Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Harus Segera Kontrak Shin Tae-yong, STY Kembali Masuk Bursa Pelatih Korea Selatan

Pada saat hampir bersamaan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Shin Tae-yong belum menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2027. 
Sabtu, 22 Juni 2024 - 16:21 WIB
PSSI Harus Segera Kontrak Shin Tae-yong, STY Kembali Masuk Bursa Pelatih Korea Selatan
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Nama pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kembali masuk dalam bursa pelatih Timnas Korea Selatan

Pada saat hampir bersamaan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Shin Tae-yong belum menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2027. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah disepakati secara lisan, sedianya pertemuan untuk itam di atas putih harus segera dilakukan.

tvonenews

Apalagi kontrak Shin Tae-yong akan habis pada akhir Juni 2024 ini. 

Tak sedikit pihak yang mendorong Shin Tae-yong untuk kembali menjadi pelatih Korea Selatan. 

Kolomnis Kim Tae-seok mendorong Federasi Sepak Bola Korea Selatan untuk kembali membawa pulang Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia. 

Bukan tanpa alasan nama STY kembali meramaikan bursa transfer pemain sejak awal 2024 ini. 

Setelah memecat Jurgen Klinsmann dari kursi kepelatihan Korea Selatan, KFA belum merekrut pelatih anyar.

Bahkan untuk dua edisi FIFA Matchday, KFA menunjuk dua pelatih interim yakni pelatih Korea Selatan U-23, Kim Do-hoon dan pelatih Ulsan FC Hong Myung-bo. 

Bahkan kegagalan Korea Selatan U-23 ke Olimpiade pun karena Kim Do-hoon yang terpaksa memegang jabatan interim dimana seharusnya dia fokus meloloskan Korea Selatan paling tidak ke babak semifinal Piala Asia U-23. 

Beberapa nama pun sempat meramaikan bursa transfer pemain, yang mana kebanyakan adalah pelatih asing. 

Namun Kim Tae-seok mempertanyakan tidak ada nama Shin Tae-yong dalam bursa tersebut. 

"Jika dicermati, nama-nama calon yang ada dalam bursa, terutama dengan situasi saat ini, ada fenomena menarik," tulis Kim Tae-seok dikutip dari laman Best Eleven, Sabtu (22/6/2024).

"Pada pandangan pertama, dari nama pelatih yang sudah disebutkan, anehnya tidak da nama pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong," lanjut Kim Tae-seok. 

Kim Tae-sok menilai seharusnya Shin Tae-yong bersanding dengan 12 kandidat calon pelatih Korea Selatan yang saat ini sedang dikejar oleh KFA. 

Apalagi Kim Tae-sok menilai pelatih berusia 53 tahun ini sudah lebih matang dibandingkan saat menjadi 'pemadam kebakaran' pada Piala Dunia 2018 lalu. 

"Dia berhasil mengatasi faktor negatif dan menunjukkan kemampuan kepemimpinannya yang luar biasa, membawa Indonesia dari yang tak diperhitungkan menjadi ke babak 16 besar Piala Asia 2023, babak semifinal Piala Asia U-23 sekaligus play off Olimpiade," kata Kim Tae-sok. 

Dukungan suporter Korea Selatan pun tak pernah berubah bagi legenda Seongnam Ilhwa ini. Sehingga kriteria pelatih Korea Selatan akan langsung dibandingkan dengan Shin Tae-yong. 

Kim Tae-seok pun menyinggung lambatnya penandatanganan perpanjangan kontrak STY dengan PSSI. Yang mana ini bisa dimanfaatkan oleh KFA untuk menyalip dari Timnas Indonesia. 

"Namun, karena negosiasi perpanjangan kontrak antara Coach Shin dan Indonesia menjadi lamban dalam beberapa bulan terakhir, sering kali muncul reaksi di bawah permukaan yang menanyakan mengapa Coach Shin tidak mendapat perhatian," kata Kim Tae-sok. 

Di akhir opininya, Kim Tae-sok meyakini para penggemar Timnas Korea Selatan untuk benar-benar memberikan perhatian pada Coach Shin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu saja dengan asumsi nama Shin Tae-yong masuk dalam daftar keinginan KFA. Apakah Coach Shin, kartu yang sudah terbukti dalam hal kepemimpinan dan pengalaman, ada di keranjang belanja Korea? Atau haruskah saya kembali ke Indonesia yang semakin bersahabat dengan mempelajari bahasa daerah secara bertahap?" tanya Kim Tae-sok. 

"Direktur Shin, yang sedang mengambil istirahat yang telah lama ditunggu-tunggu untuk mengatur napas di bulan Juni, sebenarnya adalah situasi yang patut mendapat perhatian lebih dari pemimpin lainnya. Apapun pilihannya, baik di Korea atau Indonesia, pilihannya pasti akan menjadi topik hangat," tutup Kim Tae-sok. (hfp)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM solar jenis baru B50 atau biodiesel 50 yang komposisinya terdiri dari campuran 50 persen minyak kelapa sawit serta 50 persen solar, resmi diluncurkan per 1 Juli 2026.
Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Bulan Juni 2026 masih menjadi milik Garuda dengan capaian Timnas Voli Putri Indonesia U-18 finis di peringkat empat Princess Cup dan Timnas Voli Indonesia yang menjadi juara AVC Men's Cup 2026. 
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT