Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Pelatih Korea Selatan Usai Tersingkir dari Piala Asia U23, Sebut Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Timnya karena Faktor Ini

Usai disingkirkan Timnas Indonesia dalam laga perempat final Piala Asia U23, pelatih Korea Selatan Hwang Sun-hong menyebut Garuda bisa menang karena faktor ini.
Sabtu, 27 April 2024 - 13:43 WIB
Pelatih Korea Selatan Hwang Sun-hong komentari kekalahan dari Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pelatih Korea Selatan Hwang Sun-hong akhirnya berkomentar terkait kekalahan timnya dari Timnas Indonesia di Piala Asia U23.

Hwang Sun-hong menyebut jika Timnas Indonesia bisa menyingkirkan Korea Selatan di perempat final Piala Asia U23 karena sejumlah faktor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia di luar dugaan bisa menyingkirkan tim kandidat juara Piala Asia U23 yaitu Korea Selatan pada babak perempat final.

Hasil itu sekaligus mengantarkan Garuda Muda lolos ke semifinal Piala Asia U23 hingga punya peluang besar tampil di Olimpiade Paris 2024.

Pasukan Shin Tae-yong berhasil menumbangkan Korea Selatan melalui babak adu penalti 11-10 setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.

Kiprah Timnas Indonesia di Piala Asia U23 memang cukup mengesankan banyak penonton karena mereka menampilkan permainan yang luar biasa.

Meski di awal sempat kalah dari Qatar, tapi Garuda Muda berturut-turut memenangi pertarungan atas tiga tim kuat yaitu Australia, Yordania, dan Korea Selatan.

tvonenews

Tidak hanya itu, ketika berhadapan dengan Korea Selatan yang notabene adalah tim unggulan, Timnas Indonesia justru jauh lebih dominan.

Di laga itu, pasukan Shin Tae-yong unggul 53 persen penguasaan bola dan secara mengejutkan sukses melepaskan 21 serangan ke lini bertahan Korea Selatan.

Pun halnya di babak adu penalti, kegemilangan Timnas Indonesia terus berlanjut usai Ernando Ari gagalkan dua eksekutor dari Korea Selatan.

Sebaliknya, algojo penalti Timnas Indonesia sukses mengonversi 11 dari 12 tembakan ke gawang Korea Selatan hingga akhirnya mengunci kemenangan.

Seusai laga, pelatih tim nasional Korea Selatan akhirnya mau bersuara terkait timnya yang ditumbangkan oleh tim debutan Piala Asia U23, Timnas Indonesia.

Banyak suporter Korea Selatan diketahui mendesak pelatih Hwang Sun-hong untuk segera mundur dari jabatannya sebagai arsitek Taegeuk Warriors.

Situasi ini tidak terlepas dari performa buruk yang menurut para suporter ditunjukkan oleh tim Korea Selatan di sepanjang turnamen Piala Asia U23.

Meski demikian, Hwang Sun-hong tak mau menyalahkan timnya atas kekalahan itu dan mengatakan bahwa Timnas Indonesia bukanlah lawan yang mudah.

Menurutnya, pemain naturalisasi di skuad Garuda Muda cukup berkontribusi positif dalam kemenangan atas Korea Selatan di Piala Asia U23.

“Indonesia bukanlah tim yang mudah. Beberapa pemain naturalisasi Indonesia juga punya kontribusi tinggi untuk tim dan itu efektif,” kata Hwang Sun-hong dari Korean Times.

“Jadi itu faktor terkuat bagi saya. Striker mereka juga bertalenta,” tegasnya.

Selebrasi Timnas Indonesia usai singkirkan Korea Selatan di Piala Asia U23 (Source: PSSI)

Di kesempatan yang sama, pemain Korea Selatan Kim Min-woo mengakui bahwa Timnas Indonesia datang dengan tim yang kuat.

Kim Min-woo berujar bahwa Timnas Indonesia U23 punya daya tahan tinggi dan kerap menunjukkan kerja sama antar pemain yang cukup baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemain Indonesia energik dan punya daya jelajah yang luas di lapangan. Mereka juga punya umpan satu dua yang cepat,” ujar Kim Min-woo.

Di semifinal, Timnas Indonesia U23 telah ditunggu oleh Uzbekistan yang sebelumnya sukses pecundangi Arab Saudi di perempat final. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Medan Jadi Tuan Rumah PIT IKABI XXVI, Forum Ilmiah Dokter Bedah Terbesar di Indonesia

Medan Jadi Tuan Rumah PIT IKABI XXVI, Forum Ilmiah Dokter Bedah Terbesar di Indonesia

Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia ini menjadi forum ilmiah terbesar bagi para dokter spesialis bedah dari seluruh Indonesia untuk memperbarui wawasan, berbagi pengalaman klinis, mendiskusikan perkembangan ilmu bedah terkini, serta memperkuat kolaborasi profesional antaranggota.
Dampak Efisiensi dan BBM Mahal, Damkarmat Kota Yogyakarta Tak Lagi Layani Semua Laporan Non-Darurat

Dampak Efisiensi dan BBM Mahal, Damkarmat Kota Yogyakarta Tak Lagi Layani Semua Laporan Non-Darurat

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta mulai melakukan penyaringan terhadap laporan yang masuk dari masyarakat.
Aksi Heroik Jukir Lansia di Brebes Selamatkan Uang Rp3,6 Miliar, Polisi Beri Penghargaan dan Korban Diajak Umroh

Aksi Heroik Jukir Lansia di Brebes Selamatkan Uang Rp3,6 Miliar, Polisi Beri Penghargaan dan Korban Diajak Umroh

Aksi heroik seorang juru parkir (jukir) lansia yang berhasil menggagalkan pencurian uang nasabah dengan modus pecah kaca senilai Rp3,6 miliar di pusat Kota Brebes, Jawa Tengah, yang terjadi pada Senin, 15 Juni 2026 lalu terus mendapat perhatian dan apresiasi.
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Danantara Minta Bank Tak Bebani UMKM: Kredit Harus Tetap Mengalir!

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Danantara Minta Bank Tak Bebani UMKM: Kredit Harus Tetap Mengalir!

Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,75 persen tidak boleh menghambat penyaluran kredit kepada dunia usaha dan pelaku UMKM. 
Dampak Besar 2 Kasus Seret Unair: Organisasi KIP-K Buka Suara hingga Video Asusila Mahasiswa Diproses Kampus

Dampak Besar 2 Kasus Seret Unair: Organisasi KIP-K Buka Suara hingga Video Asusila Mahasiswa Diproses Kampus

Kasus yang menyeret nama Universitas Airlangga (Unair) dalam seminggu memicu dampak besar. Pertama, mahasiswi diduga menggelapkan dana hingga video viral mahasiswa berbuat asusila.
KPK Periksa 11 Saksi Terkait Kasus Silmy Karim, Dalami Soal Mekanisme Pemerasan 

KPK Periksa 11 Saksi Terkait Kasus Silmy Karim, Dalami Soal Mekanisme Pemerasan 

KPK panggil 11 saksi terkait kasus dugaan pemerasan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim. 

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Kondisi Nasional, Minta Pemerintah Perkuat Kolaborasi

Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Kondisi Nasional, Minta Pemerintah Perkuat Kolaborasi

Forum Sekretaris Jenderal organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang tergabung dalam Jaringan Cendekiawan Muda (JCM) menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait kondisi nasional
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat resmi menolak gugatan bernilai Rp4,9 miliar yang diajukan Ari Bias selaku pencipta lagu Bilang Saja terhadap perusahaan hiburan HW Group.
Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Selain jajaran direksi Bank Himbara, Prabowo juga memanggil Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wamenkeu Suahasil Nazara, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
FAM Rombak Harimau Malaya, Resmi Lepas CEO Hingga 2 Pelatih Timnas Malaysia

FAM Rombak Harimau Malaya, Resmi Lepas CEO Hingga 2 Pelatih Timnas Malaysia

Pemutusan kontrak tersebut mengejutkan karena tak hanya CEO dan pelatih, tapi juga hingga jajaran staf pelatih Timnas Malaysia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT