News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Jairo Riedewald, Wonderkid Tottenham Berdarah Yogyakarta Ini juga Hampir Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Tidak hanya Jairo Riedewald bintang Liga Inggris yang berminat dinaturalisasi Timnas Indonesia, wonderkid Tottenham ini juga hampir memperkuat skuad Garuda.
Senin, 24 Juni 2024 - 19:50 WIB
Wonderkid Tottenham hampir bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Selain Jairo Riedewald, wonderkid milik Tottenham Hotspur ini juga menjadi pemain Liga Inggris yang hampir dinaturalisasi Timnas Indonesia.

Namun, proses naturalisasi terhadap bintang muda Liga Inggris terpaksa menemui kebuntuan hingga sang pemain batal membela Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia masih terus mencari pemain keturunan di Eropa guna bisa bersaing dengan tim-tim kuat Asia lainnya di turnamen bergengsi.

Apalagi, pelatih Timnas Indonesia senior Shin Tae-yong tidak menampik kalau dirinya masih mengincar sejumlah pemain keturunan Eropa untuk memperkuat skuadnya.

Bukan hanya Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia kelompok umur seperti Indra Sjafri, Bima Sakti, hingga Nova Arianto juga tak ketinggalan memanfaatkan pemain keturunan.

Keinginan para pelatih itu kemudian disambut positif oleh sejumlah pemain keturunan yang menyatakan kesiapannya apabila dipanggil Timnas Indonesia.

Salah satu pemain yang secara terbuka berkeinginan gabung ke Timnas Indonesia ialah bintang Liga Inggris keturunan Belanda yaitu Jairo Riedewald.

tvonenews

Namun sampai saat ini, proses naturalisasi Jairo Riedewald urung terjadi lantaran belum ada komunikasi antara PSSI dengan sang pemain.

Kendati demikian, ternyata ada satu bintang Liga Inggris selain Jairo Riedewald yang bahkan hampir mengenakan jersei Timnas Indonesia.

Dia adalah wonderkid Tottenham Hotspur yaitu Gabriel Han Willhoft-King yang sempat dipanggil pelatih Indra Sjafri untuk gabung ke Timnas Indonesia U20.

Sebelumnya, Gabriel Han Willhoft-King juga mendapat panggilan dari pelatih Bima Sakti untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U17.

Gabriel Han Willhoft-King diketahui punya keturunan Indonesia dari ayahnya yang asal Jakarta dan keluarga besarnya tinggal di Yogyakarta.

Sementara itu, ibu dari Gabriel Han Willhoft-King memiliki darah Amerika keturunan China dan beberapa waktu terakhir juga diketahui punya darah Jerman.

Sejak kecil, Gabriel Han Willhoft-King telah menimba ilmu di akademi Tottenham Hotspur dan di kompetisi Premier League U21 musim lalu, dia telah mengemas dua gol dari 14 laga.

Tidak hanya itu, Gabriel Han Willhoft-King juga masuk nominasi 'The Guardian The Generation 2022' dari media populer Inggris sebagai bintang masa depan Tottenham.

Prestasi itulah yang membuat Indra Sjafri hingga Bima Sakti tertarik menggunakan jasa Gabriel Han Willhoft-King untuk Timnas Indonesia.

Namun cukup disayangkan, Gabriel Han Willhoft-King telah lebih dahulu mencatatkan debut bersama Timnas Inggris U16 saat jumpa Turki dan Skotlandia 

Akan tetapi, Gabriel Han Willhoft-King masih punya peluang membela Timnas Indonesia karena dia hanya pernah bermain untuk tim nasional Inggris junior.

Gabriel Han Willhoft-King

Gabriel Han Willhoft-King (Source: Instagram)

Tapi, Gabriel Han Willhoft-King harus menjalani proses naturalisasi terlebih dahulu apabila ingin bela Timnas Indonesia karena sudah pernah tampil untuk Inggris.

Situasi itulah yang membuat Gabriel Han Willhoft-King menolak gabung ke Timnas Indonesia lantaran harus menjalani proses naturalisasi terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Indra Sjafri memanggil Gabriel Han Wilhoft-King (17) untuk timnas Indonesia U-20. Tapi Hanwking menolak karena harus menjalani naturalisasi terlebih dahulu,” tulis akun Instagram @futboll.indonesiaa.

Keputusan ini pada akhirnya cukup disayangkan oleh banyak pihak karena wonderkid kelahiran 24 Januari 2006 itu memiliki skill di atas rata-rata pemain lainnya. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT