GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kritik Shin Tae-yong, Anjas Asmara Ternyata Pernah Gagal Antar Timnas Indonesia ke Olimpiade 1976 Gara-Gara Gagal Penalti

Legenda timnas Indonesia, Anjas Asmara, pernah gagal mengantarkan skuad Garuda ke Olimpiade Montreal pada 1976 silam akibat kegagalannya mengeksekusi penalti.
Rabu, 8 Mei 2024 - 16:26 WIB
Anjas Asmara (kiri) mengkritik pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • YouTube Gocek Bung Towel & PSSI

tvOnenews.com - Legenda sepak bola Indonesia, Anjas Asmara, sedang menjadi pembicaraan publik menyusul pernyataannya terhadap pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Anjas Asmara telah diketahui sejak lama merupakan sosok yang kerap melontarkan kritik-kritik terhadap Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Pada Rabu (8/5), sang legenda timnas Indonesia melancarkan serangan kepada Shin Tae-yong dalam tayangan di stasiun televisi nasional, iNews.

Dalam kesempatan tersebut, sang legenda berusia 72 tahun itu menyatakan bahwa pelatih asal Korea Selatan itu tidak berkompeten.

Menurutnya, Shin Tae-yong hanya bisa parkir bus saja, bukan bermain menyerang karena tidak memiliki seorang goal-getter.

Anjas mengatakan bahwa PSSI harus memecat STY dan menunjuk Pep Guardiola jika memang memiliki uang yang banyak.

Atas serangannya tersebut, Anjas menjadi pembicaraan di kalangan suporter sepak bola Indonesia.

Jadi, siapa Anjas Asmara? Dia merupakan pemain timnas Indonesia pada dekade 70-an, berposisi penyerang.

Anjas Asmara lahir di Medan pada 30 April 1952, usianya kini 72 tahun. Selama berkarier, dia telah membela timnas Indonesia dalam 30 pertandingan, menurut catatan Transfermarkt.

Anjas, yang dikenal juga sebagai legenda Persija Jakarta, pernah sekali waktu hampir mengantarkan timnas Indonesia mencapai Olimpiade Montreal 1976.

Pada saat itu, tim asuhan Wiel Coerver berjuang di babak kualifikasi Olimpiade Montreal 1976 pada 15 hingga 26 Februari 1976.

Indonesia bersaing dalam grup yang sama dengan Korea Utara, Malaysia, Singapura, dan Papua Nugini.

Mengawali kiprah dengan main imbang 0-0 kontra Singapura, Indonesia menang telak 8-2 atas Papua Nugini.

Di pertandingan ketiga, skuad Garuda kandas 1-2 dari Korea Utara yang membuat laga terakhir kontra Malaysia sebagai duel kelolosan ke final.

Indonesia, yang pada saat itu berada di peringkat ketiga grup, sukses naik ke urutan kedua setelah berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor 2-1.

Keberhasilan itu membuat timnas Indonesia bertarung di partai final kontra Korea Utara dalam duel yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 26 Februari 1976.

Pertarungan sengit tersaji di hadapan 120 ribu suporter yang memadati GBK dan pertandingan pun berjalan panas hingga tidak ada gol yang tercipta selama 90 menit.

Pada saat itu, pertandingan langsung masuk ke adu penalti, tidak ada babak perpanjangan waktu. Timnas Indonesia pun menentukan nasibnya lewat duel tos-tosan.

Pelatih Wiel Coerver menyiapkan kapten Iswadi Idris, Junaedi Abdillah, Waskito, Oyong Liza, dan Anjas Asmara.

Tiga penendang pertama Indonesia berhasil melaksanakan tugasnya. Bahkan, Garuda unggul 3-2 hingga akhirnya tendangan Oyong Liza ditepis kiper Korut, Jin In-chol.

Korut menyamakan skor menjadi 3-3 yang membawa duel adu penalti ke babak sudden death lantaran tendangan Anjas Asmara yang terlalu lemah mampu ditahan oleh In-chol.

Korut sempat berbalik unggul 4-3, namun Risdianto menyamakan skor. Kemudian, Korut unggul lagi menjadi 5-4 setelah Hong Song-nam membobol gawang Ronny Paslah.

Sueb Rizal harus mencetak gol di tendangan berikutnya, namun eksekusinya justru melenceng jauh, yang menyebabkan timnas Indonesia gagal lolos ke Olimpiade Montreal 1976.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Singkat cerita pada 2024, kini timnas Indonesia U-23 berpotensi menembus Olimpiade Paris 2024 dalam tim yang dipimpin oleh Shin Tae-yong.

Duel penentu playoff Olimpiade Paris 2024 tersebut akan dilaksanakan pada Kamis (9/5) esok, dengan menghadapi Guinea di Clairefontaine, Paris, Prancis. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.
Kenapa Imlek Identik dengan Hujan? Ini Penjelasan Ilmiah dan Maknanya dalam Kepercayaan Tionghoa

Kenapa Imlek Identik dengan Hujan? Ini Penjelasan Ilmiah dan Maknanya dalam Kepercayaan Tionghoa

Kenapa Imlek identik dengan hujan? Simak penjelasan dari sisi ilmiah serta makna hujan dalam kepercayaan Tionghoa yang dipercaya membawa berkah dan rezeki.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT