News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindir Performa Wasit, Shin Tae-yong Beri Kritikan Pedas kepada AFC Jelang Laga Kontra Irak di Piala Asia U-23 2024

Pelatih timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, memberi kritikan pedas kepada AFC jelang laga kontra Irak, dengan menyindir performa wasit selama Piala Asia U-23.
Rabu, 1 Mei 2024 - 16:40 WIB
Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Pelatih timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, menyampaikan keluh kesahnya kepada Federasi Sepak Bola Asia (AFC), menjelang duel kontra Irak di perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024.

Garuda Muda bakal melakoni laga terakhirnya di Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Kamis (2/5) malam esok WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sensasi timnas Indonesia U-23 meredup seiring dengan kekalahan dengan skor 0-2 dari Uzbekistan pada babak semifinal, Senin (29/4) malam WIB mendatang.

Husain Norchaev membuka skor untuk Uzbekistan pada menit ke-68 sebelum gol bunuh diri Pratama Arhan pada menit ke-86 menggandakan skor.

Ada beberapa keputusan wasit yang menjadi sorotan dalam laga itu, seperti menganulir gol Muhammad Ferarri pada menit ke-61 dan juga kartu merah untuk Rizky Ridho pada menit ke-84.

Hal ini menjadi sorotan Shin Tae-yong sebelum pertandingan kontra Irak di perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024. Sebab, bukan sekali ini saja timnas Indonesia U-23 menderita kerugian di turnamen ini.

Garuda Muda juga dirugikan pada laga pertama di turnamen ini ketika menghadapi tuan rumah Qatar, yang diwarnai sebuah penalti dan dua kartu merah untuk Ivar Jenner dan Ramadhan Sananta.

Berdasarkan hal ini, Shin Tae-yong menyatakan keluh kesahnya agar wasit dan juga AFC bisa menghormati para pemain timnas Indonesia U-23 agar berbagai kontroversi yang terjadi di laga-laga berikutnya tidak terulang lagi di laga kontra Irak.

“Jika saya lihat kembali laga semifinal kemarin, masih ada beberapa hal yang mengganggu pikiran. Para pemain telah menampilkan yang terbaik, tapi karena beberapa keputusan wasit, takdir juga bisa berubah. Jadi, itu mungkin terasa sangat berat,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi persnya.

“Di masa depan, jika AFC ingin berkembang lebih jauh, maka kita harus saling menghormati. Tim mana pun, dalam laga apa pun, AFC membantu kedua tim untuk menghormati satu sama lain,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya juga telah melihat ulang videonya, dan saya telah menghabiskan lebih dari 40 tahun di dunia sepak bola. Jadi, saya ingin ada rasa hormat dari AFC dan juga kedua tim bisa dihormati satu sama lain, dan juga oleh AFC,” tandas Shin Tae-yong.

“Soal pertandingan kontra Irak, tentunya, kedua tim ingin mengeluarkan performa terbaiknya, dan karena itu, saya harap AFC bisa membuat laga ini menjadi adil,” pungkas pelatih asal Korea Selatan itu. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Catatkan Debut dengan Hasil Minor di Piala Presiden, Shin Tae-yong Tetap Apresiasi Penampilan Persija

Catatkan Debut dengan Hasil Minor di Piala Presiden, Shin Tae-yong Tetap Apresiasi Penampilan Persija

Shin Tae-yong harus menerima catatan debut buruk setelah Perisja menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga penyisihan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) malam.
Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?

Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?

Reidel Toiran mulai menyusun kekuatan terbaik untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. 
Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Kang Song-hwi Ungkap Keberhasilan Timnas Voli Korea Selatan Sapu Bersih Laga Kontra Skuad Srikandi: Tidur Cukup

Kang Song-hwi Ungkap Keberhasilan Timnas Voli Korea Selatan Sapu Bersih Laga Kontra Skuad Srikandi: Tidur Cukup

Di balik tiga kemenangan beruntun tersebut, kapten Timnas Voli Korea Selatan, Kang So-hwi membagikan rahasia sederhana untuk menjaga performa jelang padatnya agenda internasional, yakni tidur yang cukup.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
Setahun Berlalu, Massa Gelar Aksi 'Melwan Lupa' Tragedi di Garut

Setahun Berlalu, Massa Gelar Aksi 'Melwan Lupa' Tragedi di Garut

Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut menggelar aksi bertajuk 'Melawan Lupa' di kawasan Pendopo Garut, Jawa Barat.

Trending

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, angkat bicara terkait tewasnya pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Sebagai pemberi kontribusi terbanyak bagi skuad Piala AFF, Persib terpaksa tak memainkan tujuh pemain Timnas Indonesia di Piala Presiden 2026. 
Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?

Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?

Reidel Toiran mulai menyusun kekuatan terbaik untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. 
Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan cuma SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga bakal revitalisasi 11 sekolah lainnya tahun ini. 
Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT