GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Pemain Asing di Tanah Air Dimanjakan? Punggawa Timnas Indonesia ini Pernah Bicara Kalau Mereka Ternyata…

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan berbagi pengalamannya tentang karier sepak bola di Indonesia hingga soal pandangannya tentang pemain asing, ternyata...
Minggu, 31 Desember 2023 - 15:17 WIB
Pemain Asing di Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia kini diperkuat oleh pemain-pemain muda yang berkarir di luar negeri. Tentunya semua ini bagian dari rencana dan strategi pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Dengan strategi ini, Timnas Indonesia kini dikenal oleh dunia atas prestasi dan performa ketika mengikuti berbagai ajang sepak bola Internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang beranggapan bahwa pemain yang berasal dari luar negeri mendapat perlakuan manja dibandingkan pemain lokal di Indonesia. 

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan berbagi pengalamannya tentang karier sepak bola di Indonesia hingga soal pandangannya tentang pemain asing.

Salah satu punggawa timnas Indonesia, Pratama Arhan menjadi pemain yang dipercaya oleh Pelatih Shin Tae-yong.


Lemparan jarak jauh Pratama Arhan. (Julio Trisaputra/tvOnenews)

Pratama Arhan telah mendapat kepercayaan untuk perkuat Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-23.

Terlebih setelah Arhan menjadi pemain muda terbaik Piala AFF 2020, ketika itu usianya masih 20 tahun. Namun ia berhasil memenangkan penghargaan tersebut.

Tak hanya itu, Arhan juga pernah menyabet pemain mudah terbaik Piala Menpora 2021. 

Hingga kini pemain kelahiran Blora, 21 Desember 2001 ini mendapat kepercayaan Shin Tae-yong untuk mengisi bek kiri berdampingan dengan Rizky Ridho, Jordi Amat serta Elkan Baggott. 

Dalam sebuah kesempatan, Pratama Arhan berbagi pengalamannya dengan Grace Tahir di kanal Youtube pribadinya.

Pada awalnya Arhan bercerita soal keinginannya untuk membuat kedua orang tuanya bangga, hingga bisa membawa keduanya pergi naik haji.

"Sempat kepikiran seperti itu (bisa banggain orang tua), waktu saya masuk ke tim PSIS Semarang, kan waktu SMA saya sudah targetkan sebelum lulus SMA sudah masuk klub, udah punya gaji sendiri, gak ngerepotin orang tua," ujarnya dilansir Youtube @gt.bodyshot

"Gak minta duit orang tua, kalau bisa malah saya bisa bantu orang tua, mulai dari sini aku yakin pasti bisa banggain kedua orang tuaku," tuturnya.


Pratama Arhan saat membagikan pengalamannya tentang sepak bola bersama Grace Tahir. (Ist)

Saat diwawancarai dengan Grace Tahir, Arhan masih bermain di PSIS Semarang, sebelum terbang ke Jepang dan mendapat kontrak bersama Tokyo Verdy.

Grace Tahir kemudian melanjutkan pertanyaan mengenai perbandingan negara seperti Jepang atau Korea, para pemainnya banyak mendapat kesempatan ke Eropa, malah bukan pemain Indonesia.

"Bahkan Coach-nya masih dari luar negeri, bukan orang lokal juga, kenapa terjadi demikian? apakah Indonesia kekurangan skill atau apa yang terjadi sebetulnya?" tanya Grace Tahir.

Merespons pertanyaan tersebut, menurut Arhan bahwa kalau masalah skill rata-rata pemain Indonesia malah lebih bagus daripada pemain luar (asing).

"Mungkin karena kita butuh kayak pengalaman, terus mental juga kayak gitu sih," ucapnya.

Kemudian suami dari Azizah Salsha ini menerangkan soal penting pembentukan mental buat para pemain Indonesia.

"Contoh kayak latihan-latihan fisik kita nggak kuat, nggak mau maksa, kita menyerah gitu saja. Kalau mental kita kuat, kita pasti paksa sedikit demi sedikit," terangnya.

"kamu pernah gak sih berlatih dengan pemain sepak bola luar negeri?” tanya Grace Tahir.

"Iya pernah sih, di tim pasti ada pemain asing, dari negara Brasil seperti itu," ujar Pratama Arhan.

Ditanyakan apakah mental para pemain asing ini berbeda dengan para pemain lokal Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya beda sih menurut saya, tapi kan kadang kayak pemain asing, malah di klub itu kayak gimana ya, lebih beda gitu," ujarnya.

"Maksudnya dia (pemain asing) lebih dimanjain di klub itu, jadi kadang ada pemain asing yang turun, kadang ada yang naik," terangnya. (ind/kmr)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.

Trending

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT