News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Para Pemain Keturunan ini Tolak Bela Timnas Indonesia, Nasibnya Justru Berujung Seperti ini, Karma?

Ini daftar para pemain keturunan yang sempat tolak tawaran PSSI untuk bergabung dengan Timnas Indonesia namun kini nasibnya berujung buruk, ada siapa saja?
Selasa, 23 Juli 2024 - 18:23 WIB
Mees Hilgers, Jayden Oosterwolde, dan Andri Syahputra
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews,com - Setelah Timnas Indonesia dipegang oleh Shin Tae-yong semakin banyak pemain keturunan yang ingin pulang untuk membela tim nasional tanah kelahiran nenek moyangnya.

Namun proyek ini tak selamanya berjalan mulus, ada beberapa pemain yang menolak ketika mendapat panggilan untuk membela skuad Garuda. Contohnya Tijjani Reijnders yang telah menolak karena lebih memilih timnas Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski cukup disayangkan oleh fans Indonesia, tapi keputusannya itu dirasa sangat tepat untuk masa depannya.

Dan benar saja, kini kariernya melesat bersama The Orange dan AC Milan.

Namun tak banyak yang beruntung seperti Tijjani, beberapa justru bernasib apes setelah menolak Timnas Indonesia.

Siapa saja? Berikut daftar 5 pemain keturunan yang pernah menolak tawaran Timnas Indonesia dan malah bernasib buruk.

1. Emil Audero

Pemain pertama adalah Emil Audero Mulyadi. Shin Tae-yong sempat meminta PSSI untuk mendekati lagi sang pemain.

Perlu diketahui Emil sendiri merupakan pemain yang lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat dari ayah asli Indonesia. Jadi bukan suatu hal yang sulit untuk mencari garis keturunan Emil.

Tapi sayangnya ia menolak dinaturalisasi dan itu disampaikan langsung oleh sang ayah.

Upaya untuk membujuknya sebetulnya sudah dilakukan sejak 2016. namun setelah beberapa kali percobaan Emil terus menolak alasannya selalu soal harapannya untuk membela timnas Italia.

Tapi hingga sekarang Emil belum pernah membela Italia. Ditambah lagi, timnya yakni Sampdoria malah terdegradasi ke Serie B.

Dan kini ia cuma menjadi cadangan di Inter Milan.

2. Jayden Oosterwolde

Pada tahun 2020 kemarin Shin Tae-yong dikabarkan pernah tertarik dengan pemain yang kini berseragam Fenerbahce, Jayden Oosterwolde.

STY ingin menaturalisasi pemain tersebut agar bisa memperkuat Timnas Indonesia U-19. Namun ajakan itu dimentahkan begitu saja oleh sang pemain.

pemain yang berposisi bek itu justru lebih memprioritaskan timnas Belanda yang situasinya belum jelas mau memanggilnya atau tidak.

Entah kena karma atau bagaimana saat dirinya menjalani peminjaman di Parma dari FC Twente, Jayden justru tak mendapat banyak menit bermain.

Makin sialnya lagi timnas Belanda tak kunjung membuat panggilan kepada Jayden. Sampai saat ini ia masih belum mencatatkan satu caps pun untuk tim nasional Belanda atau tim nasional manapun.

3. Pascal Struijk

Pernah bermain di Premier League bersama Leeds United, Pascal Struijk 

Pemain yang berposisi sebagai bek ini memiliki keturunan Indonesia dari kakeknya yang dikabarkan orang asli Indonesia yang pindah ke Belanda saat masih zaman penjajahan.

Ketika PSSI menawarkan kewarganegaraan Indonesia kepada Pascal pada akhir tahun 2020, ia menolak.

Dengan statusnya sebagai salah satu pemain penting di Leeds, ia masih memprioritaskan tim nasional Belgia atau Belanda karena sang pemain juga memiliki keturunan dari negara negara tersebut.

Namun ternyata Pascal memprioritaskan negara yang salah. Hingga detik ini Pascal sama sekali belum mendapat panggilan tim nasional, baik dari Belgia maupun Belanda.

Pemain berusia 24 tahun itu tercatat hanya pernah membela timnas Belanda u-17 pada tahun 2016 silam.

Makin apesnya lagi karirnya di leits gitu-gitu aja leits justru mengalami degradasi ke Championship musim lalu 

4. Mees Hilgers

Mees Hilgers sebetulnya tertarik untuk membela Timnas Indonesia tapi orang tuanya tak merestui sang pemain untuk pindah dari kewarganegaraan Belanda ke Indonesia.

Padahal darah Indonesia mengalir di diri Hilgers melalui sang ibu yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh salah satu exco PSSI, Hasani Abdul Ghani, dimana orang tuaMees Hilgers mengizinkan apabila putranya bisa memegang dua paspor sekaligus. Tapi Indonesia hanya mengenal paspor tunggal bukan di kewarganegaraan seperti Belanda.

Selain itu Hilgers juga sedikit masih mengharapkan pemanggilan timnas Belanda karena musim 2021-2022 ia tampil cukup apik.

Tapi setelah menolak panggilan Indonesia pemain yang kini berusia 22 tahun itu justru cedera parah dan akhirnya harus absen lama sehingga tidak dipanggil timnas Belanda U-21 untuk kualifikasi Piala Eropa U-21 2023.

5. Andri Syahputra

Pemain terakhir adalah Andri Sahputra. Ia lahir di Lhokseumawe, Aceh dari keluarga asli Indonesia. Tapi pada usia 15 tahun ia sudah tinggal di Qatar guna meningkatkan kemampuan sepak bolanya.

Pada tahun 2017 PSSI sempat menawarkan kesempatan untuk membela Timnas Indonesia. Namun Andri menolak dan memprioritaskan Timnas Qatar yang kala itu juga kepincut ingin menaturalisasinya.

Meski sudah diklarifikasi oleh sang ayah, penolakan itu sempat viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andri bahkan sempat dicap sebagai seorang pengkhianat karena mengabaikan Timnas Indonesia .

Namun akhirnya Andri terkena getahnya, ia tak masuk dalam skuad timnas Qatar yang tampil di piala dunia. Ia tercatat hanya pernah membela timnas Qatar U-23. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gedung Ponpes Al Hikmah Jombang Terbakar

Gedung Ponpes Al Hikmah Jombang Terbakar

Akibat kebakaran, sejumlah fasilitas pendidikan dan perlengkapan santri mengalami kerusakan.
Mulai Tak Betah di Manchester United, Bek Tangguh Prancis Jadi Incaran Serius AC Milan

Mulai Tak Betah di Manchester United, Bek Tangguh Prancis Jadi Incaran Serius AC Milan

AC Milan kembali dikaitkan dengan Leny Yoro dalam bursa transfer. Bek Manchester United itu disebut masuk radar Rossoneri bersama sejumlah klub elite Eropa.
13 Anggota Wantimpres Belum Tercatat LHKPN, Kenapa? Ini Penjelasan Aturannya

13 Anggota Wantimpres Belum Tercatat LHKPN, Kenapa? Ini Penjelasan Aturannya

Dari 26 anggota Wantimpres yang dilantik Prabowo, 13 nama belum menampilkan data LHKPN. Simak daftar, data harta, dan aturan pelaporannya.
Beraksi untuk Film di Gunung Bromo, Arya Saloka Bicara Jujur Tantangan Terberatnya karena Faktor Cuaca

Beraksi untuk Film di Gunung Bromo, Arya Saloka Bicara Jujur Tantangan Terberatnya karena Faktor Cuaca

Aktris Arya Saloka mengaku situasi yang membuatnya tidak fokus saat beradegan untuk film Empat Musim Pertiwi akibat cuaca dingin di Gunung Bromo, Jawa Timur.
Mengenal Dato’ Sri Tahir, Pengusaha Mayapada yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo: Pendidikan, Bisnis hingga Harta Kekayaan

Mengenal Dato’ Sri Tahir, Pengusaha Mayapada yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo: Pendidikan, Bisnis hingga Harta Kekayaan

Dato’ Sri Tahir resmi menjadi anggota Wantimpres pada 2 Oktober 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan bisnis, kiprah sosial, dan harta kekayaannya.
Ukir Catatan Waktu yang sama, Alma dan Lintang Pastikan Tempat di Final Panjat Tebing Women Lead Asian Games 2026

Ukir Catatan Waktu yang sama, Alma dan Lintang Pastikan Tempat di Final Panjat Tebing Women Lead Asian Games 2026

Dua wakil Indonesia di cabang olahraga panjat tebing, Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany amankan tempat di final nomor Women Lead Asian Games 2026.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

John Herdman terkejut melihat Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura. Hasil tersebut terjadi pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT