GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Ernando Ari soal Kedatangan Maarten Paes jadi Ancaman untuk Posisinya di Timnas Indonesia, Tegaskan Ini

Ernando Ari menjawab blak-blakan soal jelang kehadiran Maarten Paes di timnas Indonesia, di tengah menunggu hasil sidang di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CS).
Minggu, 23 Juni 2024 - 00:54 WIB
Pengakuan jujur Ernando Ari soal jelang kedatangan Maarten Paes untuk bergabung dengan timnas Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Julio Trisaputra tvOnews / Instagram Maarten Paes

tvOnenews.com - Kiper timnas Indonesia, Ernando Ari memberi komentar soal jelang kedatangan Maarten Paes di skuad timnas Indonesia, di mana disebut-sebut bahwa posisinya bakal tergantikan sebagai kiper utama timnas Indonesia.

Kiper FC Dallas di Major League Soccer (MLS) ini sedang menjalani prosedur naturalisasi, bahkan sudah mengambil sumpah menjadi WNI. Seharusnya sudah bisa bermain di pertandingan kedua kontra Vietnam pada Kamis 29 Maret 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi dalam prosesnya, pemain keturunan Indonesia itu disinyalir terbentur regulasi FIFA.  

Maarten Paes
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan calon pemain naturalisasi timnas Indonesia, Maarten Paes.

Kiper berusia 26 tahun ini bermasalah karena sempat membela timnas Belanda u-21 di kualifikasi Piala Eropa U-21 2021.

Maarten Paes pun belum bisa dipastikan bakal memperkuat timnas Indonesia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada September mendatang.

Keinginannya untuk berseragam merah putih masih tertunda lantaran harus melengkapi beberapa persyaratan. Salah satunya menunggu hasil sidang di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CS) sebelum membela Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Komentar Ernando Ari soal kedatangan Maarten Paes

Dalam kesempatan bincang soal sepak bola, Ernando Ari mengatakan bahwa pasca dirinya melakukan blunder di laga melawan Irak, ia ingin menjadi cadangan lantaran kecapean dan cukup kena mental atas serangan netizen.

"Kecapean, di otak pikiran dan fisiknya udah, tapi di sisi lain saya juga nggak mau saya tergantikan, istilahnya kesempatan yang tidak akan terulang lagi kan, dan kesempatan ini jarang-jarang didapat," kata Ernando Ari dilansir Youtube Sport77 Official.

"Aku menguatkan mentalku, karena itu kan diserang, juga ada orang menyerang, ada yang support," tambahnya.

Kiper berusia 22 tahun itu mengatakan bahwa orang-orang mendukungnya pasti sangat terasa dibanding orang yang menghujat dan menyerangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan bincang soal sepakbola tersebut, Ernando Ari menanggapi soal jelang kedatangan Maarten Paes.

"Aku selama demi kebaikan timnas Indonesia,  Insyaallah ya kita kan ada cita-cita mau ke Piala Dunia 2026, semua kan terpajang itu, mungkin salah satu pertama kali yang meloloskan Indonesia ke Piala Dunia, mungkin ada namaku," paparnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT