Foto Ketum PSSI Periksa Lapangan JIS dari Pinggir Viral, Ternyata....
- Twitter @bos_sir
tvOnenews.com - Jakarta International Stadium (JIS) terus menuai polemik setelah dicalonkan menjadi salah satu venue di Piala Dunia U-17 2023.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah soal kualitas rumput yang disebut-sebut tidak berstandar FIFA, sehingga harus diganti.
Hal ini seusai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, bersama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir meninjau langsung.
Basuki dan Erick pun ditemani Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono untuk melihat kondisi terkini JIS, Selasa (4/7).
Sesudah meninjau langsung, Basuki sempat menyebut bahwa rumput menjadi salah satu faktor yang harus segera dibenahi agar sesuai standar FIFA.
"Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yg memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk dalam standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang," ujar Basuki.
Namun, media sosial digemparkan oleh sejumlah foto yang menggambarkan bahwa peninjauan rumput dilakukan di luar lapangan utama.
Akun Twitter, @bos_sir, mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan pejabat pemangku kepentingan meninjau rumput dari luar lapangan.
![]()
"Kocak! Yg diperiksa rumput di pinggir luar lapangan. Keliatan kan bedanya? Yg diinjak wartawan adalah rumput lapangan utama, yg dibongkar rumput pinggir lapangan. Siapakah ahli yg di tunjuk? Jangan2 pengusaha rumput? Tanya media yg biasa investigasi @Metro_TV @tvOneNews @KompasTV," tulis akun La Ode Basir itu.
PUPR akan Tambah Akses di JIS
Ia menerangkan bahwa menurut hasil simulasi Jakpro, akses Stadion JIS masih harus dievaluasi kembali.
Hal ini karena hanya terdapat satu akses menuju Stadion JIS yang menurutnya berbahaya.
"Akses dari Stadion keluar penonton, menurut Jakpro sudah cukup dan pernah simulasi, ada 15 menit. Ada 82.000 penonton ini kapasitas, 15 menit sesuai dengan kalau GBK standarnya FIFA dulu itu harus kosong dengan selamat, simulasinya menurut beliau sudah oke, nanti akan kita lihat evaluasi lagi," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam acara kunjungan ke JIS pada Selasa (4/7/2023).
"Kemudian akses ke stadion yang ada sekarang hanya satu, menurut saya ini berbahaya, securitynya apalagi di lingkungan penduduk," ujarnya.
Kementerian PUPR berencana akan menambah lima akses lagi menuju Stadion JIS dengan membangun jembatan penyebrangan hingga menambah stasiun kereta di sekitar kawasan JIS.
"Jadi akan kita tambah lagi lima akses lagi untuk baik itu dengan jembatan-jembatan penyebrangan karena kemarin pengalaman menurut Jakmania ada banyak yang parkir di Ancol sehingga kalau mau ke sini harus muter," jelasnya.
"Jadi akan kita bangunkan jembatan supaya lebih cepat, kemudian juga untuk stasiun-stasiun kereta api kalau ada dari stasiun bahas itu kita akan bawa ke sini," tambahnya.
Semua pihak akan saling bekerjasama untuk mengevaluasi Stadion JIS agar perbaikan aksesnya bisa selesai lebih cepat. Sehingga JIS dapat memenuhi standar FIFA untuk bisa dipakai sebagai venue Piala Dunia U-17.
"Jasa Marga akan kita percepat selesai untuk bisa jadi akses lagi. Semua kita keroyokan, ada yang dikerjakan oleh bapak Gubernur DKI, ada yang dikerjakan oleh PUPR, ada yang dikerjakan oleh KAI, Jasa Marga," imbuhnya.
"Jadi semua kerjasama untuk bisa yang nanti kalau diperiksa FIFA bisa memenuhi syarat untuk bisa dipakai, sayang kalau stadion yang sudah begini ga akan memenuhi syarat, sangat disayangkan," sambungnya lagi.
Kementerian PUPR tengah mengupayakan agar Stadion JIS dapat memenuhi standar FIFA dengan mengevaluasi pembangunan JIS dari sisi teknisnya.
"Untuk itu kita upayakan supaya ini bisa masuk kriteria standar FIFA, saya kira itu kami dari Kementerian PUPR mengevaluasi secara teknisnya, itu yang kita dapatkan," tandasnya. (viva/hsn/fan)
Load more