GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Mencengangkan soal Aset Berharga Timnas Indonesia yang Terancam Hilang Diungkap oleh Orang Dalam Klub Raksasa Liga Inggris

Sebuah fakta yang mencengangkan mengenai aset berharga Timnas Indonesia yang terancam hilang diungkap oleh seseorang dari dalam klub raksasa Liga Inggris.
Kamis, 4 Juli 2024 - 06:43 WIB
Timnas Indonesia terancam kehilangan aset berharga
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah fakta mencengangkan mengenai aset berharga Timnas Indonesia yang terancam hilang diungkap oleh seseorang dari klub raksasa Liga Inggris.

Timnas Indonesia telah mengalami banyak perubahan selama beberapa tahun terakhir, yang terbukti lewat prestasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Bersama dengan Shin Tae-yong, skuad Garuda berhasil meraih hal-hal yang sebelumnya hanya mimpi bagi masyarakat Indonesia.

Pada Januari lalu, misalnya, Timnas Indonesia berhasil menembus babak gugur Piala Asia untuk pertama kalinya.

Kegemilangan itu berlanjut pada bulan April ketika Timnas Indonesia U-23 menembus semifinal Piala Asia U-23 2024.

Meski akhirnya gagal menembus Olimpiade Paris 2024, Timnas Indonesia U-23 asuhan Shin Tae-yong berhasil mencetak sejarah dengan melaju jauh di Piala Asia U-23 2024.

Terbaru, Timnas Indonesia berhasil menembus putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang mana merupakan titik terjauh bagi skuad Garuda di babak kualifikasi menuju Piala Dunia sepanjang sejarah sepak bola negara ini.

Salah satu hal yang melatarbelakangi kesuksesan tersebut adalah gencarnya PSSI menaturalisasi para pemain keturunan.

Nama-nama seperti Thom Haye, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Calvin Verdonk kini merupakan tulang punggung Timnas Indonesia.

Tak hanya yang sudah matang, para pemain keturunan yang berusia di bawah 20 tahun pun sudah bergabung dengan Timnas Indonesia di berbagai level usia, seperti Jens Raven, Welber Jardim, dan Amar Brkic.

Kendati begitu, ada satu nama pemain keturunan yang terancam hilang dari genggaman, yaitu Gabriel Han Willhoft-King.

Willhoft-King merupakan aset berharga Timnas Indonesia yang bisa menjadi tulang punggung skuad Garuda di masa mendatang.

Han Willhoft-King
Gabriel Han Willhoft-King (Foto: Tottenham Hotspur Official)

Namun, gelandang berusia 18 tahun itu terancam lepas dari genggaman PSSI karena dia juga bisa membela Timnas Inggris dan Jerman, yang notabenenya jauh lebih kuat ketimbang Timnas Indonesia.

Willhoft-King dibina di Tottenham Hotspur, klub asal London yang dipertimbangkan sebagai klub raksasa Liga Inggris.

Kontraknya habis pada musim panas ini. Namun, secara mengejutkan, Willhoft-King menolak untuk melanjutkan kerja sama dengan Spurs.

Seseorang dari dalam klub Tottenham Hotspur, seorang pengacara bernama John Wenham, mengklaim bahwa Willhoft-King sempat ditawari perpanjangan kontrak, sebagaimana dilansir dari media Inggris, Tottenham News.

Menurut keterangan Wenham, sang gelandang bertahan menolak untuk melanjutkan kerja sama dengan klub karena dia melihat adanya kesempatan terbaik di tempat lain.

"Willhoft-King ditawari kontrak baru namun memutuskan untuk menolaknya. Itu benar-benar adalah keputusan yang tepat untuknya," kata Wenham dalam wawancara ekslusif dengan Tottenham News.

Keputusan Willhoft-King nyatanya berbuah manis karena sang gelandang mendapatkan kesempatan bermain di Manchester City.

Sebagaimana dilaporkan oleh jurnalis Fabrizio Romano pada Selasa (2/7/2024) lalu, sang gelandang berusia 18 tahun ditawari kontrak dua tahun untuk membela Manchester City U-19.

Willhoft-King, yang sudah ada di sistem akademi klub sejak usia enam tahun, merupakan pemain andalan Tottenham di level U-18 dengan melakoni total 41 penampilan selagi mencetak empat gol di semua ajang pada sepanjang kariernya.

Pada September 2022, media top Inggris, The Guardian, menganggap Willhoft-Kingsebagai salah satu pemain terbaik seusianya.

Sebagai informasi, Willhoft-King punya keturunan Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dia sudah pernah membela Timnas Inggris di level U-16, sebagaimana dilansir dari Transfermarkt, yang juga mengklaim Willhoft-King bisa membela Jerman.

Dengan karier yang semakin menanjak, maka Willhoft-King sangat mungkin untuk dipanggil negara-negara besar tersebut. Oleh karena itu, Timnas Indonesia terancam segera kehilangan aset berharganya ini. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.

Trending

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT