GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tadinya Fans Vietnam Dukung Timnas Indonesia U23, tapi setelah Garuda Muda Kalah Lawan Irak U23, Berubah Komentarnya jadi Begini

Pemain keturunan dan naturalisasi timnas Indonesia U23 menjadi bahan pembicaraan di kalangan pendukung sepak bola Vietnam usai kekalahan menyakitkan 2-1 atas -
Senin, 6 Mei 2024 - 14:02 WIB
Tadinya Fans Vietnam Dukung Timnas Indonesia U23, tapi setelah Garuda Muda Kalah Lawan Irak U23, Berubah Komentarnya jadi Begini
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Pendukung Vietnam di internet yang semula banyak memberikan dukungan untuk timnas Indonesia U23 sebagai wakil Asia Tenggara yang lolos ke semifinal, kini berbalik arah.

Timnas Indonesia U23 harus mengubur mimpinya tampil di Olimpiade Paris 2024 lewat tiket otomatis usai dikalahkan Irak U23 dengan skor dramatis 2-1. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pertandingan ini memang performa anak asuh Shin Tae-yong sangat jauh dari harapan menyusul adanya beberapa permainan egois dan banyak kesalahan di lini pertahanan. 

Maka tidak mengherankan jika pada pertandingan tersebut timnas Indonesia U23 kalah atas Irak U23. 

Sekaligus ini menjadi pembelajaran kedepannya ketika mereka melawan Guinea U23 di babak playoff -kesempatan terakhir untuk lolos Olimpiade Paris 2024. 

Kegagalan timnas Indonesia U23 ini turut menjadi sorotan dari orang-orang Vietnam. Seperti inilah komentar orang Vietnam usai Indonesia U23 kalah dari Irak U23:

“Selamat Irak apakah setelah pertandingan ini. Pelatih dan pemain Indonesia akan kembali menuntut dan mengutuk wasit,” tulis netizen Vietnam.

“Pokoknya di turnamen ini Indonesia bermain lebih baik dan stabil dibandingkan negara kita Vietnam,” tulis netizen Vietnam lainnya.

“Mungkin Indonesia harus menaturalisasi seluruh skuadnya agar bisa menang melawan Irak,” sindir netizen Vietnam. 

“Pertandingan yang bagus tapi Irak masih bermain di level yang lebih tinggi pantas untuk kalah wakil Asia Tenggara itu mencapai babak semifinal namun tidak memenangkan pertandingan lagi, menangis,” tulis netizen Vietnam. 

“Indonesia perlu melihat ke dalam diri sendiri berhenti bersikap tidak realistis jika banyak orang yang melakukan naturalisasi maka mereka harus menanggung akibatnya bagi generasi mendatang,” tulis netizen Vietnam. 

“Kembalikan saja Indonesia ke keadaan aslinya,” tegas netizen Vietnam. 

“Ini pertama kali berpartisipasi finish keempat, bagus. Hari ini tembakan Irak terlalu buruk jika tidak skornya akan menjadi 4-1,” tulis netizen Vietnam. 

“Indonesia baru pertama kali mengikuti turnamen ini dan menempati posisi ke turnamen ini kalian bermain sangat baik terutama para pemain keturunan selamat,” tulis netizen Vietnam. 

“Mereka sudah banyak berkembang sepak bola mereka cukup tajam berada di sini merupakan suatu kebanggaan bagi seluruh Asia Tenggara,” tulis salah satu netizen Vietnam.

“Indonesia generasi ini bermain bagus mereka adalah generasi emas. Sepak bola permainan Indonesia masih sangat bagus tapi apakah itu ada batasnya. Buktinya Indonesia walaupun sudah melakukan naturalisasi pemain masih lemah Vietnam dengan kekuatan internalnya jika wasit tidak memaksakan babak perempat final maka Vietnam akan lebih kuat dari Indonesia,” tulis netizen Vietnam lainnya.

Kendati gagal menjadi juara ketiga Piala Asia U23, timnas Indonesia U23 asuhan Shin Tae-yong masih berpeluang lolos lewat jalur playoff melawan wakil Afrika Guinea U23.

Meski di atas kertas tim Afrika lebih diunggulkan, bukan tidak mungkin bagi Indonesia untuk memberikan kejutan sebagai tim kuda hitam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT