LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Wasit Matar Ali Al Hatmi Qasim (kiri) memberikan kartu merah kepada pesepak bola Thailand Jonathan Khemdee (kedua kiri) saat pertandingan Final Sepak Bola SEA Games 2023
Sumber :
  • Antara

Tiga Pemain Tim Nasional Indonesia U-22 Dijatuhi Hukuman oleh AFC Terkait Insiden Kontra Thailand di Final SEA Games 2023

AFC jatuhi hukuman sebanyak tiga pemain tim nasional Indonesia U-22, akibat insiden yang terjadi pada final SEA Games 2023 melawan Thailand.

Kamis, 13 Juli 2023 - 04:25 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) jatuhi hukuman sebanyak tiga pemain tim nasional Indonesia U-22, akibat insiden yang terjadi pada final SEA Games 2023 melawan Thailand.

Pada pertandingan yang kemudian dimenangi oleh timnas Indonesia U-22 dengan skor 5-2 itu, sempat terjadi keributan antara kedua kubu. Sejumlah pemain dan ofisial dari kedua tim terlibat adu pukul menjelang pertandingan usai.

AFC kemudian melakukan penyelidikan terkait kericuhan tersebut, dan setelah Komite Etik dan Disiplin badan tersebut melakukan pertemuan pada 11 Juli, didapat keputusan untuk menjatuhkan hukuman kepada pihak-pihak yang terlibat melalui keterangan yang terdapat di laman resmi organisasi tersebut.

Tiga orang pemain timnas Indonesia dijatuhi sanksi larangan bermain dan denda, yakni Titan Agung Bagus, Komang Teguh Trisnanda, dan Muhammad Taufany Muslihuddin. Titan Agung dan Komang Teguh dinyatakan melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC Pasal 47 sehingga dihukum larangan bermain sebanyak enam pertandingan serta denda sebesar 1.000 dolar (Rp 14.941.650).

Ada pun Muhammad Taufany dinyatakan melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC Pasal 51, namun ia hanya dikenakan larangan bermain sebanyak enam pertandingan tanpa dijatuhi
denda.

Selain ketiga pemain itu, AFC juga menjatuhkan hukuman kepada beberapa ofisial timnas Indonesia. Para ofisial tersebut adalah Tegar Diokta Andias (sekretaris tim), Sahari Gultom (pelatih kiper), Ahmad Nizar Caesara Noor (dokter tim), dan Muhni Toid Sarnad.

Tegar dan Sahari Gultom dihukum tidak dapat mendampingi tim sebanyak enam pertandingan serta denda 1.000 dolar, sedangkan Ahmad Nizar dan Muhni Toid diskors enam pertandingan tanpa dijatuhi denda.

Selain dari pihak Indonesia, timnas Thailand juga tidak luput dari hukuman AFC. Untuk pemain, AFC hanya menghukum Soponwit Rakyart yang diskors enam pertandingan dan didenda 1.000 dolar.

Sedangkan untuk ofisial tim Thailand yang dihukum AFC, jumlahnya jauh melebihi Indonesia, yakni delapan orang. Kedelapan orang tersebut semuanya diskors untuk enam pertandingan, namun tidak semuanya dijatuhi denda.

Meski demikian, Federasi Sepak bola Thailand (FAT) dijatuhi denda 10.000 dolar karena melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC Pasal 51.1.

Selain menyasar tim Indonesia dan Thailand, hukuman yang dikeluarkan oleh Komite Disiplin dan Etik AFC juga diberikan kepada klub Arab Saudi Al Hilal terkait masalah penonton di ajang Liga Champions Asia. Itu merupakan satu-satunya hukuman yang tidak terkait dengan kericuhan di final SEA Games 2023. (ant)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Sah, Pemkab Biak Implementasikan UU Desa dalam Mengisi Penjabat Kepala Kampung

Sah, Pemkab Biak Implementasikan UU Desa dalam Mengisi Penjabat Kepala Kampung

Pemkab Biak Numfor Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Desa dalam pengisian jabatan kepala kampung/desa maupun terkait masa jabatan mereka.
Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Serangan Israel ke Pelabuhan Yaman

Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Serangan Israel ke Pelabuhan Yaman

Kementerian Luar Negeri memastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang jadi korban serangan udara Israel ke Pelabuhan Hudaidah, Yaman, pada Sabtu (20/7).
Kuasa Hukum Saka Tatal Surati Dua Jenderal Polisi Minta Jadi Saksi Ahli di Sidang PK, Ini Alasannya

Kuasa Hukum Saka Tatal Surati Dua Jenderal Polisi Minta Jadi Saksi Ahli di Sidang PK, Ini Alasannya

Persiapan Saka Tatal untuk menghadapi sidang PK yang akan diselenggarakan pada 24 Juli 2024 mendatang. Pengacara Titin mengatakan sudah undang dua jenderal.
Sengketa Bisnis Waralaba Kampoeng Roti, Rekan Bisnis Dilaporkan ke Polda Jatim

Sengketa Bisnis Waralaba Kampoeng Roti, Rekan Bisnis Dilaporkan ke Polda Jatim

Terlibat sengketa bisnis waralaba Kampoeng Roti, dua pemiliknya salin berseteru. Darma Surya (DS), melaporkan rekan bisnisnya (GMS) ini atas dugaan Tindak Pidana Penggelapan hingga Pencucian Uang ke Polda Jawa Timur
Ungkapan Kemarahan Fans Kamboja usai Disingkirkan oleh Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2024, Katanya Tim Asuh Indra Sjafri Itu ...

Ungkapan Kemarahan Fans Kamboja usai Disingkirkan oleh Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2024, Katanya Tim Asuh Indra Sjafri Itu ...

Berbagai komentar fans Kamboja atas hasil mengecewakan timnya dikalahkan oleh timnas Indonesia asuhan Indra Sjafri di penyisihan grup Piala AFF U-19 2024.
Ada Ancaman Serius, Bawaslu Minta Penyelenggara Pemilu dan Pemda Waspada di Pilkada 2024

Ada Ancaman Serius, Bawaslu Minta Penyelenggara Pemilu dan Pemda Waspada di Pilkada 2024

Ketua Bawaslu Kalimantan Timur Hari Dermantou meminta penyelenggara pemilu serta pemda untuk harus selalu waspada dengan kerawanan data pemilih di Pilkada 2024.
Trending
Saksi Dede Berani Bicara Jujur ke Publik, Terang-terangan Akui Diperintah Beri Kesaksian Palsu oleh Iptu Rudiana dan Aep

Saksi Dede Berani Bicara Jujur ke Publik, Terang-terangan Akui Diperintah Beri Kesaksian Palsu oleh Iptu Rudiana dan Aep

Saksi Dede dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon akhirnya berani bicara jujur ke publik. Secara terang-terangan dia mengakui bahwa dia diperintah Rudiana dan Aep.
Erick Thohir Blak-blakan Alasan Menaturalisasi Jens Raven yang Diragukan Pencinta Timnas Indonesia, Ternyata Cuma untuk...

Erick Thohir Blak-blakan Alasan Menaturalisasi Jens Raven yang Diragukan Pencinta Timnas Indonesia, Ternyata Cuma untuk...

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pernah berbicara soal alasan Jens Raven dinaturalisasi di tengah ramai perbincangan netizen soal kualitas yang dimiliki pemain Timnas Indonesia U-19 itu.
Harta Kekayaan Iptu Rudiana Jadi Sorotan Publik, hingga Ayah Eky Itu Dapat Peringatan Keras dari Dedi Mulyadi

Harta Kekayaan Iptu Rudiana Jadi Sorotan Publik, hingga Ayah Eky Itu Dapat Peringatan Keras dari Dedi Mulyadi

harta kekayaan Iptu Rudiana jadi sorotan imbas kasus Vina Cirebon, hingga ayah Eky itu dapat peringatan keras dari Dedi Mulyadi.
Reaksi Tak Biasa Fans Kamboja Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 2-0 di Piala AFF U-19 2024, Malah Akui Hal ini: Garuda itu Tim yang...

Reaksi Tak Biasa Fans Kamboja Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 2-0 di Piala AFF U-19 2024, Malah Akui Hal ini: Garuda itu Tim yang...

Beginilah reaksi tak biasa yang disampaikan oleh para fans Kamboja usai skuadnya dikalahkan Timnas Indonesia 2-0 di Piala AFF U-19 2024 kemarin (20/7/2024).
Skenario Iptu Rudiana dan Aep Dibongkar Habis-habisan oleh Dede, Dia Diminta Bilang Begini di BAP

Skenario Iptu Rudiana dan Aep Dibongkar Habis-habisan oleh Dede, Dia Diminta Bilang Begini di BAP

Skenario Iptu Rudiana dan Aep dibongkar habis-habisan oleh Dede. Dede diminta bilang begini di BAP.
Luapan Emosional Dedi Mulyadi atas Kesaksian Palsu Aep dan Dede, Beri Peringatan Keras ke Iptu Rudiana Begini ...

Luapan Emosional Dedi Mulyadi atas Kesaksian Palsu Aep dan Dede, Beri Peringatan Keras ke Iptu Rudiana Begini ...

Dedi Mulyadi memberikan komentar atas kesaksian palsu Dede dan Aep dalam menjerat para terpidana kasus Vina, emosional beri pesan tegas kepada Iptu Rudiana.
Heboh Kesaksian Pemandi Jenazah dengan Hasil Penyelidikan Polda Jabar Saling Bertentangan: Vina Meninggal Bukan karena Ditusuk Geng Motor, tapi…

Heboh Kesaksian Pemandi Jenazah dengan Hasil Penyelidikan Polda Jabar Saling Bertentangan: Vina Meninggal Bukan karena Ditusuk Geng Motor, tapi…

Heboh kesaksian saling bertentangan antara pemandi jenazah Vina Cirebon dengan Polda Jabar di kasus kematian Vina Cirebon. Seperti apa? Simak artikelnya berikut
Selengkapnya