News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Towel Akan Ambil Jalur Hukum Atas Pemberitaan Hoaks Tentang Kelolosan Timnas Indonesia ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023

Bung Towel keberatan namanya terseret atas pemberitaan bohong alias hoaks yang mengutip namanya soal kelolosan Timnas Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia. 
Selasa, 30 Januari 2024 - 07:36 WIB
Bung Towel ambil tindakan hukum atas berita bohong alias hoaks tentang lolosnya Timnas Indonesia di 16 Besar Piala Asia
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube/Gocek Bung Towel

tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Tommy Welly alias Bung Towel akan mengambil jalur hukum atas pemberitaan bohong alias hoaks yang menyeret namanya. 

Bung Towel keberatan namanya terseret atas pemberitaan bohong alias hoaks yang mengutip namanya soal kelolosan Timnas Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bung Towel pun mengunggah video klarifikasi melalui sosial medianya termasuk kanal YouTube miliknya, Gocek Bung Towel pada Senin (29/1/2024) malam. 

tvonenews

Melalui kuasa hukumnya, Yudha Ramon mengungkapkan bahwa kutipan Bung Towel yang dipakai di media sosial dan beberapa media daring tidak berhubungan dengan Piala Asia. 

"Dalam berita-berita yang ramai di media massa online dan sosial media, disebutkan adanya kutipan Bung Towel yang mengatakan bahwa Timnas lolos dengan tidak pantas, tidak mengesankan, dan cukup kasihan itu suatu kutipan yang tidak berhubungan dengan Piala Asia," kata Yudha Ramon, dikutip Selasa (30/1/2024). 

Yudha Ramon meminta seluruh pihak yang menggunggah ataupun merilis artikel soal berita hoaks tersebut untuk menarik kembali dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. 

"Kami akan memberikan somasi kepada setiap akun yang kami dapati memuat informasi tersebut," kata Yudha.

Yudha pun turut menyebutkan nama akun media sosial serta situs berita yang mengunggah berita tersebut. 

"Jika tidak, kami akan melakukan upaya-upaya hukum termasuk melaporkan kepada Dewan Pers terkait ketidakprofesionalan media-media tersebut," kata Yudha. 

Hal ini karena beberapa media yang disebutkan tidak melakukan konfirmasi alias wawancara langsung pada Bung Towel. 

Sementara itu, potongan kutipan yang ramai tersebut diketahui merupakan komentar Bung Towel atas Asian Games pada September 2023 lalu. 

Sebelum mengunggah klarifikasi tersebut, Bung Towel sebenarnya diketahui telah menghubungi secara langsung akun-akun tersebut. 

Namun ternyata masih ada akun media sosial yang masih menggunakan kutipan tersebut. 

Bung Towel mengakui berita hoaks tersebut merusak reputasinya sebagai pengamat sepak bola. 

"Tentu saja hal ini mendiskreditkan saya, merusak reputasi saya sebagai pengamat sepak bola," kata Bung Towel. 

Somasi yang dilayangkan oleh Bung Towel ini pun akan berlaku pada 3x24 jam. Dia memberikan kesempatan pada pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong untuk menarik kembali dan meminta maaf. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apabila tidak dilaksanakan, maka kami akan melakukan upaya-upaya hukum sebagaimana yang diperbolehkan oleh undang-undang kita," kata Yudha. 

"Terkait pasal 27 dan 28 Undang-Undang KUHP terkait berita bohong maupun postingan yang menyudutkan, merendahkan martabat orang lain," tutup Yudha. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT