GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Abdurrahman Iwan? Pemain Qatar Berjuluk Maradona dari Indonesia yang Diabaikan Bima Sakti

Abdurrahman Iwan merupakan pemain Qatar yang mendapat julukan Maradona dari Indonesia. Dia kini membela Qatar karena diabaikan oleh mantan pelatih Bima Sakti.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 15 Mei 2024 - 06:17 WIB
Abdurrahman Iwan (kiri), pemain Qatar berjuluk Maradona dari Indonesia yang diabaikan Bima Sakti.
Sumber :
  • Facebook/Abdurrahman Iwan

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia tidak pernah kehabisan talenta menjanjikan di dunia sepak bola. Salah satu pemain yang pernah menjadi sorotan adalah Abdurrahman Iwan

Abdurrahman Iwan merupakan pesepak bola berdarah Banten. Tepatnya, kedua orang tua Abdurrahman berasal dari daerah Kramatwatu, Serang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski punya darah Indonesia, Abdurrahman Iwan lahir di Doha, Qatar pada 14 Agustus 2006. Dia besar dan tumbuh sebagai pesepak bola di negeri minyak tersebut. 

Abdurrahman Iwan sudah dikenalkan ke dunia sepak bola oleh sang ayah sejak usia 5 tahun. Dia pun sempat dilirik sejumlah akademi klub professional di Qatar, yang salah satunya Al-Wakrah. 

Selang beberapa Waktu, Abdurrahman Iwan bergabung ke tim akademi Al-Wakrah pada 2012. Dia terus berkembang dan berhasil mengasah kemampuannya di dunia sepak bola. 

Abdurrahman Iwan pun mengukir sederet prestasi bersama Al-Wakrah, antara lain dua trofi Qatar Star League (QSL) U-9 pada 2014-2015, pemain terbaik, hingga gelar top skor berkat torehan 42 gol di kompetisi itu. 

Prestasi mentereng Abdurrahman Iwan tak ayal menarik atensi banyak pihak. Salah satunya datang dari akademi terkemuka di Qatar, yakni Aspire Academy. 

Abdurrahman Iwan lantas memutuskan pergi ke Aspire Academy pada 2015. Pada musim debutnya, dia tampil impresif dengan mendulang 37 gol dan 10 assist. 

Teknik olah bola mumpuni tak ayal membuat Abdurrahman Iwan dijuluki Maradona dari Indonesia. Dia dianggap memiliki kualitas mengolah si kulit bundar laiknya legenda Argentina itu. 

Prestasi Abdurrahman Iwan

Abdurrahman Iwan

Tidak hanya pencapaian individu, Abdurrahman Iwan juga mampu mengantarkan timnya menjuarai ajang internasional di Eropa. 

Dia juga turut mengantarkan timnya meraih posisi runner-up di Piala Dunia antarklub elite. 

Puncaknya, Abdurrahman Iwan kembali meraih gelar pemain terbaik Bersama Aspire Academy pada 2015. 

Nama Abdurrahman Iwan bahkan sampai terdengar ke Spanyol. Dia meraih penghargaan individu sebagai pemain terbaik versi La Liga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan pemain Real Madrid, Fernando Sans Duran, memberikan langsung penghargaan itu kepada Abdurrahman Iwan pada 11 Maret 2017.

Media Spanyol, El Mundo, juga mengangkat kisah Abdurrahman Iwan sebagai salah satu talenta muda berbakat dengan prospek cerah. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Grace Natalie: Pernyataan Saya soal JK Normal-Normal Saja

Grace Natalie: Pernyataan Saya soal JK Normal-Normal Saja

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie menegaskan tidak memiliki persoalan pribadi dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK.
Kebakaran Empat Gudang Paket di Kalideres Jakbar, 100 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Empat Gudang Paket di Kalideres Jakbar, 100 Personel Damkar Diterjunkan

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran beserta 100 personel Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat dikerahkan untuk menjinakkan api yang melahap Kompleks Pergudangan Miami, Tegal Alur, Kalideres, Senin (11/5) malam.
Followers Instagram Hillstate Tembus Lebih dari 100 Ribu Kurang dari 24 Jam Setelah Umumkan Kedatangan Megawati Hangestri

Followers Instagram Hillstate Tembus Lebih dari 100 Ribu Kurang dari 24 Jam Setelah Umumkan Kedatangan Megawati Hangestri

Kurang dari 24 jam setelah umumkan kedatangan Megawati Hangestri, jumlah followers Instagram Hyundai Hillstate meroket tajam hingga tembus 100 ribu pengikut.
Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Nasarudin selaku Ketua Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran menilai kritik Sudirman Said perlu dipahami secara objektif dengan mempertimbangkan situasi gejolak geopolitik saat ini.
Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Banyak bisnis masih memisahkan fungsi advertising dengan sistem operasional yang menangani pelanggan setelah iklan berjalan. Akibatnya, banyak potensi transaksi hilang
Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Secara garis besar, Children of Heaven versi Indonesia tetap mempertahankan inti cerita dari film aslinya. Film ini berkisah tentang dua kakak beradik, Ali dan Zahra, yang hidup dalam

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT