menunggu bertahun-tahun untuk menang. Ini karena pemain dari negara tersebut bukanlah berprofesi sebagai pesepakbola secara penuh.
Terakhir kali San Marino meraih kemenangan adalah di UEFA Nations League 2024/2025. Ketika itu, mereka mengalahkan Liechtenstein dengan skor tipis 1-0.
Sebelum menang atas Liechtenstein, San Marino sempat puasa kemenangan selama 140 laga. Terakhir kali mereka raih hasil positif adalah pada bulan April 2004.
(han)
Load more