News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ranking Pemain Brasil di Barcelona Sejak 1990, Siapa Paling Sukses? (1)

Sebelum Raphinha resmi bergabung dari Leeds United, ada 27 pemain Brasil di Barcelona sejak 1990. Siapa saja Brasileros yang sukses berkarier bersama Blaugrana?
Sabtu, 16 Juli 2022 - 19:07 WIB
Romario, Ronaldo dan Rivaldo simbol Brasil di Barcelona pada 1990-an.
Sumber :
  • fcbarcelona

Barcelona, Spanyol – Sebelum Raphinha resmi bergabung dari Leeds United, ada 27 pemain Brasil di Barcelona sejak 1990. Siapa saja Brasileros yang sukses berkarier bersama Blaugrana?

Terhitung hanya dari awal 1990, sudah 27 Brasileros pernah berkarier dalam seragam Blaugrana (Biru-Merah Hati). Mengisi semua tempat di squad, dari kiper, bek, gelandang, sampai striker, para pemain Brasil bahkan bisa membentuk dua tim lebih di Barcelona.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dalam tiga dekade lebih sejak 1990 hingga 2022, tak semua nama dari Negeri Samba mencatat kisah gemilang di Camp Nou. Jika berdasarkan prestasi pribadi dan jumlah trofi, rombongan Brasilero bisa masuk dalam dua kelompok, para bintang top dan kumpulan pendatang yang flop, di Barcelona.

Berikut bagian pertama serial tulisan tentang 11 pemain top Brasil versi tvonenews.com:

Pemain Top Brasil di Barca

11. Romario (1993-1995)

Romario de Souza Faria ialah pemain nasional Brasil yang identik dengan nomor kostum 11. Tapi agak sulit menempatkan Romario de Souza di urutan 11 dalam daftar Brasileros yang sukses di Barcelona. Bergabung selama dua musim, 1993 sampai 1995, Romario mempersembahkan hanya satu trofi.

Tapi saat menghadirkan gelar juara Liga Spanyol pada musim 1993-1994, Romario sekaligus menyatukan dengan penghargaan individu. Kerap berperan sebagai pemain nomor 9, 10 atau 11, bintang Brasil tampil selaku top scorer La Liga atau peraih trofi Pichichi dengan 30 gol.   

Ketajamannya berlanjut ke Piala Dunia 1994. Seusai membawa Barcelona juara La Liga, Romario tampil gemilang bersama tim nasional Brasil hingga menjadi juara di Amerika Serikat. Namun saat pulang ke Barca, si bengal yang doyan pesta tak lagi mampu memberi titel pemenang bagi Blaugrana.

Koleksi juara:

La Liga: 1993–94

10. Giovanni Silva de Oliveira (1996–1999)

Giovanni senang mengenakan nomor 10. Berperan sebagai gelandang serang dan playmaker, Giovanni Silva de Oliveira pantas pula menempati urutan ke-10 pemain top Brasil di Barcelona. Ia kerap jadi hero saat melawan rival abadi, Real Madrid. Tiga musim, ia memberi dua gelar juara La Liga dan dua trofi lain.

Kiprah Giovanni berakhir setelah kedatangan pelatih Louis van Gaal di Barca. “Van Gaal ialah Hitler bagi pemain Brasil; ia sombong, angkuh dan punya masalah,” ungkap Gio setelah pindah dari Camp Nou.

Koleksi juara:

La Liga: 1997–98, 1998–99

Copa del Rey: 1996–97, 1997–98

Supercopa de España: 1996

UEFA Cup Winners' Cup: 1996–97

UEFA Super Cup: 1997

9. Ronaldo (1996-1997)

Ronaldo ialah nomor 9 sejati. Tergolong striker terbaik dunia, terutama pada kurun 1990-an, sepakbola mengenal hanya satu legenda bernama Ronaldo, sebelum kelak muncul Cristiano Ronaldo. Fenomena yang telah menyihir dunia sejak masa remaja, Luis Nazario de Lima sangat brilian di Barcelona.

Meski hanya satu musim di Camp Nou, Ronaldo meninggalkan memori berkesan. Ia meraih trofi Pichichi sebagai top scorer Liga Spanyol dengan 34 gol dari 37 pertandingan saat Barca menjadi runner-up Liga.

Dalam semusim, R9 menghadirkan tiga trofi. Wajar bila Barcelonistas tetap menganggap ia sebagai legenda kendati kelak ia lebih lama memperkuat klub rival, Real Madrid.

Koleksi juara:

UEFA Cup Winners' Cup: 1996–97

Copa del Rey: 1996–97

Supercopa de España: 1996

8. Rivaldo (1997-2002)

Sepeninggal Ronaldo Luis, Barcelona langsung beralih kepada tandemnya di tim nasional Brasil, Rivaldo Vítor Borba Ferreira. Barca mengambil Rivaldo dari rival di Liga Spanyol, Deportivo La Coruna, untuk berpadu dengan mantan pendukung Ronaldo, Giovanni Silva de Oliveira.

Rivaldo langsung menyerahkan dua trofi La Liga secara beruntun, 1997–98 dan 1998–99. Setelah Giovanni pindah, si kidal mengganti nomor kostumnya, dari 11 ke 10 meski tak lagi menghaturkan gelar juara sepeninggal rekannya.

Koleksi juara:

La Liga: 1997–98, 1998–99

Copa del Rey: 1997–98

UEFA Super Cup: 1997

 

7. Juliano Belletti (2004–2007)

Barcelona benar-benar mulai menikmati koneksi sukses dengan pemain Brasil saat menyongsong pertengahan era 2000-an. Barca mendatangkan tiga anak Brasileros, yakni gelandang bertahan Edmilson dan dua bek sayap, Sylvinho dan Juliano Belletti dari berbagai klub.

Juliano Belletti berjuang keras untuk mendapat tempat di inti Barcelona. Tak selalu jadi pilihan di bek kanan, tapi ia berjasa dengan satu-satunya gol yang ia peroleh selama memperkuat Barca kala ia masuk dari bangku cadangan dan jadi penentu kemenangan Blaugrana pada final Liga Champions 2006.

Koleksi juara:

La Liga: 2004–05, 2005–06

Supercopa de España: 2005, 2006

UEFA Champions League: 2005–06

6. Edmilson (2004-2008)

Satu dari lima pemain Brasili di squad Barcelona pada final Champions League 2006, Edmilson memberi ketenangan dan kebanggaan bagi Ronaldinho, Juliano Belletti, Sylvinho dan Thiago Motta, dengan peran sebagai penyeimbang di lini tengah Barca.

Sebagai pemain serbaguna di barisan tengah, Edmilson termasuk anggota tim era pelatih Frank Rijkaard yang paling sering main. Ia juga merupakan bagian inti tim nasional Brasil saat juara Piala Dunia 2002 dengan membuat satu-satunya gol internasional sewaktu ia main di Korea-Japan 2002.

Koleksi juara:

La Liga: 2004–05, 2005–06

Supercopa de España: 2005, 2006

UEFA Champions League: 2005–06

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Siapa lima besar di kelompok 11 pemain top Brasil di Barcelona? Lanjutkan pada bagian kedua tulisan serial tentang kiprah Brasileros sukses di Barca. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSSI Sebut Ada Dugaan Kelalaian Perangkat Pertandingan yang Berujung Keributan di EPA U-20

PSSI Sebut Ada Dugaan Kelalaian Perangkat Pertandingan yang Berujung Keributan di EPA U-20

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyebut ada dugaan kelalaian perangkat pertandingan yang menyebabkan terjadinya keributan dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Pimpin Klasemen WSBK, Nama-nama Besar di MotoGP Bikin Pembalap Ini Ragu Bisa Jadi Rekan Satu Tim Marc Marquez di Ducati Musim Depan

Pimpin Klasemen WSBK, Nama-nama Besar di MotoGP Bikin Pembalap Ini Ragu Bisa Jadi Rekan Satu Tim Marc Marquez di Ducati Musim Depan

Pimpinan klasemen WorldSBK, Nicolo Bulega, mengonfirmasi bahwa dirinya sedang menjalin pembicaraan dengan beberapa tim demi mewujudkan mimpi tampil di MotoGP pada 2027.
Dikritik MUI, Pemprov DKI Akui Sulit Matikan Ikan Sapu-sapu dalam Jumlah Banyak

Dikritik MUI, Pemprov DKI Akui Sulit Matikan Ikan Sapu-sapu dalam Jumlah Banyak

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Hasudungan Sidabalok mengatakan, penguburan ikan sapu-sapu dalam kondisi hidup sulit dihindari.
Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Perkotaan di Tengah Isu Urbanisasi, Mendagri Soroti Peran Strategis sebagai Pusat Ekonomi

Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Perkotaan di Tengah Isu Urbanisasi, Mendagri Soroti Peran Strategis sebagai Pusat Ekonomi

Mendagri menilai, jika pembangunan kota tidak dirancang dengan baik, maka efek jangka panjangnya bisa sangat berat, mulai dari mahalnya biaya hidup hingga menurunnya kualitas hidup masyarakat.
Menteri Pertanian - ITS Perkuat Kolaborasi Hilirisasi Energi, Ujicoba Produksi Bensin Sawit Skala Mikro

Menteri Pertanian - ITS Perkuat Kolaborasi Hilirisasi Energi, Ujicoba Produksi Bensin Sawit Skala Mikro

Menteri Pertanian (Mentan) RI Dr Ir Andi Amran Sulaiman MP hadir dalam perhelatan Wisuda ke-133 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada hari kedua.
Harapan Ibunda Fadly Alberto Pupus Akibat Emosi Sang Anak, Padahal Pernah Berdoa untuk Kesuksesannya

Harapan Ibunda Fadly Alberto Pupus Akibat Emosi Sang Anak, Padahal Pernah Berdoa untuk Kesuksesannya

Kisah Fadly Alberto kembali menjadi sorotan setelah aksinya di lapangan memicu kontroversi dan berujung pada kritik publik. Di balik itu, sang ibunda, Piana.

Trending

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT